Maksimalkan Mitigasi Bencana, Kemensos Tingkatkan Kualitas SDM Tagana

Kompas.com - 27/09/2019, 10:12 WIB
Mico Desrianto,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Sosial ( Kemensos) tengah berupaya meningkatkan kualitas Sumber Daya manusia (SDM) dalam upayanya memaksimalkan mitigasi (mengurangi risiko) bencana di Tanah Air.

Terbaru, Kemensos menggelar Jambore Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Bakti Sosial Tingkat Nasional di Pasuruan, Jawa Timur (Jatim) pada 25 hingga 29 September 2019.

Menteri Sosial ( Mensos) Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut kegiatan ini sebagai wujud kesadaran bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia adalah rawan bencana.

Kegiatan tersebut juga termasuk dalam realisasi UU No 24 Tahun 2007 Bab I Pasal 1 angka 9 tentang upaya mengurangi risiko bencana.

Baca juga: Mensos Beberkan 5 Langkah Tangani Korban Terdampak Karhutla

"Kegiatan ini adalah momentum untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas dalam penanggulangan bencana bagi organisasi pelayanan sosial seperti Tagana," ucap dia sesuai keterangan rilis yang Kompas.com terima, Jumat (27/9/2019).

Sekadar informasi, Jambore berlangsung di tiga kota di Jatim, yakni di Surabaya, Pasuruan dan Probolinggo,

Kegiatan yang mengangkat tema Tagana Menjaga Alam diikuti 2.750 Tagana. Tak hanya dari Indonesia, Jambore ini juga diikuti perwakilan dari Malaysia, Brunei Darussalam, dan Myanmar.

Kemudian perwakilan dari Non Governmnet Organization (NGO) baik lokal dan internasional, perwakilan Kampung Siaga Bencana (KSB), Pilar-pilar Sosial, dan relawan kebencanaan lainnya.

Baca juga: BMN Award, Jadi Bukti Kemensos Sukses Reformasi Birokrasi

Bibit pohon

Dalam rangkaian Jambore tersebut, Kemensos juga turut mengadakan kegiatan menyemai bibit pohon keras untuk dibagikan ke masyarakat di 38 kota dan kabupaten di Jatim.

Mensos memaparkan, kegiatan ini adalah bentuk lain dari upaya menjaga alam dimulai dari hal sederhana dengan meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah rawan bencana.

Setiap personel Tagana yang berjumlah 1.600 akan menyemai 100 bibit, artinya 160.000 bibit pohon siap dibagikan kepada masyarakat secara gratis.

"Dengan menggalakkan gerakan menanam pohon maka kita turut membantu mengurangi dampak pemanasan global, menambah sumber oksigen di bumi, menyimpan air dalam tanah, menyerap polusi udara, mencegah banjir, dan juga mencegah erosi," terang Mensos.

Baca juga: Pulihkan Papua dan Papua Barat, Kemensos Kucurkan Bantuan Rp 7,3 Miliar

Berbagi pengalaman

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan kegiatan ini adalah momentum seluruh elemen masyarakat untuk menguatkan komitmen menjaga alam.

"Kegiatan ini juga jadi kesempatan bagi para relawan kemanusiaan bertukar pikiran dalam penanggulangan bencana di masa mendatang," kata Khofifah.

Apalagi dalam Jambore tersebut, lanjut Khofifah, turut digelar kegiatan Idea Sharing Session (ISS) dengan tema Shelter dan Kesiapsiagaan Mitigasi.

Menilik fungsinya, kegiatan tersebut memberikan wadah bagi para peserta Jambore untuk saling berbagi dan bertukar pengalaman penanganan bencana.

Baca juga: Perluas Jangkauan Bansos, Kemensos Sebut Pentingnya Kerja Sama dengan Organisasi Sosial

Selain menyemai bibit pohon dan ISS, kegiatan Jambore turut diisi kegiatan lainnya, seperti lomba keposkoan dan tim reaksi cepat, lomba dapur umum dan logistik, lomba layanan dukungan psikososial, lomba shelter, lomba water rescue, dan lomba pertolongan pertama gawat darurat.

Sementara itu, puncak Jambore dan Bakti Sosial Tagana Nasional 2019 akan berlangsung besok, Sabtu (28/9/2019) di Lautan Pasir Taman Nasional Gunung Bromo sekaligus dimanfaatkan untuk Peluncuran Kawasan Siaga (KSB) Gunung Bromo.

KSB di kawasan Gunung Bromo dinilai penting mengingat wilayah ini merupakan salah satu wilayah rawan bencana.

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com