Kunjungi Pasar Kangkung di Lampung, Mendag Zulkifli Hasan Sebut Pasokan Bapok Melimpah

Kompas.com - 05/12/2023, 20:33 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) usai melakukan kunjungan ke Pasar Kangkung, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa.DOK. Humas Kemendag Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) usai melakukan kunjungan ke Pasar Kangkung, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa.

KOMPAS.com – Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan, pasokan bahan pokok (bapok) di Lampung cenderung melimpah sehingga harga terkendali dan cenderung turun.

Ia berharap masyarakat dapat menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 dengan rasa aman dan bahagia.

"Harga-harga bapok di Lampung termasuk bagus. Harganya stabil cenderung turun karena pasokannya banyak,” ujar Zulhas usai melakukan kunjungan ke Pasar Kangkung, Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (5/12/2023).

Baca juga: Hendak ke Pasar, Nenek di Lampung Diculik dan Dirampas Uangnya Rp 25 Juta

Dalam kegiatan itu, Zulhas didampingi oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Suhanto, dan Direktur Jenderal (Dirjen) Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Kemendag Isy Karim.

Secara umum, harga bapok di Pasar Kangkung relatif stabil dan cenderung turun dibanding minggu sebelumnya.

Adapun harga dan komoditas bapok tersebut, yaitu beras medium Rp 13.500-Rp 14.000 per kilogram (kg), beras premium Rp 14.500- Rp 15.000 per kg, beras SPHP Bulog Rp 10.800 per kg, gula pasir Rp 17.000 per kg, minyak goreng curah Rp 13.500 per liter, minyak goreng kemasan Rp 16.500 per liter, dan minyak goreng Minyakita Rp 15.000 per liter.

Sementara itu, harga tepung terigu sebesar Rp 12.000 per kg, daging sapi Rp 130.000 per kg, daging ayam ras Rp 35.000 per kg, telur ayam ras Rp 27.000 per kg, bawang merah Rp 30.000 per kg, bawang putih kating Rp 40.000 per kg, bawang putih honan Rp 30.000 per kg, dan cabai rawit merah Rp 90.000 per kg.

Baca juga: Harga Cabai Rawit Merah di Pangkalpinang Tembus Rp 120.000 Per Kg

Namun, untuk beberapa komoditas cabai sedikit mengalami kenaikan harga, seperti cabai merah keriting tercatat naik menjadi Rp 85.000 per kg dari Rp70.000 per kg, dan cabai merah besar menjadi Rp 85.000 per kg dari Rp 70.000 per kg.Top of Form

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Zulhas mengungkapkan bahwa Kemendag akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan bapok di seluruh Indonesia.

"Kalau ada bapok yang harganya naik, pemerintah daerah (pemda) bisa memberikan subsidi biaya transportasi sehingga harga bapok bisa turun kembali. Kemendag juga akan terus berkoordinasi dengan instansi lain, seperti Badan Pangan Nasional (BPN) dan Kementerian Pertanian (Kementan)," tuturnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Bersama BNPT dan Pemda, Kementan Salurkan 50.000 Benih Kopi Arabika di Temanggung

Hadiri rakor pengendalian inflasi

Selain meninjau pasar, Zulhas juga menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur Lampung dengan para Kepala Desa (Kades) se-Provinsi Lampung dan Peluncuran Beras Medium Tani Jaya dalam rangka Pengendalian Inflasi 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, ia memberikan jaminan bahwa pemerintah akan menyerap beras produksi petani dengan harga yang menguntungkan melalui Badan Urusan Logistik (Bulog). Selanjutnya, Bulog akan menjual kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

"Jadi kalau Bulog beli beras dengan harga tinggi dan jualnya murah, subsidi tersebut yang ditanggung pemerintah," imbuh Zulhas.

Baca juga: Ke Warga NTT, Jokowi Sebut Bantuan Beras Dibagikan sampai Maret 2024

Lebih lanjut, ia mengatakan, produksi beras di Indonesia belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat karena cuaca yang tidak menentu.

Untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga beras, kata Zulhas, pemerintah telah mengeluarkan bantuan sosial (bansos) berupa 10 kg beras kepada setiap penerima manfaat selama tiga bulan berturut-turut, yakni pada periode September-November 2023 dan akan diperpanjang hingga Januari-Maret 2024.

