TKA 2025 Dapat Dukungan Luas, Kemendikdasmen Optimistis Tes Berjalan Lancar

Kompas.com - 03/11/2025, 15:16 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen) melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) terus memastikan kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik ( TKA) jenjang SMA, SMK, dan sederajat yang digelar serentak pada November 2025.

Kepala BSKAP Kemendikdasmen Toni Toharudin menekankan bahwa TKA bertujuan memetakan kemampuan akademik siswa secara objektif sekaligus menjadi dasar peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan.

“TKA bukan sekadar tes, melainkan upaya bersama untuk menumbuhkan budaya belajar yang jujur, adaptif, dan berorientasi pada kemajuan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).

Sebagai bagian dari persiapan, pelaksanaan gladi TKA di sejumlah daerah mendapat dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah (pemda), organisasi pelajar, hingga persatuan tenaga pendidik.

Baca juga: TKA Jenjang SMA Resmi Digelar, Kemendikdasmen: Bukan Penentu Kelulusan

“Kami mengapresiasi seluruh dukungan dari kepala daerah, pendidik, dan masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaannya,” ungkap Toni.

Dukungan terhadap pelaksanaan TKA disampaikan Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. Ia memastikan kesiapan teknis dan mental peserta didik di wilayahnya untuk menghadapi TKA.

Khofifah menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemda dan satuan pendidikan agar pelaksanaan TKA berjalan lancar serta memberikan pengalaman yang positif bagi siswa.

Hal senada disampaikan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra, yang mengajak seluruh peserta didik mengikuti TKA dengan jujur dan berintegritas.

Baca juga: Curhat Siswa soal Ujian TKA SMA 2025: Matematika Paling Susah

“Mari kita dukung TKA dengan jujur dan berintegritas, karena kejujuran akan melahirkan generasi yang berilmu dan berwawasan luas,” katanya. 

Dukungan juga datang dari organisasi pelajar. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Persis (PP IPP) mengapresiasi langkah Kemendikdasmen yang menyelenggarakan TKA sebagai asesmen nasional untuk mendorong integritas dan semangat belajar siswa.

“Saya mengajak seluruh pelajar Indonesia untuk menyambut TKA dengan semangat juang, kejujuran, dan rasa percaya diri, serta menjadikannya momentum memperkuat karakter diri sebagai pelajar yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global,” ucap Ketua Umum PP IPP, Ferdiansyah.

Sementara itu, Ketua Presidium Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) Darmin Mbula menyampaikan bahwa kebijakan TKA yang digagas Kemendikdasmen selaras dengan visi dan misi pendidikan Katolik yang holistik, humanis, dan ekologis.

Baca juga: 23 Tahun Sekolah Global Sevilla, Menjaga Jeda Mindfulness dalam Pendidikan Holistik

Menurutnya, kebijakan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk mewujudkan pendidikan berkualitas yang memperhatikan seluruh dimensi manusia secara utuh demi kebaikan bersama.

“MNPK mendukung TKA karena kebijakan ini selaras dengan prinsip filsafat pendidikan yang menekankan pengembangan manusia secara utuh, memperkuat moral dan spiritual peserta didik, serta memanfaatkan temuan psikologi positif dan neurosains untuk meningkatkan kapasitas kognitif, emosional, dan sosial,” jelas Darmin. 

Adapun Ketua Kelompok Pekerja (Pokja) Sekolah Menengah Atas-Madrasah Aliyah (SMA-MA) Forum Guru Muhammadiyah (FGM) wilayah Lampung, Alex Kurniawan Al-Mansyur, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan dan menyukseskan TKA siswa SMA-MA Muhammadiyah tingkat Lampung dan nasional.

“Mari sukseskan tes kompetensi akademik bagi siswa-siswi kita semua dan semoga TKA menjadi parameter untuk meningkatkan kualitas dan mutu lulusan kita semua,” ucapnya.

