Luncurkan Gernas BBI Kaltim, Gus Halim Ajak Masyarakat Beli Produk Lokal

Kompas.com - 01/09/2021, 20:10 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa PDTT) Abdul Halim Iskandar mengimbau masyarakat untuk membeli produk lokal guna mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia ( Gernas BBI). 

“Bantu dengan belanja di usaha kecil, mikro, ultra mikro, dengan membeli karya-karya serta produk-produk Indonesia. Dengan kepedulian kita, saya optimistis semua segera bisa kita lewati,” kata Menteri Desa PDTT yang akrab disapa Gus Halim saat meluncurkan Gernas BBI Kalimantan Timur ( Kaltim) yang mengusung tema Go Borneo secara virtual, Rabu (1/9/2021).

Baca juga: Temani Jokowi ke Kaltim, Prabowo Sarankan Pemindahan Ibu Kota Dilanjutkan

Ia memaparkan, Gernas BBI merupakan kegiatan bulanan yang rutin diselenggarakan secara bergantian oleh 14 Kementerian atau lembaga di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Kemaritiman).

Sepanjang tahun ini, kementerian dan lembaga bekerjasama dengan BUMN dan media telah menyelenggarakan Gernas BBI di berbagai provinsi di Indonesia.

“Tahun 2020 lalu, Gernas BBI telah mampu mengajak lebih dari 3,8 juta pelaku kreatif dan usaha mikro kecil menengah ( UMKM) untuk on boarding ke e-commerce,” katanya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (1/9/2021).

Hal tersebut, lanjut dia, dilakukan dengan harapan dapat memperluas pasar, serta diikuti program pengembangan usaha masyarakat. Mulai dari edukasi hingga pendampingan kewirausahaan.

Adapun Gernas BBI Kaltim Go Borneo akan dilaksanakan di secara hybrid pada Oktober 2021.

Menteri Desa PDTT menyampaikan, Kementerian Desa PDTT akan bekerja sama dengan Pertamina, Bank Indonesia (BI), Metro TV, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, untuk menyelenggarakan Gernas BBI Kaltim Go Borneo.

BUMDes dan BUMDes Bersama didorong manfaatkan Gernas

Pada kesempatan yang sama, Gus Halim mendorong para pelaku usaha di desa, terutama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama untuk ikut aktif manfaatkan Gernas BBI Kaltim Go Borneo.

“(Gernas BBI Borneo) membuka peluang besar bagi BUMDes di Indonesia untuk mengelola usaha dan mengembangkan asetnya serta mengembangkan investasi dan produktivitas dengan berbagai jenis usaha yang diatur dalam undang-undang,” paparnya.

Baca juga: Mendes Minta Pemerintah Desa Data Warga Tak Punya KTP untuk Permudah BLT

Menurut Gus Halim, momentum tersebut harus dimanfaatkan dengan baik oleh para pelaku usaha, terutama BUMDes dan BUMDes Bersama.

“Karena akan ada banyak pihak yang melirik hasil-hasil produk BUMDes dan UMKM di Kalimantan Timur,” tuturnya.

Ia pun berharap, para pelaku ekonomi Kaltim dapat saling belajar untuk mengembangkan usaha, sehingga produk yang dihasilkan dapat dicintai masyarakat dan memperluas pasar hingga ke internasional.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Harlina Sulistyorini mengatakan, Gernas BBI dapat membangkitkan BUMDes sebagai aggregator dunia usaha, UMKM, kelompok tani (poktan), kelompok nelayan, dan kelompok usaha kecil pranata lainnya.

“Dalam event ini, kami tampilkan beberapa potret dunia usaha, UMKM, kelompok usaha kecil, dan lainnya, yang telah dibina oleh Pemprov Kaltim, PT. Pertamina, Bank Indonesia, serta lembaga atau perusahaan lainnya yang memiliki kontribusi terhadap akselerasi kebangkitan ekonomi di desa dan perdesaan,” jelas Harlina.

Baca juga: Pulihkan Ekonomi Nasional, Pemprov Jabar Adakan Gernas BBI 2021 untuk UMKM

Sebagai informasi, Gernas BBI adalah program yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo sejak tahun lalu.

