Gelar Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari 2024, Kementerian KP Usung Tema 25 Tahun Transformasi Kelautan dan Perikanan

Kompas.com - 15/05/2024, 10:02 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kementerian KP) kembali menggelar kompetisi Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari (AJSB) 2024 yang ditujukan bagi kalangan jurnalis di seluruh Indonesia.

Kementerian KP pun mengangkat tema “ 25 Tahun Transformasi Kelautan dan Perikanan” untuk menandai perjalanan seperempat abad kementerian ini mengelola sektor kelautan dan perikanan nasional.

Pelaksanaan AJSB tahun 2024 ini sekaligus menjadi rangkaian pelaksanaan Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan 2024 dan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 kementerian ini.

"Tahun ini temanya spesial karena menandai perjalanan 25 tahun Kementerian KP. Kompetisi ini terbuka untuk semua kalangan jurnalis di seluruh Indonesia," ungkap Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik Doni Ismanto dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Doni menerangkan, sejak 2021 lalu Kementerian KP di bawah kepemimpinan Menteri Sakti Wahyu Trenggono melakukan berbagai terobosan melalui program kerja berbasis ekonomi biru.

Baca juga: Hari Tuna Sedunia, Kementerian KP Siap Dorong Kualitas, Jangkauan, dan Keberlanjutan Komoditas Tuna Indonesia

Terobosan tersebut mencakup bidang perikanan tangkap dan budidaya, pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan, transformasi di bidang pengelolaan kelautan dan ruang laut, serta transformasi pengembangan sumber daya kelautan dan perikanan.

Lalu juga terobosan di bidang transformasi penguatan daya saing kelautan dan perikanan, serta transformasi pada bidang pengendalian dan pengawasan mutu hasil kelautan dan perikanan.

Hasil transformasi diantaranya dibuktikan dengan melonjaknya penerimaan negara bukan pajak (PNBP) kelautan dan perikanan melebihi Rp 1 triliun. Capaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Tidak hanya itu, Kementerian KP juga melahirkan berbagai kebijakan terobosan, seperti penangkapan ikan terukur berbasis kuota, transformasi pengelolaan hasil sedimentasi di laut, hingga pembangunan modeling budidaya perikanan modern di sejumlah lokasi.

Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto saat menjawab pertanyaan wartawan dalam momen konferensi pers di Palembang, Sumatera Selatan belum lama ini.DOK. Kementerian Kelauran dan Perikanan (Kementerian KP) Asisten Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Media dan Komunikasi Publik, Doni Ismanto saat menjawab pertanyaan wartawan dalam momen konferensi pers di Palembang, Sumatera Selatan belum lama ini.

Untuk menambah semarak AJSB 2024, Kementerian KP menambah karya jurnalistik radio ke dalam kategori lomba. Hal ini pun melengkapi kategori sebelumnya, yakni lomba karya jurnalistik cetak, online, liputan televisi, dan foto jurnalistik.

"AJSB adalah bentuk apresiasi, karena keberhasilan transformasi yang kami lakukan tak lepas dari peran teman-teman jurnalis dalam mengawal program yang kami jalankan," kata Doni.

"Dan karya-karya yang masuk nantinya akan dinilai oleh para dewan juri dari pihak internal dan eksternal yang berasal dari kalangan jurnalis profesional dan berpengalaman," beber Doni yang juga terlibat menjadi juri internal.

Adapun para dewan juri yang terlibat, diantaranya Lukita Grahadyarini (Kompas), Ardhi Suryadhi (Detikcom), Sanusi (Tribunnews), Elba Damhuri (Republika), Arif Zulkifli (Majalah Tempo), Shanta Curanggana (CNBC Indonesia), Tysa Novenny (TVOne), Prasetyo Utomo (LKBN Antara), Yuniadhi Agung (Kompas), hingga Danang Arradian (Sindonews/Youtuber).