Baca juga: Hari Ini, 9.636 Lembaga Pendidikan Islam Gelar TKA secara Serentak

Berkat dukungan berbagai pihak serta semangat peserta didik di seluruh Indonesia, Kemendikdasmen optimistis pelaksanaan TKA nasional pada November 2025 dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

Terkini Lainnya
PHTC Revitalisasi Sekolah Dorong Peningkatan Infrastruktur Pendidikan dan Ekonomi Lokal

PHTC Revitalisasi Sekolah Dorong Peningkatan Infrastruktur Pendidikan dan Ekonomi Lokal

Kemendikdasmen
TKA 2025 Dapat Dukungan Luas, Kemendikdasmen Optimistis Tes Berjalan Lancar

TKA 2025 Dapat Dukungan Luas, Kemendikdasmen Optimistis Tes Berjalan Lancar

Kemendikdasmen
Refleksi Arah Pendidikan Indonesia, Kemendikdasmen Luncurkan Buku “Pendidikan Bermutu untuk Semua”

Refleksi Arah Pendidikan Indonesia, Kemendikdasmen Luncurkan Buku “Pendidikan Bermutu untuk Semua”

Kemendikdasmen
Setahun Perjalanan, Kemendikdasmen Catat Capaian Nyata Pendidikan Bermutu untuk Semua

Setahun Perjalanan, Kemendikdasmen Catat Capaian Nyata Pendidikan Bermutu untuk Semua

Kemendikdasmen
Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD, Mendikdasmen: Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib SD, Mendikdasmen: Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

Kemendikdasmen
Wujudkan Pendidikan Bermutu, Kemendikdasmen Hadirkan Program Prioritas bagi Guru hingga Siswa

Wujudkan Pendidikan Bermutu, Kemendikdasmen Hadirkan Program Prioritas bagi Guru hingga Siswa

Kemendikdasmen
Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman dan Menggembirakan, Kemendikdasmen Luncurkan Rujukan Kegiatan MPLS Ramah

Wujudkan Sekolah Aman, Nyaman dan Menggembirakan, Kemendikdasmen Luncurkan Rujukan Kegiatan MPLS Ramah

Kemendikdasmen
Kawal SPMB di Daerah, Kemendikdasmen Perkuat Koordinasi dengan Pemda

Kawal SPMB di Daerah, Kemendikdasmen Perkuat Koordinasi dengan Pemda

Kemendikdasmen
Menginspirasi, Guru Sejarah di Flores Timur Gunakan Sampah Sebagai Media Belajar 

Menginspirasi, Guru Sejarah di Flores Timur Gunakan Sampah Sebagai Media Belajar 

Kemendikdasmen
Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat

Satu Dekade Pembangunan Pendidikan, Semakin Berdampak dan Bermanfaat

Kemendikdasmen
Wujudkan Indonesia Bahagia, Ini 7 Misi Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan 2025-2045 

Wujudkan Indonesia Bahagia, Ini 7 Misi Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan 2025-2045 

Kemendikdasmen
Kemendikbud Ristek Dukung Inovasi Nucleopad, Alat yang Bisa Identifikasi Penyakit dalam 15 Menit

Kemendikbud Ristek Dukung Inovasi Nucleopad, Alat yang Bisa Identifikasi Penyakit dalam 15 Menit

Kemendikdasmen
Demi Kemandirian Bangsa, Kemendikbud Ristek Melalui Kadeireka Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik

Demi Kemandirian Bangsa, Kemendikbud Ristek Melalui Kadeireka Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik

Kemendikdasmen
Komitmen Kemendikbudristek dalam Transformasi Digital Pendidikan

Komitmen Kemendikbudristek dalam Transformasi Digital Pendidikan

Kemendikdasmen
Tingkatkan Pendidikan Berkualitas di Indonesia, Kemendikbudristek Jamin Kesejahteraan dan Kompetensi Guru

Tingkatkan Pendidikan Berkualitas di Indonesia, Kemendikbudristek Jamin Kesejahteraan dan Kompetensi Guru

Kemendikdasmen
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com