Serahkan Bantuan di Pidie Jaya, Ketum Seruni Tri Tito Dorong Transisi Pemulihan Dipercepat

Kompas.com - 13/02/2026, 17:07 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com — Ketua Umum (Ketum) Solidaritas Perempuan untuk Indonesia ( Seruni) Tri Tito Karnavian menegaskan pentingnya percepatan masa transisi pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Penegasan tersebut disampaikan Tri Tito Karnavian saat Seruni menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga Gampong Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Selasa (10/2/2026).

Tri menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pemulihan fisik, tetapi juga keberlanjutan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Karena itu, ia menilai perlunya koordinasi lintas kementerian dan lembaga agar kebijakan dan bantuan yang diberikan dapat berjalan searah.

Ia menjelaskan bahwa jajaran pemerintah pusat, termasuk kementerian terkait, terus melakukan rapat dan pemantauan lapangan untuk memastikan langkah-langkah penanganan pascabencana benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Pertamina dan Seruni Bangun Sarana Air Bersih di Sragen, Sasar 1.280 KK

Tri menyoroti kondisi sektor pertanian sebagai salah satu dampak paling berat dari bencana, khususnya sawah warga yang tertimbun lumpur dalam skala luas.

“Yang pertama, tentang sawahnya… saya juga melihat, dengan mata kepala saya sendiri, bahwa sawah sebegitu luas, tertimbun lumpur, ya, 1.603 hektar, Kemudian juga, sumber mata pencarian lain, banyak kebun-kebun sudah rusak, sehingga mempengaruhi ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam siaran persnya kepada Kompas.com, Jumat (13/02/2026).

Menurut Tri, kondisi tersebut kian berat karena masyarakat tengah bersiap menghadapi bulan Ramadhan dan Idul Fitri, sehingga kebutuhan ekonomi rumah tangga semakin mendesak.

Situasi inilah yang membuat percepatan bantuan transisi dari pemerintah pusat menjadi krusial untuk menopang daya tahan warga selama masa pemulihan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di Pidie Jaya pada hari yang sama, Seruni juga melaksanakan penyerahan bantuan pemulihan pascabencana Aceh di Gudang Dayah Timu Perum Bulog Cabang Sigli, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. 

Baca juga: Pertamina dan Seruni Bangun Sarana Air Bersih di Sragen, Sasar 1.280 KK

 

Bantuan yang disalurkan di Kabupaten Pidie Jaya meliputi perlengkapan ibadah, paket sekolah, kompor satu tungku, tabung gas elpiji, kasur, ember, gayung, serta berbagai logistik kebutuhan dasar seperti minyak goreng, sabun mandi, detergen, dan paket snack.

Selain penyaluran bantuan, kunjungan Seruni ke Kabupaten Pidie Jaya juga dirangkaikan dengan peresmian sumur bor sebagai bagian dari upaya pemulihan akses air bersih bagi masyarakat terdampak.

Kegiatan itu menjadi bagian dari komitmen Seruni untuk tidak hanya membantu kebutuhan darurat, tetapi juga mendukung proses transisi menuju pemulihan yang lebih berkelanjutan.

Selain ke Gampong Meunasah Raya, Ketum Seruni dan rombongan juga meninjau Gampong Manyang Cut dan Beurawang untuk menyerahkan berbagai bantuan.

Terkini Lainnya
Kasatgas Tito Tegaskan Relokasi dan Percepatan Huntara bagi Warga Terdampak Banjir Aceh Utara

Kasatgas Tito Tegaskan Relokasi dan Percepatan Huntara bagi Warga Terdampak Banjir Aceh Utara

Kemendagri
Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Laksanakan Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan

Awali Kunjungan di Aceh Timur, Kasatgas Tito Laksanakan Salat Subuh dan Serahkan Bantuan Kemasyarakatan

Kemendagri
Kasatgas Tito Shalat Tarawih Perdana Bersama Masyarakat Aceh Tamiang

Kasatgas Tito Shalat Tarawih Perdana Bersama Masyarakat Aceh Tamiang

Kemendagri
Hari Pertama Ramadhan, Kasatgas Tito Buka Puasa Bersama Masyarakat Aceh Tamiang

Hari Pertama Ramadhan, Kasatgas Tito Buka Puasa Bersama Masyarakat Aceh Tamiang

Kemendagri
Kasatgas Tito Tinjau Pembersihan Lumpur di Permukiman Aceh Tamiang oleh Praja IPDN

Kasatgas Tito Tinjau Pembersihan Lumpur di Permukiman Aceh Tamiang oleh Praja IPDN

Kemendagri
Mendagri Terbitkan SE, Minta Pemda Dukung Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri

Mendagri Terbitkan SE, Minta Pemda Dukung Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri

Kemendagri
Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan Satgas DPR RI dalam Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera

Kasatgas Tito Apresiasi Dukungan Satgas DPR RI dalam Percepatan Penanganan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
BNPP RI Gandeng Pertamina Foundation Perkuat SDM dan Kemandirian Ekonomi Kawasan Perbatasan

BNPP RI Gandeng Pertamina Foundation Perkuat SDM dan Kemandirian Ekonomi Kawasan Perbatasan

Kemendagri
TP PKK Pusat Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya, Aceh

TP PKK Pusat Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya, Aceh

Kemendagri
Serahkan Bantuan di Pidie Jaya, Ketum Seruni Tri Tito Dorong Transisi Pemulihan Dipercepat

Serahkan Bantuan di Pidie Jaya, Ketum Seruni Tri Tito Dorong Transisi Pemulihan Dipercepat

Kemendagri
Kasatgas Tito Serahkan Bantuan Sapi dari Presiden Prabowo untuk Masyarakat Aceh

Kasatgas Tito Serahkan Bantuan Sapi dari Presiden Prabowo untuk Masyarakat Aceh

Kemendagri
Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah, Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

Pemerintah Serahkan Bantuan Perbaikan Rumah, Kasatgas Tito Pastikan Negara Bersama Masyarakat Terdampak Bencana

Kemendagri
Mendagri Minta Jajaran Kemendagri Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden Prabowo

Mendagri Minta Jajaran Kemendagri Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden Prabowo

Kemendagri
Lantik 49 Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Tito Ingatkan Loyalitas dan Prestasi

Lantik 49 Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Tito Ingatkan Loyalitas dan Prestasi

Kemendagri
Kasatgas Tito: Listrik di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Hampir Normal, Sumbar Sudah 100 Persen

Kasatgas Tito: Listrik di Wilayah Terdampak Bencana di Sumatera Hampir Normal, Sumbar Sudah 100 Persen

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com