Kementerian KP dan Case Western Reverse University Sepakati Kerja Sama Pengembangan SDM

Kompas.com - 28/05/2023, 15:28 WIB
Aningtias Jatmika,
Hotria Mariana

Tim Redaksi

KOMPAS.comKementerian Kelautan dan Perikanan (KP) melalui Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) dan Case Western Reverse University (CWRU) menyepakati kerja sama di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Kesepakatan itu tertuang dalam letter of intent (LoI) yang ditandatangani oleh Kepala BRSDM Kementerian KP I Nyoman Radiarta dan Vice Provost for International Affairs CWRU David Fleshler di kampus CWRU, Cleveland, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/5/2023).

Terdapat tujuh lingkup kerja sama yang disepakati. Pertama, manajemen dan teknologi pendidikan. Kedua, pelatihan kewirausahaan dan penciptaan usaha. Ketiga, kajian akademik di bidang ilmu-ilmu sosial, kajian sosial-ekonomi, antropologi, dan kajian budaya Asia.

Keempat, ilmu dan teknik lingkungan, seperti oseanografi, kimia akuatik, kualitas air, dan teknik umum.

Baca juga: Berkunjung ke China, Menteri Trenggono Jajaki Kerja Sama Perikanan dengan Fuzhou

Kelima, biologi serta bioteknologi, seperti biologi akuatik, parasitologi, ichthyology, dan genetika. Keenam, pertukaran pelajar serta sarjana melalui sekolah atau program perkemahan musim panas di Indonesia dan AS. Ketujuh, pengembangan dana bersama.

Radiarta mengatakan bahwa pihaknya tengah gencar bermitra dengan berbagai lembaga pendidikan dalam dan luar negeri.

“Hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk melakukan transformasi kelembagaan, penyelenggaraan pendidikan, serta pelatihan dan penyuluhan dalam mendukung program prioritas pembangunan Kementerian KP melalui Ekonomi Biru,” ujar Radiarta dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (28/5/2023).

Kesepakatan tersebut juga disambut baik oleh David. Menurut dia, CWRU terus berupaya untuk mengembangkan pendidikan guna memperluas bidang pendidikan saat ini.

Baca juga: Lewat Voga dan SFV, Kementerian KP Ajak Anggota Seafdec Kembangkan SDM KP

“Walaupun selama ini berfokus pada bidang public health dan engineering, CWRU tertarik untuk bekerja sama dengan satuan pendidikan BRSDM dalam bidang kelautan serta perikanan, khususnya budaya dan sosio-ekonomi maritim di Indonesia,” jelas David.

Pada kesempatan tersebut, kedua belah pihak juga menyepakati sejumlah langkah konkret. Beberapa di antaranya adalah kerja sama dalam manajemen dan teknologi pendidikan, pengembangan kurikulum dan modul akademik, serta jaringan antarsiswa.

Kedua belah pihak pun sepakat untuk mengembangkan strategi link and match dengan entitas swasta dan perusahaan pemangku kepentingan lain.

Kepala BRSDM KKP I Nyoman Radiarta mengunjungi Case Western Reverse University di Cleveland, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/5/2023).Humas BRSDM Kepala BRSDM KKP I Nyoman Radiarta mengunjungi Case Western Reverse University di Cleveland, Amerika Serikat (AS), Selasa (23/5/2023).

Pada kesempatan sama, delegasi BRSDM melakukan peninjauan lingkungan kampus CWRU. Suasana kampus yang asri, kondusif, ramah lingkungan, serta kekeluargaan jadi pembahasan kedua pihak.

Baca juga: Kementerian KP Gelar Sertifikasi untuk 300 Nelayan dan Awak Kapal

Pasalnya, kampus dengan kondisi demikian dapat memfasilitasi self-development mahasiswa sekaligus menumbuhkan rasa kecintaan terhadap almamater.

Delegasi BRSDM juga berkunjung ke pusat inovasi berlayanan lengkap milik CWRU, yakni Think Box.

Di sana, mereka berdiskusi dengan Direktur Executive Larry Sears mengenai benchmarking pengembangan serta pengelolaan teaching factory yang mengakomodasi kegiatan praktik nyata dan menstimulasi kreativitas mahasiswa dalam menciptakan inovasi.