"Untuk itu, diharapkan kerja sama semua pihak dalam pengendalian harga dan inflasi, terutama kepala daerah termasuk kades," jelasnya.

Terkini Lainnya
Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030
Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030
Kemendag
Kunker ke Manado, Mendag Budi Santoso Pastikan Indonesia Timur Siap Sambut Nataru
Kunker ke Manado, Mendag Budi Santoso Pastikan Indonesia Timur Siap Sambut Nataru
Kemendag
Rapat Kerja dengan DPD RI, Mendag Budi Santoso Paparkan Program Prioritas Kemendag
Rapat Kerja dengan DPD RI, Mendag Budi Santoso Paparkan Program Prioritas Kemendag
Kemendag
Kemendag Sinergikan Program UMKM Bisa Ekspor dengan Perguruan Tinggi dan Kementerian UMKM
Kemendag Sinergikan Program UMKM Bisa Ekspor dengan Perguruan Tinggi dan Kementerian UMKM
Kemendag
Dukung Harbolnas 2024, Mendag Budi Proyeksi Peningkatan Nilai Transaksi hingga Rp 487 Triliun
Dukung Harbolnas 2024, Mendag Budi Proyeksi Peningkatan Nilai Transaksi hingga Rp 487 Triliun
Kemendag
Mendag Budi Ajak UMKM Sektor Makanan Sehat Bidik Pasar Ekspor
Mendag Budi Ajak UMKM Sektor Makanan Sehat Bidik Pasar Ekspor
Kemendag
Lepas Produk UMKM Jatim Senilai Rp 3,9 Miliar, Mendag Budi: UMKM Terbukti Bisa Bersaing di Pasar Global
Lepas Produk UMKM Jatim Senilai Rp 3,9 Miliar, Mendag Budi: UMKM Terbukti Bisa Bersaing di Pasar Global
Kemendag
Berkat Hilirisasi, Indonesia Ekspor Sepeda Listrik Senilai Rp 7,8 Miliar ke Amerika dan Eropa
Berkat Hilirisasi, Indonesia Ekspor Sepeda Listrik Senilai Rp 7,8 Miliar ke Amerika dan Eropa
Kemendag
Lepas Ekspor Makanan Olahan Senilai Rp 7,2 Miliar, Mendag Budi Sebut Inovasi dan Adaptasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Lepas Ekspor Makanan Olahan Senilai Rp 7,2 Miliar, Mendag Budi Sebut Inovasi dan Adaptasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas
Kemendag
Tinjau Bapok di Surabaya, Mendag Budi Sebut Harga Tetap Stabil Jelang Nataru
Tinjau Bapok di Surabaya, Mendag Budi Sebut Harga Tetap Stabil Jelang Nataru
Kemendag
Lindungi Industri Dalam Negeri, Mendag Budi Amankan Keramik Ilegal Rp 9,8 Miliar di Surabaya
Lindungi Industri Dalam Negeri, Mendag Budi Amankan Keramik Ilegal Rp 9,8 Miliar di Surabaya
Kemendag
Gencarkan
Gencarkan "UMKM BISA Ekspor", Kemendag Gelar Pekan Pengembangan Ekspor di Jatim
Kemendag
Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
Sinergi Penataan Ekosistem Logistik Nasional, Mendag Budi Sosialisasikan Permendag Perdagangan Antarpulau Terbaru
Kemendag
Lepas Ekspor Produk Kerajinan UMKM Senilai Rp 2 Miliar, Mendag Budi Paparkan Program yang Perkuat Perdagangan
Lepas Ekspor Produk Kerajinan UMKM Senilai Rp 2 Miliar, Mendag Budi Paparkan Program yang Perkuat Perdagangan
Kemendag
SPBU di Sleman Rugikan Masyarakat hingga Rp 1,4 Miliar Per Tahun, Mendag Budi Santoso Segel Mesin Pompa
SPBU di Sleman Rugikan Masyarakat hingga Rp 1,4 Miliar Per Tahun, Mendag Budi Santoso Segel Mesin Pompa
Kemendag
Bagikan artikel ini melalui
Oke