Tujuan diselenggarakannya Gernas BBI adalah membantu mendorong perkembangan usaha-usaha lokal di Indonesia, termasuk BUMDes, BUMDes Bersama, dan UMKM, agar dapat ikut membangkitkan dan memulihkan ekonomi nasional, terutama pada masa pandemi.

Terkini Lainnya
Wamendes PDT Luncurkan Listrik Desa 24 Jam di Empat Pulau Terluar Sulut

Wamendes PDT Luncurkan Listrik Desa 24 Jam di Empat Pulau Terluar Sulut

Kemendes
Menko AHY Apresiasi Open House 24 Jam Kementrans, Wujudkan Pemerintahan yang Terbuka dan Responsif 

Menko AHY Apresiasi Open House 24 Jam Kementrans, Wujudkan Pemerintahan yang Terbuka dan Responsif 

Kemendes
Dorong Ekonomi Berkelanjutan di Papua, Mendes Yandri Andalkan Sinergi Tekad dan Kopdes Merah Putih

Dorong Ekonomi Berkelanjutan di Papua, Mendes Yandri Andalkan Sinergi Tekad dan Kopdes Merah Putih

Kemendes
Mendes PDT: Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Percepat Legalisasi Koperasi Merah Putih

Mendes PDT: Dana Desa Bisa Dimanfaatkan untuk Percepat Legalisasi Koperasi Merah Putih

Kemendes
Kementerian Desa PDT dan Kemenag Berkolaborasi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Keluarga

Kementerian Desa PDT dan Kemenag Berkolaborasi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa Berbasis Keluarga

Kemendes
Sejumlah Kades Salahgunakan Dana Desa, Menteri Yandri Laporkan Mereka ke Mabes Polri

Sejumlah Kades Salahgunakan Dana Desa, Menteri Yandri Laporkan Mereka ke Mabes Polri

Kemendes
Dukung Ketahanan Pangan dan MBG di Desa, Kemendes Gandeng TNI dan BGN

Dukung Ketahanan Pangan dan MBG di Desa, Kemendes Gandeng TNI dan BGN

Kemendes
Survei The Republic Institute: Menteri Desa PDT Yandri Dinilai Paling Sukses Bangun Desa

Survei The Republic Institute: Menteri Desa PDT Yandri Dinilai Paling Sukses Bangun Desa

Kemendes
Ada Oknum Tidak Bertanggung Jawab, Menteri Desa PDT Ajak Media dan LSM Kolaborasi Bangun Desa 

Ada Oknum Tidak Bertanggung Jawab, Menteri Desa PDT Ajak Media dan LSM Kolaborasi Bangun Desa 

Kemendes
Kemendesa PDT Gandeng Polri Awasi Penggunaan Dana Desa

Kemendesa PDT Gandeng Polri Awasi Penggunaan Dana Desa

Kemendes
Suplai Bahan Baku lewat BUMDes, Kemendesa PDT Siap Sukseskan Makan Bergizi Gratis

Suplai Bahan Baku lewat BUMDes, Kemendesa PDT Siap Sukseskan Makan Bergizi Gratis

Kemendes
Kemendesa PDT dan Kemendikdasmen Sepakat Kolaborasi Tingkatkan Kualitas SDM Desa

Kemendesa PDT dan Kemendikdasmen Sepakat Kolaborasi Tingkatkan Kualitas SDM Desa

Kemendes
Kejar Target Swasembada Pangan, Menteri Desa PDT Ingin Penggunaan Lahan Dimaksimalkan

Kejar Target Swasembada Pangan, Menteri Desa PDT Ingin Penggunaan Lahan Dimaksimalkan

Kemendes
Menteri Desa PDT Sebut Peringatan Hari Desa Jadi Momentum Wujudkan Kemandirian Desa

Menteri Desa PDT Sebut Peringatan Hari Desa Jadi Momentum Wujudkan Kemandirian Desa

Kemendes
Menteri Desa PDT Ingin SDM Desa Dioptimalkan, agar Tak Ada Urbanisasi Seperti Jepang dan Korsel

Menteri Desa PDT Ingin SDM Desa Dioptimalkan, agar Tak Ada Urbanisasi Seperti Jepang dan Korsel

Kemendes
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com