Perkuat Ketahanan Sosial KPM Selama Pandemi, Kemensos Kembali Salurkan BSB

Kompas.com - 21/10/2020, 21:32 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi


KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Juliari P. Batubara mengatakan, untuk memperkuat ketahanan sosial Keluarga Penerima Manfaat (KPM), Kementerian Sosial (Kemensos) kembali memberikan Bantuan Sosial Beras ( BSB) selama pandemi Covid-19.

“BSB diberikan khusus KPM yang terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) di seluruh Indonesia,” ujar Juliari, seperti dimuat Youtube Kompas.com, Rabu (21/10/2020).

Juliari menjelaskan, BSB merupakan bagian dari program jaring pengaman sosial sesuai kebijakan Presiden.

Pasalnya, bantuan sosial ( bansos) ini menjadi upaya pemerintah untuk terus memberikan inovasi dan solusi menghadapi masalah-masalah sosial yang timbul akibat Covid-19.

Baca juga: Cek Gudang Bulog, Kemensos Harap Bansos Beras Bisa Disalurkan Semua pada Oktober

“Dalam upaya penyalurannya, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemberdayaan Sosial Kemensos akan menjadi penanggung jawab,” kata Juliari.

Adapun KPM-PKH akan menerima 15 kilogram (kg) beras tiap bulannya. Bansos ini akan disalurkan selama tiga bulan, dari bulan Agustus-Oktober 2020.

Sementara itu, pada bulan September sudah disalurkan 30 kg beras yang dialokasikan untuk Agustus dan September.

“Jadi, total BSB yang diterima KPM sebanyak 45 kilogram beras,” ujar Juliari.

Baca juga: Salurkan Bansos Tunai di Bali, Kemensos Harap Bisa Tepat Sasaran

Disisi lain, salah satu KPM penerima bansos BSB di Jawa Barat (Jabar) Mimin Aminah, mengucapkan rasa syukurnya mendapat bantuan dari pemerintah.

“Dalam kondisi Covid-19 seperti ini merasa terbantu dan bersyukur mendapat bansos beras dua karung sebanyak 30 kg dari pemerintah,” ujar Mimin.

Hasil sinergi Kemensos dengan Perum Bulog

Pada kesempatan yang sama Mensos Juliari menyampaikan, program BSB merupakan hasil sinergi antara Kemensos dengan Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Ini sekaligus menjadi cara untuk menyerap hasil panen petani lokal,” ucap Juliari saat menyurvei stok bansos di gudang BULOG wilayah Jabar.

Denga begitu, program BSB juga menjadi upaya meningkatkan kesejahteraan para petani, terutama di masa pandemi Covid-19 saat ini.

Juliari menerangkan, dalam menyuplai kebutuhan bansos, pihaknya turun langsung melakukan pengecekan untuk memastikan kualitas beras. Salah satunya seperti dilakukan di gudang BULOG Cimindi, Kota Cimahi, Jabar.

Baca juga: Mudahkan Akses Layanan Pendampingan Lansia, Kemensos Usung Program Atensi dan Serasi

“Gudang BULOG Cimindi merupakan salah satu gudang untuk menyiapkan BSB di wilayah Jabar,” papar Juliari.

Untuk wilayah Jabar sendiri terdapat 1.737.884 KPM-PKH yang menerima bansos BSB. Adapun dalam pemenuhan bansos beras akan dilayani oleh tujuh pihak.

Selain gudang Cimindi, Mensos pun turut menyurvei gudang Bulog Cirebon dan melihat langsung ketersediaan beras untuk program BSB.

Baca juga: Kemensos Tuntaskan Penyaluran Santunan Penanganan Bencana Tsunami di Sulawesi Tengah

“Ya, ini untuk persiapan Bansos Beras, tadi saya melihat sample dari beberapa karung kualitasnya sejauh ini sangat memuaskan. Semoga ke depannya bisa konsisten,” ujar Juliari.

Adapun pengecekan tersebut dilakukan mulai dari kualitas beras, ketersediaan beras, kemasan bansos beras, sampai dengan uji tanak beras kualitas medium.

Bulog pastikan stok bansos beras aman

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Dirjen Pemberdayaan Sosial Edi Suharto menyampaikan, Bulog menyatakan siap dan memastikan stok beras untuk banson beras aman.

Edi juga menegaskan, Kemensos bertanggung jawab untuk memastikan kualitas berasnya baik dan layak konsumsi.

“Kami memastikan kualitas berasnya, sehingga tidak ada beras yang lama dan rusak,” tegasnya.

Untuk, lanjut Edi, pihaknya memperhatikan betul proses sedari awal, mulai pengemasan hingga pendistribusian.

Baca juga: Alokasi Anggaran Kemensos Masih Difokuskan Pada Program Perlindungan Sosial

“Oleh karena itu, pengecekan ke gudang-gudang Bulog juga kami lakukan,” papar Edi.

Selanjutnya, setelah melalui proses pengemasan di gudang Bulog, BSB akan dikirimkan menggunakan transporter hingga diterima KPM-PKH

Dalam kesempatan itu, Edi yang mendampingi Mensos juga mengecek stok beras bansos yang siap disalurkan kepada KPM-PKH.

Baca juga: Atasi Dampak Covid-19, Ditjen Fakir Miskin Kemensos Kelola Dana Rp 81 Triliu

“Stok beras tersebut nantinya akan dikirim ke wilayah Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Majalengka dari gudang BULOG Arjawinangun,” terang Edi.

Sebagai informasi, gudang ini memiliki 9 unit dengan daya tampung hingga 9.000 ton beras dengan 35 pekerja.

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com