Gus Halim Nyatakan Revitalisasi Kawasan Transmigrasi Jadi Prioritas RPJMN

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Senin, 13 Desember 2021
 Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembina Upacara Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-71 bertema ?Transmigrasi Wujud Nyata Implementasi SDGs Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan? di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Minggu (12/12/2021).DOK. Humas Kemendesa PDTT Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar saat menjadi pembina Upacara Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-71 bertema ?Transmigrasi Wujud Nyata Implementasi SDGs Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan? di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Minggu (12/12/2021).

KOMPAS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendesa PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan, program Revitalisasi Kawasan Transmigrasi saat ini menjadi prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Saat ini, terdapat 52 kawasan transmigrasi yang ditetapkan sebagai prioritas nasional dan 100 kawasan transmigrasi yang menjadi target prioritas Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).

“Revitalisasi kawasan transmigrasi ini untuk kian menyejahterakan para transmigran. Selain itu, revitalisasi ini juga harus memberikan dampak positif bagi wilayah di sekitar Kawasan transmigran,” katanya.

Menteri yang akrab disapa Gus Halim tersebut mengatakan itu saat memimpin Upacara Hari Bhakti Transmigrasi (HBT) ke-71 bertema “Transmigrasi Wujud Nyata Implementasi SDGs Desa untuk Pembangunan Berkelanjutan” di halaman Kantor Bupati Pesisir Selatan, Minggu (12/12/2021).

Gus Halim juga mengatakan, pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi harus selaras dengan pertumbuhan ekonomi di desa-desa sekitarnya.

Baca juga: Mendes PDTT Akan Fokus Revitalisasi Kawasan Transmigrasi

Oleh karenanya, revitalisasi ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas perekonomian di kawasan transmigrasi sebagai wujud nyata implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Desa untuk pembangunan berkelanjutan.

Dia juga menyebutkan, pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, seperti diamanatkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017.

“Untuk itu, tidak ada lagi penambahan kawasan transmigrasi baru. Yang ada revitalisasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Gus Halim juga mengatakan, revitalisasi kawasan transmigrasi menjadi salah satu jalan mencapai SDGs Desa yang memiliki 18 tujuan dengan 222 indikator.

Pencapaian tujuan SDGs ini dimulai dengan pendataan desa berbasis data mikro, berbasis keluarga, bahkan individu.

Baca juga: Berkembang Pesat, Kawasan Transmigrasi Jadi Penyangga Pangan Nasional

Menurutnya, sejak 2021 Kelompok Kerja (Pokja) Relawan Pendataan Desa telah mengumpulkan data seluruh warga, keluarga, wilayah RT, serta desa.

“Data tersebut telah dianalisis melalui sistem informasi, sehingga menjadi bahan kalkulasi keunggulan maupun kelemahan tiap wilayah transmigrasi, data ini juga bisa menjadi roadmap revitalisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gus Halim juga menceritakan sejarah transmigrasi. Dia menuturkan, transmigrasi sudah lama diimplementasikan di nusantara, bahkan sejak masa kolonialisme belanda, yaitu pada 1905.

Ketika itu, pemerintah kolonial untuk pertama kalinya memberangkatkan 155 kepala keluarga (KK) transmigran yang berasal dari Kedu, Jawa Tengah, menuju Gedong Tataan, Provinsi Lampung.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia melaksanakan program transmigrasi untuk pertama kalinya pada 12 Desember 1950. Pada saat itu, Jawatan Transmigrasi memberangkatkan 25 kepala keluarga atau 98 jiwa transmigran menuju Lampung dan Lubuk Linggau.

Baca juga: Transmigrasi Jadi Solusi Pembangunan di Luar Jawa, Gus Menteri: Sejarah Telah Membuktikan

"Oleh karena itu, sejak saat itulah tanggal 12 Desember kita kenal dan selalu kita peringati sebagai Hari Bhakti Transmigrasi," terang politisi PKB tersebut.

pada HBT ini, Gus Halim juga menyerahkan Sertifikat Hak Milik untuk Transmigrasi di Kabupaten Sijunjung, peta Transmigrasi, dan meresmikan Kantor Wali Nagari.

