Lewat Digiers Day, Kemenkominfo Hadirkan Terobosan Peningkatan Kompetensi Talenta Digital

Kompas.com - 22/12/2022, 10:23 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menghadirkan terobosan untuk masyarakat yang telah mengikuti pelatihan pengembangan talenta digital atau digiers.

Terobosan tersebut diwujudkan dalam kegiatan bertajuk Digiers Day yang berlangsung di Ballroom Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2022).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkominfo Hary Budiarto mengatakan, para digiers akan dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan sebelum memasuki dunia pekerjaan lewat kegiatan Digiers Day.

“Hari ini adalah klimaksnya. Hari bahagia dinamakan sebagai Digiers Day, yaitu hari untuk para talenta digital,” jelasnya seperti dikutip dalam Kominfo.go.id, Kamis (22/12/2022).

Hary menjelaskan bahwa digiers selama ini sudah mengikuti pelatihan, melaksanakan atau belajar di bidang digital.

Baca juga: Jaksa Hadirkan Ahli ITE dan Ahli Digital Forensik di Sidang Baiquni Wibowo Hari Ini

Untuk itu, adanya Digiers Day diharapkan dapat memperkenalkan informasi dan peluang pekerjaan setelah berhasil melewati rangkaian pelatihan.

Menurut Hary, kegiatan Digiers Day menjadi wahana pertemuan alumni sekaligus informasi mengenai peluang kerja dan mengembangkan talenta.

“Untuk yang ingin bekerja kami sediakan lowongan pekerjaan (loker). Bagi mereka yang ingin meningkatkan kompetensinya, kami sediakan berbagai macam media yang ada,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, lanjut dia, juga disampaikan tentang metaverse. Dari penyampaian ini disimpulkan bahwa para talenta dan anak muda bisa menelusuri metaverse pada 2023.

Dengan begitu, mereka tidak perlu belajar melalui media online atau video conference maupun bertemu langsung.

Adapun wahana metaverse yang disediakan, mencakup penyediaan modul, simulasi, dan informasi pencarian pekerjaan.

Baca juga: 9 Pekerjaan Paling Dibutuhkan Tahun 2030, Mahasiswa Harus Tahu

“Jadi itu adalah terobosan-terobosan dari Kemenkominfo untuk memberikan pelayanan terbaik di dalam pengembangan SDM digital atau penyediaan talenta digital,” ucap Hary.

Digital Talent Scholarship

Pada kesempatan tersebut, Hary menjelaskan, Kemenkominfo telah menginisiasi Digital Talent Scholarship sebagai salah satu program pengembangan SDM digital.

Digital Talent Scholarship memberikan beasiswa bagi anak bangsa agar memiliki skill dan kompetensi bidang teknologi digital.

“Saat ini kami sudah memasuki era digital, era industri 4.0, dan memasuki masyarakat digital 5.0. Maka dari itu, talenta digital sangat diperlukan. Kami tidak lagi melakukan digitasi atau digitalisasi, tetapi kami melakukan transformasi digital,” jelas Hary.

Hary mengungkapkan bahwa transformasi digital bertujuan untuk mengubah pola pikir konvensional menjadi pola pikir berbasis teknologi digital.

Baca juga: Manfaatkan Teknologi Digital, Pemkab Bekasi Raih Penghargaan AJEG Jabar 2022

Oleh karena itu, sebut dia, kompetensi setiap peserta DTS akan ditingkatkan agar memiliki pola pikir baru.

“Transformasi digital menuntut suatu kompetensi yang lebih dari biasanya. Siapa yang tidak mengikuti maka akan mengalami disruption, itu adalah karakteristik dari transformasi digital. Dengan begitu, mau tidak mau kami harus mengikuti kemajuan dan perkembangan teknologi digital,” tutur Hary.

Selama 2022, lanjut dia, Kemenkominfo menyediakan beasiswa pelatihan digital untuk 200.000 orang talenta digital, baik dari tingkat basic skills, intermediate hingga advance.

Hary berharap, pelatihan tersebut akan terus mendorong terciptanya talenta digital pada tahun-tahun mendatang.

Baca juga: Tim Hibah PKM Uhamka Gelar Pelatihan bagi Petani Milenial Desa Hariang Lebak

“Pada 2023 kami mengharapkan para mitra bisa mendefinisikan, kemudian kami bisa membuka pelatihan baru. Kami seleksi para peserta pelatihan tersebut siapa yang berhak untuk bisa masuk langsung bekerja,” jelasnya.

“Jadi tidak seperti yang sekarang, kami buka bursa kemudian interview di akhir. Akan tetapi, hal ini akan dilakukan pada saat pelatihan itu dilaksanakan,” sambung Hary

 

Terkini Lainnya
Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi
Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Komdigi
Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Komdigi
Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Komdigi
Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Komdigi
Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Komdigi
Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Komdigi
Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Komdigi
Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Komdigi
Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Komdigi
Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Komdigi
PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

Komdigi
Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Komdigi
Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Komdigi
Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Komdigi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com