Selain CWRU, delegasi BRSDM juga berkunjung ke universitas ternama lain di AS, seperti Michigan State University (MSU) dan Kent State University (KSU).

Baca juga: Raih Kinerja Anggaran Terbaik 2022, Kementerian KP Berkomitmen Upayakan Reformasi Birokrasi

 

Ketiga kampus tersebut dinilai memiliki keunggulan komparatif sehingga dapat menjadi pengungkit penyelenggaran pendidikan dan pelatihan di BRSDM.

Sebagai informasi, kerja sama BRSDM dan universitas-universitas tersebut sejalan dengan visi pengembangan SDM di era Menteri Kelautan dan Perikanan (Menteri KP) Sakti Wahyu Trenggono.

Sebelumnya, Trenggono juga mendorong transformasi tata kelola pendidikan dan pengembangan SDM di Kementerian KP agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan nasional dan global.

 

Terkini Lainnya
Tindaklanjuti Keresahan Warga Banten, Kementerian Kelautan dan Perikanan Segel Pagar Laut di Muara Tawar

Tindaklanjuti Keresahan Warga Banten, Kementerian Kelautan dan Perikanan Segel Pagar Laut di Muara Tawar

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kompetensi ASN, Kementerian KP Bentuk Corporate University

Tingkatkan Kompetensi ASN, Kementerian KP Bentuk Corporate University

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Pastikan Produktivitas PP Karangsong Siap Hadapi Nataru

Menteri Trenggono Pastikan Produktivitas PP Karangsong Siap Hadapi Nataru

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Penyerapan Dunia Kerja Capai 81,15 Persen, Lulusan Pendidikan Vokasi Kementerian KP Diminati Industri

Penyerapan Dunia Kerja Capai 81,15 Persen, Lulusan Pendidikan Vokasi Kementerian KP Diminati Industri

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung Swasembada Pangan, Menteri KP Dorong Penyuluh Tingkatkan Hasil Perikanan

Dukung Swasembada Pangan, Menteri KP Dorong Penyuluh Tingkatkan Hasil Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan Layanan Aduan Online

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kelautan dan Perikanan, Kementerian KP Luncurkan Layanan Aduan Online

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Diapresiasi DPR, Ini Strategi Kementerian KP Tingkatkan Konsumsi Ikan

Diapresiasi DPR, Ini Strategi Kementerian KP Tingkatkan Konsumsi Ikan

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Capai Tujuan Kebijakan Ekonomi Biru, Kementerian KP Kembangkan Infrastruktur Teknologi 

Capai Tujuan Kebijakan Ekonomi Biru, Kementerian KP Kembangkan Infrastruktur Teknologi 

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian KP Kembangkan Kapasitas Budi Daya Tilapia dan Rumput Laut di Kepulauan Solomon

Kementerian KP Kembangkan Kapasitas Budi Daya Tilapia dan Rumput Laut di Kepulauan Solomon

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Produktivitas Perikanan, Kementerian KP Jalankan One Stop Aquaculture SFV

Kembangkan Produktivitas Perikanan, Kementerian KP Jalankan One Stop Aquaculture SFV

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung Program MBG, Kementerian KP Siapkan Panen Siklus Kedua BINS

Dukung Program MBG, Kementerian KP Siapkan Panen Siklus Kedua BINS

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kementerian Kelautan dan Perikanan Tebar Benih Nila Salin Siklus Kedua di BINS Karawang

Kementerian Kelautan dan Perikanan Tebar Benih Nila Salin Siklus Kedua di BINS Karawang

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Kementerian KP Luncurkan Teknologi Pengeringan Rumput Laut

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Kementerian KP Luncurkan Teknologi Pengeringan Rumput Laut

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Terbitkan Perpres Nomor 193 Tahun 2024, Prabowo Serius Genjot Ekonomi Biru

Terbitkan Perpres Nomor 193 Tahun 2024, Prabowo Serius Genjot Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Berkat Program SFV, Gapokkan di Kawali, Ciamis Dapat Penghargaan dari Menteri KP

Berkat Program SFV, Gapokkan di Kawali, Ciamis Dapat Penghargaan dari Menteri KP

Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com