Kemensos Salurkan Bantuan Rp 1,1 Miliar untuk Korban Gempa Maluku

Hotria Mariana
Kompas.com - Jumat, 27 September 2019
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 1,1 Miliar untuk Korban Gempa MalukuKOMPAS.com/ RAHMAT RAHMAN PATTYRumah di Ambon ambruk setelah terbakar sesaat setelah gempa 6,8 magnitudo mengguncang daerah itu, Kamis (26/9/2019).

KOMPAS.com – Kementerian Sosial ( Kemensos) menyalurkan bantuan sosial Rp 1,1 miliar untuk para korban gempa di Maluku, Ambon.

Adapun bantuan tersebut dikirim dalam bentuk barang-barang yang diperlukan para korban bencana, seperti 1.600 paket makanan siap saji, tiga unit tenda serbaguna keluarga, dan 200 lembar tenda gulung.

Ada pula 200 unit velbed, 200 kasur, 350 lembar selimut, 350 paket sandang, 200 paket kids ware, 100 paket food ware, 200 paket perlengkapan dapur keluarga.

Selain itu, Kemensos mengirimkan pula Petugas Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) dari pusat untuk asesmen kebutuhan penyintas.

Baca juga: Gempa 6,8 Magnitudo Guncang Ambon, Kampus, Mal hingga Perkantoran Rusak

Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (27/9/2019) mengatakan, bantuan tersebut disalurkan atas arahan Presiden Joko Widodo.

"Sebagaimana arahan Bapak Presiden Joko Widodo, penanganan penyintas adalah yang menjadi prioritas utama. Untuk itu bantuan ini kami kirimkan sesegera mungkin," ucapnya.

Bahkan, Agus menambahkan, Kemensos akan kembali mengirimkan bantuan-bantuan setelah ada hasil asesmen dari tim yang telah berada di Maluku.

Kemensos juga menyiapkan santunan ahli waris senilai Rp 15 juta per keluarga. Menurut data per Kamis (26/9/2019), ada 21 orang korban bencana yang meninggal dunia.

Baca juga: Gempa Ambon, 20 Orang Meninggal dan Ribuan Lainnya Mengungsi

Aksi cepat tanggap Kemensos

Seperti diketahui gempa bermagnitudo 6,8 Skala Richter (SR) mengguncang Maluku pada Kamis (26/9/2019) pukul 06.46 WIB.

Sesaat setelah terjadinya bencana tersebut, Kemensos segera berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Maluku dan kabupaten yang terdampak.

"Sesaat setelah kejadian, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Maluku sudah berada di lokasi terdampak gempa untuk melakukan evakuasi korban ke tempat aman dan menyiapkan dapur umum untuk pemenuhan kebutuhan makanan penyintas," tutur Agus.

Malah, ungkap Agung, sebagian Tagana Provinsi Maluku yang sedang berada di Jawa Timur untuk mengikuti Jambore dan Bakti Sosial Tagana Nasional 2019 kembali ke Maluku.

Baca juga: Maksimalkan Mitigasi Bencana, Kemensos Tingkatkan Kualitas SDM Tagana

"Karena skala bencana cukup besar maka secepatnya diterbangkan kembali ke Maluku untuk membantu di sana, guna membantu personel Tagana di lapangan," tuturnya.

Hingga Jumat (27/9/2019), pukul 02.00 WIB, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban jiwa akibat gempa bumi Maluku sebanyak 21 orang.

Terdiri dari 8 jiwa di Kota Ambon, 10 orang di Kabupaten Maluku Tengah, dan 3 jiwa di Kabupaten Seram Bagian Barat.

Sebanyak 6 jiwa mengalami luka berat, 107 jiwa mengalami luka ringan, dan 2.000 jiwa mengungsi.

Baca juga: Fakta Gempa Ambon, 23 Orang Meninggal hingga Ada 239 Lindu Susulan

Sementara itu, kerusakan lainnya yang ditumbulkan adalah 65 rumah rusak, satu jembatan rusak, 3 rumah ibadah dan satu ruas jalan mengalami kerusakan.

"Insya Allah secepatnya saya akan ke Maluku untuk melihat langsung upaya penanganan bencana yang dilakukan dan menyalurkan santunan ahli waris korban meninggal," ucap Mensos.

PenulisHotria Mariana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kemensos Salurkan 1.000 Paket Sembako kepada Lansia di Jabar
Kemensos Salurkan 1.000 Paket Sembako kepada Lansia di Jabar
Kemensos
Baru Melahirkan, Pendamping PKH Tetap Ikuti Diklat P2K2/FDS PKH 2020
Baru Melahirkan, Pendamping PKH Tetap Ikuti Diklat P2K2/FDS PKH 2020
Kemensos
Kemensos Bagikan 508.077 BST ke Banten, Daerah dengan Banyak Pekerja Dirumahkan
Kemensos Bagikan 508.077 BST ke Banten, Daerah dengan Banyak Pekerja Dirumahkan
Kemensos
Mensos Minta Pendamping PKH Miliki Pengetahuan Luas dalam Jalankan Tugasnya
Mensos Minta Pendamping PKH Miliki Pengetahuan Luas dalam Jalankan Tugasnya
Kemensos
Mensos: Bantuan Jangan Digunakan untuk Membeli Rokok
Mensos: Bantuan Jangan Digunakan untuk Membeli Rokok
Kemensos
Kemensos Percepat Penyaluran Bansos di Jawa Tengah
Kemensos Percepat Penyaluran Bansos di Jawa Tengah
Kemensos
Selama Pandemi, Penyuluh Punya Andil Besar dalam Penyebaran KIE
Selama Pandemi, Penyuluh Punya Andil Besar dalam Penyebaran KIE
Kemensos
Raih Penghargaan di AICOSH 2020, Hasil Penelitian Puslitbangkesos akan Terbit di Prosiding Internasional
Raih Penghargaan di AICOSH 2020, Hasil Penelitian Puslitbangkesos akan Terbit di Prosiding Internasional
Kemensos
Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos
Kualitas SDM Jadi Kunci Sukses Program Kesejahteraan Sosial Kemensos
Kemensos
Dirjen PFM Minta Penyaluran Bansos Tunai Sesuai Prosedur Covid-19
Dirjen PFM Minta Penyaluran Bansos Tunai Sesuai Prosedur Covid-19
Kemensos
Di Semarang, Kemensos Serahkan Bansos Tunai Kepada 2.210 KPM
Di Semarang, Kemensos Serahkan Bansos Tunai Kepada 2.210 KPM
Kemensos
Mensos dan Ketua KPK Awasi Langsung Distribusi Bansos di DKI
Mensos dan Ketua KPK Awasi Langsung Distribusi Bansos di DKI
Kemensos
Blusukan Bareng Presiden, Mensos Pastikan Tak Ada Lagi Perbedaan Data Penerima Bansos dengan DKI
Blusukan Bareng Presiden, Mensos Pastikan Tak Ada Lagi Perbedaan Data Penerima Bansos dengan DKI
Kemensos
Tingkatkan Pelayanan Penyaluran BST, Mensos Minta PT Pos Tambah Loket
Tingkatkan Pelayanan Penyaluran BST, Mensos Minta PT Pos Tambah Loket
Kemensos
Salurkan Bantuan Sosial Tunai, Mensos Berharap Masyarakat Bahagia
Salurkan Bantuan Sosial Tunai, Mensos Berharap Masyarakat Bahagia
Kemensos