Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BRSDM Buka Pendaftaran Peserta Didik Baru

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Rabu, 12 Mei 2021
Dokumentasi peserta didik Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Dokumentasi peserta didik Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).

KOMPAS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) membuka pendaftaran penerimaan peserta didik baru tahun akademik 2021/2022.

Pendaftaran untuk pendidikan menengah dibuka mulai 10 Mei sampai 12 Juni 2021, sementara pendaftaran untuk satuan pendidikan tinggi dibuka mulai 10 Mei sampai 8 Juli 2021.

Sebagai informasi, satuan pendidikan tinggi di lingkungan KKP terdiri dari 13 Politeknik dan sebuah Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan yang menyelenggarakan program Diploma IV, III, dan I.

Satuan pendidikan menengah terdiri dari lima Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), meliputi SUPM Ladong, SUPM Pariaman, SUPM Kotaagung, SUPM Tegal, dan SUPM Waiheru.

Baca juga: Di Hadapan Perwakilan ASEAN dan Jepang, KKP Perkenalkan E-Jaring

Sementara itu, program Diploma IV diselenggarakan oleh Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Politeknik AUP).

Program Diploma III diselenggarakan oleh Politeknik Kelautan dan Perikanan (Politeknik KP) Sidoarjo, Bitung, Sorong, Karawang, Bone, Kupang, Dumai, Pangandaran, Jembrana, Aceh, Pariaman dan Maluku.

Lebih lanjut, program Diploma I diselenggarakan oleh Akademi Komunitas Kelautan dan Perikanan (AK-KP) Wakatobi.

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja mengungkapkan, satuan pendidikan kelautan dan perikanan (KP) telah menerapkan sistem vokasi dengan pendekatan teaching factory (Tefa).

Tefa yang dimaksud yakni 70 persen praktik dan 30 persen teori untuk pendidikan tinggi. Lalu 60 persen praktik dan 40 persen teori untuk pendidikan menengah.

Baca juga: KKP Mulai Penyidikan Dua Kapal Berbendera Malaysia Yang Diduga Lakukan Ilegal Fishing di Selat Malaka

Sekolah dan kampus KP, kata dia, merupakan center of excellence bagi sekolah menengah kejuruan (SMK) dan perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi terkait kelautan dan perikanan.

“Kami mendidik para siswa, taruna dan taruni secara kemiliteran, untuk membangun kedisiplinan, kejujuran, jiwa korsa (daya juang), teamwork, dan sebagainya. Karena kerja di bidang KP tidaklah mudah, tidak bisa di kota besar, harus di remote area,” kata Sjarief.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi muda yang berdaya saing kuat dan mampu menjawab tantangan kebutuhan dunia usaha atau dunia industri sektor kelautan dan perikanan.

Dokumentasi kegiatan peserta didik di Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Dokumentasi kegiatan peserta didik di Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM).

“Terlebih di era globalisasi, generasi muda hadir sebagai garda terdepan dalam membangun bangsa dan berperan penting dalam memajukan negara, untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ungkap Sjarief.

Baca juga: Menteri KKP Minta Lulusan Sekolah Perikanan Jadi Penyokong Perikanan Domestik

Jalur penerimaan peserta didik baru Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BRSDM

Berdasarkan keterangan tertulis yang Kompas.com terima pada Rabu (12/5/2021), penerimaan peserta didik baru Pusat Pendidikan Kelautan dan Perikanan BRSDM akan dilaksanakan melalui dua jalur, yaitu jalur umum dan jalur khusus.

Jalur umum terbuka untuk pendaftar yang berasal dari masyarakat umum. Sementara itu, jalur khusus terbuka untuk peserta yang berasal dari anak pelaku utama.

Pelaku utama yang dimaksud adalah nelayan, pelaku budi daya ikan, pengolah ikan, petambak garam, dan pemasar perikanan.

Adapun pada tahun akademik 2021/2022, KKP memberikan kesempatan yang lebih besar kepada anak pelaku utama untuk mengikuti pendidikan di lingkungan KKP, yaitu sebanyak 55 persen dari total jumlah peserta didik yang diterima.

Baca juga: KKP Bebaskan 5 Nelayan RI yang Ditangkap Aparat Malaysia

Nantinya, para peserta yang sudah mendaftar akan melewati berbagai tahapan penerimaan peserta didik baru. Mulai dari seleksi akademik, seleksi fisik, seleksi kesehatan, sampai tahap seleksi wawancara.

Untuk informasi lebih lanjut terkait penerimaan peserta didik baru KKP tahun akademik 2021/2022, calon peserta didik baru dapat mengakses laman http://pentaru.kkp.go.id/

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Optimalkan Hasil Panen Udang, KKP akan Buat Standarisasi Pengelolaan Tambak Super-Insentif
Optimalkan Hasil Panen Udang, KKP akan Buat Standarisasi Pengelolaan Tambak Super-Insentif
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku "Kampung Perikanan Budi Daya"
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sidang dengan Komnas Kajiskan, BRSDM KKP Bahas Estimasi Stok Sumber Daya Ikan
Sidang dengan Komnas Kajiskan, BRSDM KKP Bahas Estimasi Stok Sumber Daya Ikan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan Prancis Apresiasi Kerja Sama Riset Kelautan dengan BRSDM KKP
Menteri Kelautan Prancis Apresiasi Kerja Sama Riset Kelautan dengan BRSDM KKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Optimistis KKP Bisa Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan
Menteri Trenggono Optimistis KKP Bisa Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Peringati Hari Laut Sedunia, Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Laut
Peringati Hari Laut Sedunia, Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Laut
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Begini Peran Penting Perguruan Tinggi Wujudkan SDGs
Begini Peran Penting Perguruan Tinggi Wujudkan SDGs
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Komisi IV DPR RI Dukung Poltek KP Karawang Jadi Kampus Eduwisata dan Pusat Inovasi
Komisi IV DPR RI Dukung Poltek KP Karawang Jadi Kampus Eduwisata dan Pusat Inovasi
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Penelitian KKP Hasilkan “Mustika”, Ikan Mas yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit
Penelitian KKP Hasilkan “Mustika”, Ikan Mas yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dorong Produktivitas Budidaya Perikanan di Pasaman, KKP Galakkan Program Pakan Mandiri
Dorong Produktivitas Budidaya Perikanan di Pasaman, KKP Galakkan Program Pakan Mandiri
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Perikanan Budidaya, KKP Latih Masyarakat Banten dan Jatim
Kembangkan Perikanan Budidaya, KKP Latih Masyarakat Banten dan Jatim
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidayakan Ikan Gurami BIMA
Menteri Trenggono Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidayakan Ikan Gurami BIMA
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kunjungi Poltek KP Pariaman, Menteri Trenggono Minta Generasi Muda Bangun Jiwa Wirausaha
Kunjungi Poltek KP Pariaman, Menteri Trenggono Minta Generasi Muda Bangun Jiwa Wirausaha
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dorong Ekonomi Masyarakat, Menteri KP Minta Aktivitas Usaha di PPS Bungus Ditingkatkan
Dorong Ekonomi Masyarakat, Menteri KP Minta Aktivitas Usaha di PPS Bungus Ditingkatkan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota, BRPI Budidayakan Gurame Hibrida Unggul
Kembangkan Perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota, BRPI Budidayakan Gurame Hibrida Unggul
Kementerian Kelautan dan Perikanan