Terima BST Rp 600.000, Nasiroh Tak Kuasa Menahan Tangis

Maria Arimbi Haryas Prabawanti
Kompas.com - Jumat, 8 Mei 2020
Penerima Bansos Tunai Nasiroh tak kuasa menahan emosinya  menerima bantuan senilai Rp600 ribu. Perempuan asal Desa Kandangan Mas, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini adalah salah satu warga terdampak Covid19 yang mulai menerima Bansos Tunai dari Kementerian Sosial.  Program BST disalurkan kepada 9 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000/bulan/KK. Jangka waktu pemberian Bansos Tunai akan dilakukan selama 3 bulan mulai  April hingga Juni 2020.Dok. Humas Kemensos Penerima Bansos Tunai Nasiroh tak kuasa menahan emosinya menerima bantuan senilai Rp600 ribu. Perempuan asal Desa Kandangan Mas, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini adalah salah satu warga terdampak Covid19 yang mulai menerima Bansos Tunai dari Kementerian Sosial. Program BST disalurkan kepada 9 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp600.000/bulan/KK. Jangka waktu pemberian Bansos Tunai akan dilakukan selama 3 bulan mulai April hingga Juni 2020.

KOMPAS.com – Nasiroh, tak kuasa menahan emosinya. Matanya yang sedari tadi berkaca-kaca kini meneteskan air mata sambil menunjukkan uang tunai Rp 600.000 di tangannya, bibirnya bergetar, suaranya bergelombang.

“Terima kasih, terima kasih, kepada bapak-bapak yang sudah memberikan uang ini kepada kami,” kata perempuan asisten rumah tangga ini, di Kudus Kamis (07/05/2020).

Warga Desa Kandangan Mas, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini, tak kuasa menghadapi kenyataan yang tidak terbayangkan.

Hidup pas-pasan di masa normal, pandemi Covid-19 makin menambah berat beban hidup yang harus ditanggung Nasiroh.

Baca juga: Pemdaprov Jabar Dorong 200 Nelayan Kantongi Sertifikat BST-F

Profesinya sebagai asisten rumah tangga, membuatnya seakan bermimpi bisa memegang uang Rp 600.000 di tangannya.

Sebelumnya, ia tidak memiliki firasat apapun, hingga datang petugas dari PT Pos Indonesia membawa Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial, untuk masyarakat terdampak Covid-19 seperti dirinya.

Oleh karenanya, pantas apabila ibu enam anak ini seakan kehilangan kata-kata dan emosinya tak tertahan hingga menangis bahagia.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Nasiroh tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jokowi dan Menteri Sosial yang telah memberi bantuan tersebut. Ia berharap semoga uang itu dapat bermanfaat bagi keluarganya.

Baca juga: Kepala Daerah Salahgunakan Bansos Covid-19, Komisi II: Kejahatan yang Tak Bisa Dibiarkan

Dengan Program BST tersebut, diharapkan Nasiroh dan jutaan keluarga lainnya sanggup mempertahankan daya beli selama masa pandemi Covid-19 ini.

BST ini sedianya akan disalurkan kepada 9 juta keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp 600.000 per bulan per kartu keluarga (KK).

Sementara itu, terkait waktu pemberian BST, akan dilakukan selama tiga bulan, dimulai dari bulan April hingga Juni 2020.

Lebih lanjut mengenai mekanisme penyaluran BST bagi yang tidak memiliki rekening Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara), akan salurkan langsung ke rumah–rumah penerima manfaat melalui PT Pos Indonesia.

Baca juga: Kisah Pasutri Buruh Tani di Tengah Pandemi, Sakit-sakitan, Tinggal di Gubuk Reyot tapi Tak Dapat Bansos

Adapun bank Himbara yang dimaksud yakni Bank Negara Indonesia (BNI), Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), serta Bank Tabungan Negara (BTN).

