Akselerasi Kerja Sama Lobster dengan Vietnam, Menteri KP: Kualitas dan Harga Untungkan Dua Negara

Kompas.com - 22/03/2024, 15:56 WIB
Inang Sh ,
A P Sari

Tim Redaksi

Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Duc Tien di Nha Trang, Jumat (22/3/2024).
DOK. Humas Kementerian KP Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Duc Tien di Nha Trang, Jumat (22/3/2024).

KOMPAS.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, Indonesia dan Vietnam tengah berkolaborasi mengembangkan budi daya lobster yang menguntungkan bagi dua negara. 

Dia mengatakan, payung kerja sama antara Indonesia dan Vietnam yang telah disepakati beberapa waktu lalu dan membuka pintu investasi budi daya lobster pelaku usaha Vietnam di Indonesia. 

Trenggono mengatakan, budi daya lobster di Indonesia akan tumbuh dari sisi kuantitas dan kualitas, sedangkan pihak Vietnam mendapatkan benih bening lobster sebagai bahan baku budi daya lobster secara legal. 

Dengan demikian, kerja sama itu menjadi solusi menekan praktik ilegal perdagangan benih benih lobster yang terbukti mengancam keberlanjutan ekosistem serta merugikan negara. 

Seperti diketahui, praktik penyelundupan benih bening lobster (BBL) termasuk illegal, unreported, and unregulated fishing yang dilarang secara global.

Baca juga: Menteri KP Sebut Hasil Penambangan Pasir Laut Bukan untuk Diekspor

"Ke depan, kami bisa buat hatchery untuk pengembangan lobster. Kami akan jaga kualitas dan harga agar menguntungkan kedua belah pihak," jelasnya.

Dia mengatakan itu saat melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Duc Tien di Nha Trang, Jumat (22/3/2024).

Terkait hal itu, Trenggono mengoptimalkan acara Meet Indonesia di Nha Trang, Vietnam untuk mempercepat implementasi kerja sama budi daya lobster di Indonesia. 

Trenggono melakukan sejumlah pertemuan  bilateral dengan petinggi pemerintah VIetnam sejak 21 Maret hingga hari ini guna membahas tindak lanjut kerja sama tersebut. 

"Soal pengembangan BBL kan sudah ada nota kesepahaman (MoU), tinggal di level technical implementation agreement. Tindak lanjutnya kami buat tim untuk kerja sama ini," ujarnya dalam siaran pers. 

Baca juga: Bantu Korban Bencana di Sumbar, Kementerian KP Kirim Bantuan Produk Perikanan

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian dan Pengembangan Pedesaan Vietnam Phung Duc Tien mengatakan, budi daya lobster berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi VIetnam 

Untuk itu, pihaknya fokus menjaga kualitas budi daya dan keberlanjutan komoditas perikanan bercangkang tersebut.

Mengenai tindak lanjut kerja sama, Phung mengatakan, sudah ada beberapa perusahaan Vietnam yang memenuhi persyaratan dua negara. 

Dia juga mengusulkan adanya hotline sebagai saluran komunikasi resmi untuk percepatan realisasi kerja sama perikanan yang telah disepakati.

"Ada beberapa perusahaan di Vietnam yang memenuhi syarat-syarat kedua negara. Saya berharap dari Indonesia ada draf dokumen kerja sama untuk hal ini pada masa depan," bebernya.

Baca juga: Perjuangkan Hak Nelayan Kecil, Kementerian KP Suarakan Isu Subsidi Perikanan di WTO

Dalam pertemuan bilateral tersebut, keduanya juga membahas potensi kerja sama pengembangan budidaya rumput laut, udang, tilapia, kepiting, hingga tuna sebagai langkah bersama memenuhi kebutuhan produk perikanan di pasar global.

Terkini Lainnya
11 Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian KP Buka Pendaftaran Taruna/Taruni Baru 2024
11 Pendidikan Tinggi Vokasi Kementerian KP Buka Pendaftaran Taruna/Taruni Baru 2024
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian KP Tekankan Pentingnya Sertifikasi AKP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Personel Kapal
Kementerian KP Tekankan Pentingnya Sertifikasi AKP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Personel Kapal
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Akselerasi Kerja Sama Lobster dengan Vietnam, Menteri KP: Kualitas dan Harga Untungkan Dua Negara
Akselerasi Kerja Sama Lobster dengan Vietnam, Menteri KP: Kualitas dan Harga Untungkan Dua Negara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Lokasi Pembersihan Hasil Sedimentasi di Laut Diumumkan, Pelaku Usaha Bisa Memanfaatkannya
Lokasi Pembersihan Hasil Sedimentasi di Laut Diumumkan, Pelaku Usaha Bisa Memanfaatkannya
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bantu Korban Bencana di Sumbar, Kementerian KP Kirim Bantuan Produk Perikanan
Bantu Korban Bencana di Sumbar, Kementerian KP Kirim Bantuan Produk Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Politeknik KP Pariaman Bantu Korban Bencana di Pesisir Selatan, Sumbar
Politeknik KP Pariaman Bantu Korban Bencana di Pesisir Selatan, Sumbar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Perjuangkan Hak Nelayan Kecil, Kementerian KP Suarakan Isu Subsidi Perikanan di WTO
Perjuangkan Hak Nelayan Kecil, Kementerian KP Suarakan Isu Subsidi Perikanan di WTO
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Lewat Aplikasi e-Latar, Kementerian KP Berupaya Tingkatkan Mutu Pembelajaran Satdik KP
Lewat Aplikasi e-Latar, Kementerian KP Berupaya Tingkatkan Mutu Pembelajaran Satdik KP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pentaru 2024/2025 Dibuka, Beasiswa Pendidikan Gratis Diberikan bagi Peserta Didik Anak Pelaku Utama KP
Pentaru 2024/2025 Dibuka, Beasiswa Pendidikan Gratis Diberikan bagi Peserta Didik Anak Pelaku Utama KP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Sebut SDM Berkualitas Jadi Kunci Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Sebut SDM Berkualitas Jadi Kunci Majukan Sektor Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian KP Siap Penuhi Permintaan Penempatan Awak Kapal Perikanan dari Indonesia di Kapal Spanyol
Kementerian KP Siap Penuhi Permintaan Penempatan Awak Kapal Perikanan dari Indonesia di Kapal Spanyol
Kementerian Kelautan dan Perikanan
RI-Spanyol Sepakat Tingkatkan Jaminan Perlindungan Awak Kapal Ikan Asal Indonesia
RI-Spanyol Sepakat Tingkatkan Jaminan Perlindungan Awak Kapal Ikan Asal Indonesia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Berkat Pemanfaatan Aset SFV UPT, Kementerian KP Raih PNBP Rp 32,05 Miliar
Berkat Pemanfaatan Aset SFV UPT, Kementerian KP Raih PNBP Rp 32,05 Miliar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian KP, FAO, dan Pemprov Jateng Lepasliarkan 20 Kg Sidat Hasil Proyek IFish
Kementerian KP, FAO, dan Pemprov Jateng Lepasliarkan 20 Kg Sidat Hasil Proyek IFish
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Program Ekonomi Biru Kementerian KP Dikupas dalam Bali Ocean Days 2024
Program Ekonomi Biru Kementerian KP Dikupas dalam Bali Ocean Days 2024
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bagikan artikel ini melalui
Oke