Lomba sosmed dan dokumenter internal

Seperti gelaran sebelumnya, AJSB 2024 juga menyertakan lomba konten media sosial (Instagram, Tiktok, Youtube Shorts) yang diperuntukan bagi masyarakat umum, serta lomba video dokumenter untuk internal Kementerian KP.

Untuk lomba kategori media sosial mengangkat tema Gemarikan, Penanganan dan Pengolahan Ikan yang Baik dan Benar, serta Penerapan Cara Budidaya Ikan dan Penangkapan Ikan yang Baik (CPIB dan CBIB).

"Semua karya dari setiap kategori kami terima paling lambat tanggal 23 Agustus 2024. Ayo teman-teman di seluruh Indonesia, semoga karya kalian jadi pemenangnya," ujar Doni.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelaksanaan AJSB 2024, dapat mengakses website kkp.go.id dan mendaftarkan diri melalui formulir pada tautan https://bit.ly/formulirajsb2024

Terkini Lainnya
Tindaklanjuti Keresahan Warga Banten, Kementerian Kelautan dan Perikanan Segel Pagar Laut di Muara Tawar

Tindaklanjuti Keresahan Warga Banten, Kementerian Kelautan dan Perikanan Segel Pagar Laut di Muara Tawar

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kompetensi ASN, Kementerian KP Bentuk Corporate University

Tingkatkan Kompetensi ASN, Kementerian KP Bentuk Corporate University

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Pastikan Produktivitas PP Karangsong Siap Hadapi Nataru

Menteri Trenggono Pastikan Produktivitas PP Karangsong Siap Hadapi Nataru

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Penyerapan Dunia Kerja Capai 81,15 Persen, Lulusan Pendidikan Vokasi Kementerian KP Diminati Industri

Penyerapan Dunia Kerja Capai 81,15 Persen, Lulusan Pendidikan Vokasi Kementerian KP Diminati Industri

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung Swasembada Pangan, Menteri KP Dorong Penyuluh Tingkatkan Hasil Perikanan

Dukung Swasembada Pangan, Menteri KP Dorong Penyuluh Tingkatkan Hasil Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan Layanan Aduan Online

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan Layanan Aduan Online

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Diapresiasi DPR, Ini Strategi Kementerian KP Tingkatkan Konsumsi Ikan

Diapresiasi DPR, Ini Strategi Kementerian KP Tingkatkan Konsumsi Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Capai Tujuan Kebijakan Ekonomi Biru, Kementerian KP Kembangkan Infrastruktur Teknologi 

Capai Tujuan Kebijakan Ekonomi Biru, Kementerian KP Kembangkan Infrastruktur Teknologi 

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian KP Kembangkan Kapasitas Budi Daya Tilapia dan Rumput Laut di Kepulauan Solomon

Kementerian KP Kembangkan Kapasitas Budi Daya Tilapia dan Rumput Laut di Kepulauan Solomon

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Produktivitas Perikanan, Kementerian KP Jalankan One Stop Aquaculture SFV

Kembangkan Produktivitas Perikanan, Kementerian KP Jalankan One Stop Aquaculture SFV

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung Program MBG, Kementerian KP Siapkan Panen Siklus Kedua BINS

Dukung Program MBG, Kementerian KP Siapkan Panen Siklus Kedua BINS

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tebar Benih Nila Salin Siklus Kedua di BINS Karawang

Kementerian Kelautan dan Perikanan Tebar Benih Nila Salin Siklus Kedua di BINS Karawang

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Kementerian KP Luncurkan Teknologi Pengeringan Rumput Laut

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Kementerian KP Luncurkan Teknologi Pengeringan Rumput Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Terbitkan Perpres Nomor 193 Tahun 2024, Prabowo Serius Genjot Ekonomi Biru

Terbitkan Perpres Nomor 193 Tahun 2024, Prabowo Serius Genjot Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Berkat Program SFV, Gapokkan di Kawali, Ciamis Dapat Penghargaan dari Menteri KP

Berkat Program SFV, Gapokkan di Kawali, Ciamis Dapat Penghargaan dari Menteri KP

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com