Di Hadapan Perwakilan ASEAN dan Jepang, KKP Perkenalkan "E-Jaring"

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Rabu, 12 Mei 2021
Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja saat menjadi Delegasi Indonesia dalam acara The 53rd South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) Council Meeting yang dilaksanakan secara daring pada Senin (11/5/2021).Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja saat menjadi Delegasi Indonesia dalam acara The 53rd South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) Council Meeting yang dilaksanakan secara daring pada Senin (11/5/2021).

KOMPAS.com – Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja memperkenalkan platform pelatihan bernama E-Jaring.

Sjarief Widjaja memperkenalkan platform itu dalam The 53rd South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) Council Meeting yang diselenggarakan secara daring pada Senin (11/5/2021). Acara ini merupakan kelanjutan dari tanggal 27-28 April 202.

"E-Jaring merupakan pembelajaran daring perikanan yang menyediakan berbagai pelatihan untuk pengembangan kompetensi masyarakat kelautan dan perikanan," kata Sjarief dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (12/5/2021).

Platform tersebut, lanjut Sjarief, telah dijalankan selama hampir satu tahun. Selama pandemi Covid-19, E-Jaring sudah memfasilitasi 42.000 stakeholder perikanan dalam pengembangan pengetahuan dan peningkatan jiwa kewirausahaan bidang perikanan.

Baca juga: KKP Bebaskan 5 Nelayan RI yang Ditangkap Aparat Malaysia

Adapun pelatihan yang dilakukan KKP kepada masyarakat terdiri dari bidang perikanan tangkap, perikanan budidaya, permesinan perikanan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, kewirausahaan, konservasi, dan lainnya.

Tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat, pelatihan ini juga ditujukan untuk aparatur di sektor kelautan dan perikanan.

Sjarief menyatakan, pihaknya siap untuk bertukar informasi dan pengalaman dengan negara-negara Asia Tenggara seputar platform pelatihan digital tersebut.

Dokumentasi Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja bersama jajaran KKP saat mengikuti acara The 53rd South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) Council Meeting secara daring pada Senin (11/5/2021).Dok. Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan Dokumentasi Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sjarief Widjaja bersama jajaran KKP saat mengikuti acara The 53rd South East Asian Fisheries Development Center (SEAFDEC) Council Meeting secara daring pada Senin (11/5/2021).

Baca juga: KKP Lepasliarkan 21.000 Benih Lobster Sitaan Selundupan ke Vietnam

Ia pun mendorong agar SEAFDEC melakukan pengembangan platform pelatihan di bidang kelautan dan perikanan.

Salah satu pelatihan yang dimaksud adalah pelatihan untuk meningkatkan kapasitas para inspektur perikanan.

Hal itu bertujuan untuk mendukung isu port state measure agreement (PSMA) sebagai salah satu topik utama yang dibahas dalam council meeting.

Terkait isu tersebut, Sjarief selaku Delegasi Indonesia menyampaikan perkembangan kesiapan implementasi PSMA di Indonesia, berdasarkan pelabuhan yang telah ditentukan.

Sementara itu, tentang isu regional fishing vessel records (RFVR), Sjarief mengutarakan intervensi Indonesia, agar SEAFDEC fokus dalam mendorong implementasi penguatan RFVR di atas 24 meter secara optimal.

Baca juga: KKP Ungkap Cara Agar Ekspor Perikanan Indonesia Diterima Negara Tujuan

“Terhadap inisiasi RFVR di bawah 24 meter, Indonesia berpandangan hal tersebut tidak efektif, karena kapal berukuran di bawah 24 meter adalah mayoritas kapal skala kecil yang beroperasi di perairan teritorial untuk mata pencaharian, bukan skala industri,” tegasnya.

Hal tersebut disampaikan, karena saat ini tidak semua negara anggota SEAFDEC melaksanakan pembaharuan data kapal perikanannya secara reguler di RFVR, mengingat adanya perbedaan gap dan jumlah armada kapal perikanan.

Lebih lanjut, Sjarief mengungkapkan pentingnya komitmen dan kolaborasi aktif seluruh negara anggota SEAFDEC dalam implementasi Resolution and Plan of Action Sustainable Fisheries for Food Security for the ASEAN Region Towards 2030 (RES&POA-2030).

Adapun dokumen tersebut sudah disahkan di tingkat ASEAN dan menjadi panduan bagi negara anggota dalam kerja sama regional bidang kelautan dan perikanan hingga 2030.