Gus Halim bersama Gubernur Bupati Pesisir Selatan dan pejabat di lingkungan Kemendesa PDTT juga meninjau produk usaha kecil menengah (UKM), seperti kopi dan kain motif khas yang diproduksi transmigran di Kawasan Lunang Silaut.

Selain itu, Gus Halim juga menghadiri acara pelantikan Persatuan Anak Transmigrasi (PATRI) Sumatera Barat (Sumbar) dan acara peluncuran buku berjudul “Jalan Terjal Anak Transmigrasi karya Moh Arifin dan Novel” karya Melani Kurniawati, yang merupakan seorang anak transmigran.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Gus Halim Ajak Jajarannya Miliki Rasa Bangga Wujudkan Cita-cita Kemendesa PDTT
Gus Halim Ajak Jajarannya Miliki Rasa Bangga Wujudkan Cita-cita Kemendesa PDTT
Kemendes
Beri Pembekalan CPNS Kemendesa PDTT, Gus Halim Minta Mereka Tak Terjebak Paham Radikal
Beri Pembekalan CPNS Kemendesa PDTT, Gus Halim Minta Mereka Tak Terjebak Paham Radikal
Kemendes
Gelar Apel Pagi, Gus Halim Ajak Jajarannya Segarkan Semangat Pascaliburan Lebaran
Gelar Apel Pagi, Gus Halim Ajak Jajarannya Segarkan Semangat Pascaliburan Lebaran
Kemendes
Gus Halim Ajak Jajarannya Promosikan Desa untuk Bantu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Gus Halim Ajak Jajarannya Promosikan Desa untuk Bantu Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Kemendes
Desa Didorong Lakukan Pemutakhiran Data Berbasis SDGs Desa
Desa Didorong Lakukan Pemutakhiran Data Berbasis SDGs Desa
Kemendes
Gus Halim: Kehidupan di Desa Jauh Lebih Nyaman, Aman, dan Sejahtera
Gus Halim: Kehidupan di Desa Jauh Lebih Nyaman, Aman, dan Sejahtera
Kemendes
Kunker ke Bantul, Gus Halim Tegaskan Pentingnya Data Berbasis SDGs Desa
Kunker ke Bantul, Gus Halim Tegaskan Pentingnya Data Berbasis SDGs Desa
Kemendes
Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Gus Halim Persilakan Jajarannya Pulang Kampung Lebih Awal
Antisipasi Kepadatan Arus Mudik, Gus Halim Persilakan Jajarannya Pulang Kampung Lebih Awal
Kemendes
Kemendesa PDTT Bangun Permukiman bagi 32 KK Transmigran di Malaka
Kemendesa PDTT Bangun Permukiman bagi 32 KK Transmigran di Malaka
Kemendes
Kemendesa PDTT Siapkan Instrumen untuk Hitung Tingkat Perputaran Uang di Desa
Kemendesa PDTT Siapkan Instrumen untuk Hitung Tingkat Perputaran Uang di Desa
Kemendes
Menteri Desa PDTT: Gerakan Bangga Rupiah Harus Digaungkan Apalagi di Daerah Perbatasan
Menteri Desa PDTT: Gerakan Bangga Rupiah Harus Digaungkan Apalagi di Daerah Perbatasan
Kemendes
Gus Halim Minta Jajaran Kemendesa PDTT Percepat Capaian Indikator SDGs Desa
Gus Halim Minta Jajaran Kemendesa PDTT Percepat Capaian Indikator SDGs Desa
Kemendes
Kemendesa PDTT Terbitkan Buku Panduan untuk Bantu Desa-desa Rawan Bencana
Kemendesa PDTT Terbitkan Buku Panduan untuk Bantu Desa-desa Rawan Bencana
Kemendes
Gandeng Astra, Kemendesa PDTT Genjot Potensi Ekspor Produk Desa
Gandeng Astra, Kemendesa PDTT Genjot Potensi Ekspor Produk Desa
Kemendes
Kemendesa PDTT Raih 5 Kali Opini WTP, Gus Halim Jelaskan Progres Rekomendasi BPK Kepada DPR RI
Kemendesa PDTT Raih 5 Kali Opini WTP, Gus Halim Jelaskan Progres Rekomendasi BPK Kepada DPR RI
Kemendes