Sekjen Kemenkominfo Ajak Delegasi G20 Kunjungi Pameran Transformasi Digital Indonesia

Kompas.com - 30/08/2022, 09:29 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Mira Tayyiba mengajak delegasi negara anggota G20 menyaksikan pembukaan showcase Industry Task Force (ITF) G20 Digital Economy Working Group ( DEWG).

“Saya juga ingin mengajak para delegasi menghadiri pembukaan pameran ITF DEWG yang akan menampilkan gambaran transformasi digital Indonesia di berbagai sektor,” ujarnya. 

Chair of DEWG itu mengatakan tersebut dalam acara makan malam pembuka yang diselenggarakan di Unity Garden Mulia Resort Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (28/08/2022). 

Mira mengatakan, ajang pameran tersebut dapat menjadi platform untuk memfasilitasi negara anggota dan ITF-DEWG berinteraksi, berjejaring, serta membuka peluang untuk memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan yang lebih kuat.  

Dia pun mengajak para delegasi berkunjung ke berbagai stan penyelenggara platform digital yang dibuka selama pelaksanaan Pertemuan DEWG dan Pertemuan Tingkat Menteri G20 Bidang Digital. 

Baca juga: Jelang Puncak Pertemuan DEWG G20, Indonesia Dorong Konsensus Tata Kelola Ekosistem Digital Pascapandemi

“Beberapa stan juga akan menyediakan permainan interaktif yang dapat dimainkan oleh kita semua, untuk melepas penat dan mengistirahatkan pikiran sejenak dari diskusi yang panjang,” jelasnya dilansir dari kominfo.go.id, Minggu.

Selama pelaksanaan Pertemuan Kelompok Kerja Ekonomi Digital keempat atau the 4th G20 DEWG Meeting, ITF DEWG mempertunjukkan adopsi teknologi digital Indonesia kepada seluruh delegasi dari negara anggota G20. 

Dalam showcase tersebut, ITF akan menampilkan gambaran transformasi digital Indonesia dari berbagai sektor yang meliputi empat pilar transformasi digital, yaitu infrastruktur digital (digital infrastructure), pemerintahan digital (digital governance), ekonomi digital (digital economy), dan masyarakat digital (digital society) melalui 12 stan dari 12 perusahaan dan 2 instansi pemerintah.

Selama pelaksanaan DEWG, pelaku industri melalui ITF DEWG telah dilibatkan dan berkontribusi terhadap berbagai rangkaian kegiatan DEWG.

Baca juga: Menkominfo Berharap Pertemuan Ke-3 DEWG G20 Bahas 3 Deliverablesi

Para pelaku berpartisipasi di berbagai side event berupa lokakarya, pameran digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM), teknologi futuristik, serta menyelenggarakan kegiatan pendukung, di antaranya webinar, media briefing, dan sharing session

Selain penyelenggaraan kegiatan yang bersifat substantif, ITF DEWG juga menyuguhkan pengalaman teknologi yang interaktif dan futuristik bagi seluruh delegasi dan tamu undangan.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut merupakan bentuk dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam melakukan percepatan transformasi digital. 

Dalam hal ini, Presidensi G20 Indonesia terus mendorong diskusi, negosiasi, sekaligus kolaborasi digital antara negara-negara anggota G20 melalui G20 DEWG.

Salah satu bentuk kolaborasi untuk pengembangan ekosistem digital nasional adalah dengan keterlibatan pelaku industri.

Sebagai wadah bagi para pelaku industri penyelenggara platform digital di Indonesia, baik yang berskala nasional maupun multinasional, ITF DEWG pun berpartisipasi dalam kesuksesan penyelenggaraan DEWG. 

Baca juga: Majukan Kolaborasi, Indonesia Fasilitasi DEWG Gelar Lokakarya Bahas Pemanfaatan Data

Selain itu, ITF DEWG bertujuan berkolaborasi mendukung pemerintah mewujudkan transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berkelanjutan.  

Adapun ITF DEWG dibuka Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johnny G Plate.

Terkini Lainnya
Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi
Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Komdigi
Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Komdigi
Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Komdigi
Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Komdigi
Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Komdigi
Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Komdigi
Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Komdigi
Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Komdigi
Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Komdigi
Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Komdigi
PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

Komdigi
Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Komdigi
Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Komdigi
Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Komdigi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com