Baca juga: Sempat Dikejar, 2 Kapal Illegal Fishing Asal Vietnam Ditangkap KKP

Sjarief juga menyampaikan usulan terkait perubahan program Regional Fisheries Policy Network (RFPN) menjadi Regional Capacity Building Network (RECAB).

Perubahan tersebut mengacu pada penugasan satu orang pegawai sebagai fasilitator di Sekretariat SEAFDEC selama satu tahun, diubah menjadi program peningkatan kapasitas tematik di sektor perikanan pada 2022-2024.

Dalam hal itu, ungkap Sjarief, Indonesia mendorong agar SEADEC tetap mempertahankan program RFPN.

Sebagai informasi, SEAFDEC merupakan agenda rutin tahunan yang dihadiri oleh seluruh Council Director dari 10 negara Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) yang ditambah Jepang dan departemen SEAFDEC.

SEAFDEC Council Meeting diadakan dengan tujuan mengesahkan kebijakan yang sudah dibahas di tingkat teknis.

Adapun dalam acara The 53rd SEAFDEC Council Meeting kali ini, terdapat beberapa hal yang dibahas, termasuk pembahasan inisiatif pencegahan aktivitas illegal, unreported, and unregulated (IUU)fishing.

Inisiatif aktivitas IUU fishing tersebut meliputi RFVR, implementasi PSMA, dan Electronic ASEAN Catch Documentation Scheme (E-ACDS).

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Optimalkan Hasil Panen Udang, KKP akan Buat Standarisasi Pengelolaan Tambak Super-Insentif
Optimalkan Hasil Panen Udang, KKP akan Buat Standarisasi Pengelolaan Tambak Super-Insentif
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku
Dukung 3 Program Prioritas Menteri KKP, BRSDM Luncurkan Buku "Kampung Perikanan Budi Daya"
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sidang dengan Komnas Kajiskan, BRSDM KKP Bahas Estimasi Stok Sumber Daya Ikan
Sidang dengan Komnas Kajiskan, BRSDM KKP Bahas Estimasi Stok Sumber Daya Ikan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan Prancis Apresiasi Kerja Sama Riset Kelautan dengan BRSDM KKP
Menteri Kelautan Prancis Apresiasi Kerja Sama Riset Kelautan dengan BRSDM KKP
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Optimistis KKP Bisa Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan
Menteri Trenggono Optimistis KKP Bisa Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Peringati Hari Laut Sedunia, Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Laut
Peringati Hari Laut Sedunia, Menteri Trenggono Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Laut
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Begini Peran Penting Perguruan Tinggi Wujudkan SDGs
Begini Peran Penting Perguruan Tinggi Wujudkan SDGs
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Komisi IV DPR RI Dukung Poltek KP Karawang Jadi Kampus Eduwisata dan Pusat Inovasi
Komisi IV DPR RI Dukung Poltek KP Karawang Jadi Kampus Eduwisata dan Pusat Inovasi
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Penelitian KKP Hasilkan “Mustika”, Ikan Mas yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit
Penelitian KKP Hasilkan “Mustika”, Ikan Mas yang Tumbuh Cepat dan Tahan Penyakit
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dorong Produktivitas Budidaya Perikanan di Pasaman, KKP Galakkan Program Pakan Mandiri
Dorong Produktivitas Budidaya Perikanan di Pasaman, KKP Galakkan Program Pakan Mandiri
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Perikanan Budidaya, KKP Latih Masyarakat Banten dan Jatim
Kembangkan Perikanan Budidaya, KKP Latih Masyarakat Banten dan Jatim
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Trenggono Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidayakan Ikan Gurami BIMA
Menteri Trenggono Dorong Pemkab Limapuluh Kota Budidayakan Ikan Gurami BIMA
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kunjungi Poltek KP Pariaman, Menteri Trenggono Minta Generasi Muda Bangun Jiwa Wirausaha
Kunjungi Poltek KP Pariaman, Menteri Trenggono Minta Generasi Muda Bangun Jiwa Wirausaha
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Dorong Ekonomi Masyarakat, Menteri KP Minta Aktivitas Usaha di PPS Bungus Ditingkatkan
Dorong Ekonomi Masyarakat, Menteri KP Minta Aktivitas Usaha di PPS Bungus Ditingkatkan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Kembangkan Perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota, BRPI Budidayakan Gurame Hibrida Unggul
Kembangkan Perikanan di Kabupaten Limapuluh Kota, BRPI Budidayakan Gurame Hibrida Unggul
Kementerian Kelautan dan Perikanan