KOMPAS.com - Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) bersama Kompas.com akan menggelar ajang penghargaan tahunan Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026).
Ajang tersebut diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja pemda dalam pengelolaan anggaran, inovasi, serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kemendagri, sekaligus memperkuat budaya kerja yang sehat.
Mengusung tema Meningkatkan Perekonomian Daerah dan Menekan Stunting, Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 memperebutkan total 28 nominasi penghargaan yang terbagi dalam empat kategori.
Baca juga: Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kendari
Pertama, kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting yang mengukur komitmen serta performa pemda dalam menanggulangi kemiskinan dan mempercepat penurunan stunting secara terintegrasi.
Penilaian dilakukan berdasarkan sinergi program, capaian pelayanan, hingga efektivitas intervensi di tingkat desa.
Selain melihat tren penurunan angka stunting dan kemiskinan sebagai hasil konkret, inovasi daerah dalam menghadirkan solusi kreatif, responsif, dan berkelanjutan juga menjadi aspek penting penilaian.
Baca juga: Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting
Kedua, kategori Pengendalian Inflasi menilai kinerja pemda dalam menjaga stabilitas inflasi secara konsisten dan terukur.
Penilaian mencakup tingkat kepatuhan pelaporan, dukungan anggaran dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi, serta efektivitas dari berbagai upaya yang diterapkan daerah.
Selain itu, keberhasilan pemda dalam menjaga daya beli masyarakat juga menjadi indikator penting dalam penilaian kategori ini.
Baca juga: Jaga Daya Beli, Pemerintah Sudah Gelontorkan Rp 153,1 T untuk Subsidi dan Kompensasi
Ketiga, kategori Creative Financing menilai kapasitas pemda dalam mengoptimalkan potensi sumber daya dan menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan.
Penilaian mengacu pada kemampuan pemda dalam mengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara efektif untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
Aspek digitalisasi, tata kelola keuangan, dan konsistensi opini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menjadi indikator krusial dalam menentukan keunggulan daerah.
Baca juga: Presiden Prabowo Minta PPATK Wujudkan Tata Kelola Keuangan Negara Bebas Korupsi
Keempat, kategori Penurunan Tingkat Pengangguran yang mengukur langkah pemda dalam menekan angka pengangguran melalui program terencana dan berkelanjutan.
Penilaian meliputi kualitas perencanaan, dukungan anggaran, serta inovasi pemda di bidang ketenagakerjaan yang berhasil menciptakan solusi efektif, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Mengutip dari laman kemendagri.go.id, Selasa (26/5/2026), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, proses penilaian dilakukan berdasarkan data yang telah tersedia dan terverifikasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) serta Kemendagri.
Baca juga: Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda
Selain membagi dalam empat kategori, Tito menyampaikan bahwa skema penghargaan pemda berprestasi juga dibagi ke dalam enam regional meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku-Nusa Tenggara, Jawa-Bali, serta Papua, agar tercipta kompetisi yang sehat dan adil.
“Tujuannya adalah menimbulkan iklim kompetitif, memberikan penghargaan kepada yang berprestasi, serta memancing yang belum berprestasi (atau) belum beruntung agar mereka bisa bekerja lebih keras lagi,” ujarnya, seperti dikutip Kompas.com, Selasa (26/5/2026).
Tak hanya mendorong kompetisi yang sehat dan adil, Tito menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan menunjukkan kepada publik bahwa banyak kepala daerah yang memiliki kinerja baik dan layak diapresiasi.
Baca juga: Kemendagri Beri Intensif Fiskal ke Daerah Berprestasi di Maluku dan Nusa Tenggara
“Sebetulnya, kami ingin sampaikan juga melalui acara ini (bahwa) cukup banyak kepala daerah yang bagus-bagus, berprestasi, dan perlu dihargai,” ucapnya.
Sebelumnya, Kemendagri telah sukses menggelar Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Sumatera, Kalimantan, dan Maluku-Nusa Tenggara pada akhir April hingga awal Mei 2026. Kini, saatnya pemda di Sulawesi untuk memperebutkan penghargaan tertinggi.
Sebagai informasi, malam puncak Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Regional Sulawesi akan ditayangkan secara langsung melalui kanal YouTube Kompas.com.
Baca juga: Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra