KOMPAS.com – Indonesia kembali menegaskan statusnya sebagai salah satu kekuatan dunia dalam cabang olahraga panjat tebing.
Kabar tersebut datang dari pesisir Sanya, China, setelah kontingen Merah Putih sukses meraih satu medali emas dan dua perak dalam ajang Asian Beach Games 2026.
Selain emas, cabang panjat tebing juga menyumbangkan medali perak melalui pasangan Raharjati Nursamsa/Antasyafi Robby Al Hilmi pada nomor men’s relay.
Bagi Antasyafi, capaian itu merupakan medali perak keduanya setelah berhasil mendulang perak di nomor men’s speed individual.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, keberhasilan itu merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi para atlet.
Baca juga: 2 Atlet Panjat Tebing Buleleng Raih Emas di Asian Beach Games Sanya 2026, Pecahkan Rekor Dunia
“Alhamdulillah, kabar menggembirakan diberikan oleh kontingen Indonesia. Hari ini kita panen medali dari cabang sport climbing,” kata Erick dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (30/4/2026).
Capaian itu semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan dunia di cabang olahraga panjat tebing.
“Saya ucapkan selamat kepada Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Kadek Adi Kasih yang berhasil mempersembahkan emas di nomor women’s speed relay dan membuat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang,” ujarnya.
Erick menambahkan, prestasi tersebut tidak lepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia yang terus memberikan doa dan semangat kepada para atlet yang berlaga.
Baca juga: Indonesia Catat Rekor Dunia Panjat Tebing di Asian Beach Games 2026
“Prestasi ini berkat doa dan dukungan tanpa henti dari masyarakat kepada para atlet kita. Perjuangan mereka luar biasa,” katanya.
Lebih lanjut, Erick berpesan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Dia mengingatkan, masih ada tantangan besar yang menanti, yakni Asian Games yang membutuhkan persiapan lebih matang.
“Saya berpesan kepada para atlet untuk tetap fokus, menjaga semangat, dan terus berlatih keras. Masih ada tugas besar di depan, yaitu Asian Games,” ucapnya.
Erick juga mendorong para atlet untuk terus menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengangkat derajat bangsa di panggung dunia.
“Bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga mengangkat martabat bangsa di panggung olahraga dunia. Tunjukkanlah bahwa bangsa kita adalah bangsa yang tangguh,” katanya.
Baca juga: Desak Made Raih Emas di World Climbing Asia Championship, Indonesia Tambah Tiket ke Asian Games