Sedangkan bagi yang memiliki rekening di bank jaringan Himbara, BST akan di berikan melalui transfer ke rekening penerima manfaat.

BST dilaksanakan di seluruh Indonesia, kecuali Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Kota Bekasi.

Selain itu, BST juga tidak dilaksanakan di Kabupaten Bogor termasuk Kecamatan Cibinong, Kecamatan Gunung Putri, Kecamatan Klapanunggal, Kecamatan Bojong Gede, Kecamatan Jonggol, Kecamatan Cileungsi, dan Kecamatan Citeureup.

Baca juga: Bansos Tahap 2 Disiapkan Sepenuhnya oleh Perumda Pasar Jaya

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, program BST diberikan untuk masyarakat yang belum pernah menerima bantuan sosial dari Kementerian Sosial.

PenulisMaria Arimbi Haryas Prabawanti
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Alokasi Anggaran Kemensos Masih Difokuskan Pada Program Perlindungan Sosial
Alokasi Anggaran Kemensos Masih Difokuskan Pada Program Perlindungan Sosial
Kemensos
Wujudkan Green Social Work, Poltekesos Bandung Buat Grand Design Kampus II
Wujudkan Green Social Work, Poltekesos Bandung Buat Grand Design Kampus II
Kemensos
Maksimalkan Pengentasan Stunting, BP3S Manfaatkan SDM PKH
Maksimalkan Pengentasan Stunting, BP3S Manfaatkan SDM PKH
Kemensos
Mensos Tutup Acara Penguatan Kapasitas Korda di Lingkungan Ditjen PFM
Mensos Tutup Acara Penguatan Kapasitas Korda di Lingkungan Ditjen PFM
Kemensos
Kemensos Gandeng Tanoto Foundation untuk Tingkatkan Potensi SDM Penyelenggara Kesos
Kemensos Gandeng Tanoto Foundation untuk Tingkatkan Potensi SDM Penyelenggara Kesos
Kemensos
1.308 KPM di Kecamatan Dawan, Bali Terima Bansos Tunai
1.308 KPM di Kecamatan Dawan, Bali Terima Bansos Tunai
Kemensos
Kemensos Terus Gulirkan Bantuan, 136.520 KPM di DIY Terima BST
Kemensos Terus Gulirkan Bantuan, 136.520 KPM di DIY Terima BST
Kemensos
Gelar Rapat Konsolidasi, Kemensos Bahas Permasalahan Teknis Penyaluran Bansos
Gelar Rapat Konsolidasi, Kemensos Bahas Permasalahan Teknis Penyaluran Bansos
Kemensos
Rayakan HUT RI, Mensos Ajak Masyarakat Implementasikan Semangat Para Pahlawan
Rayakan HUT RI, Mensos Ajak Masyarakat Implementasikan Semangat Para Pahlawan
Kemensos
Kepada Mahasiswa Poltekesos Bandung, Kepala BP3S Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
Kepada Mahasiswa Poltekesos Bandung, Kepala BP3S Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter
Kemensos
Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM
Hingga Desember 2020, Kemensos akan Bagikan BST kepada 9 Juta KPM
Kemensos
Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi
Wujudkan Birokrasi Profesional, Mensos Minta ASN Kemensos Terus Berinovasi
Kemensos
Mensos Minta Poltekesos Bandung Jadi Pelopor Instansi Pendidikan Green Social Work
Mensos Minta Poltekesos Bandung Jadi Pelopor Instansi Pendidikan Green Social Work
Kemensos
Wujudkan Desa Berketahanan Sosial, Kemensos Bentuk Penyuluh Sosial Masyarakat
Wujudkan Desa Berketahanan Sosial, Kemensos Bentuk Penyuluh Sosial Masyarakat
Kemensos
Hadapi New Normal, Kemensos Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Sosial
Hadapi New Normal, Kemensos Tingkatkan Kompetensi Penyuluh Sosial
Kemensos