Meski di Tengah Pandemi, Ketua KONI Percaya PON XX Papua Bisa Jadi Momentum Kebangkitan Bersama

Kompas.com - 14/07/2021, 20:13 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Pusat, Letnan Jenderal (Letjen) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Purnawirawan (Purn) Marciano Norman berharap, Pekan Olahraga Nasional ( PON) XX Papua 2021 bisa menjadi momentum kebangkitan bersama untuk pulih di tengah pandemi Covid-19.

“Meskipun PON ke-20 digelar di tengah pandemi, antusias dan semangat untuk menyelenggarakan ajang olahraga tersebut tidak pernah padam,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (14/7/2021).

Seperti diketahui, pekan olahraga yang dilaksanakan empat tahun sekali tersebut akan digelar mulai Sabtu (2/10/2021) hingga Jumat (15/10/2021) di Provinsi Papua.

Untuk lokasi penyelenggaraan PON XX sendiri akan dilaksanakan di empat klaster, yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika.

Baca juga: Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh berbagai pihak demi kesuksesan PON XX, mulai dari sisi infrastruktur venue hingga media promosi, Oleh panitia, semuanya telah digarap secara totalitas.

Untuk itu, Marciano ikut mendorong agar semangat PON XX Papua disampaikan melalui berbagai cara. Salah satunya dengan berbagi informasi positif yang menggugah semangat dan optimisme masyarakat

“Gema PON XX 2021 Papua ini harus didengar di seluruh Indonesia. Tujuannya agar masyarakat dapat mengikuti apa yang telah dilakukan atlet-atlet daerah mereka,” ujarnya.

Baca juga: Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Semangat PON XX Papua 2021 digaungkan lewat poster

Dalam kesempatan tersebut, Marciano mengatakan, media poster menjadi salah satu metode untuk meramaikan gema PON XX Papua.

Ia mengaku, panitia PON XX telah merilis sejumlah media promosi seperti poster sebagai representasi ajang olahraga bergengsi di Indonesia ini.

“Semua poster PON XX Papua 2021 merepresentasikan bahwa PON merupakan ajang olahraga paling bergengsi di Indonesia,” ujar Marciano.

Ia menambahkan, poster-poster yang digarap memiliki visual apik dan menarik. Tak hanya itu, background poster juga mengambil latar belakang kekayaan alam dan keindahan infrastruktur Tanah Papua.

Baca juga: Inpres Tak Cukup Benahi Infrastruktur Papua, Wempi Usul Pembentukan Badan Otorita

Salah satu promo tematik Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Provinsi Papua.DOK. Humas Kemenkominfo Salah satu promo tematik Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Provinsi Papua.

“Misalnya, poster cabang olahraga sepak bola dilengkapi dengan elemen cahaya. Gambar ini merepresentasikan harapan yang akan dicapai di PON XX Papua,” imbuh Marciano.

Untuk latar belakang yang diambil, yaitu keindahan wisata alam Lembah Baliem di Kabupaten Jayawijaya. Adapun maksud background itu untuk menambah tampilan visual menjadi lebih menarik.

Selain sepak bola, Marciano menjelaskan, terdapat poster cabang olahraga aerosport yang sedang mengudara di atas Jembatan Youtefa, Kota Jayapura.

“Poster ini mampu memvisualisasikan bagaimana kompetisi olahraga di Provinsi Papua nantinya akan berjalan sangat menarik karena keindahan alam dan panorama yang disajikan,” ucapnya.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pentingnya Kompetisi Olahraga Bergulir Kembali

Tak hanya itu, lanjut Marciano, ada pula poster dengan latar belakang Stadion Lukas Enembe.

Stadion Lukas Enembe merupakan venue andalan PON Papua. Stadion ini sekaligus bentuk representasi bahwa Provinsi Papua memiliki kesiapan infrastruktur yang megah dan memadai.

Adapun bagi Anda yang ingin melihat berbagai poster dan mengikuti perkembangan serta informasi terbaru dari PON ke-20 dapat mengunjungi media sosial (medsos) atau website PON XX Papua 2021.

 

Terkini Lainnya
Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi Operasikan Posko Nataru, Pastikan Publik Tetap Terkoneksi Selama Libur Akhir Tahun

Komdigi
Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Sinyal Kembali Menyala, Warga Aceh Tamiang Kembali Terhubung dengan Keluarga

Komdigi
Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Jaga Data Warga, Komdigi Perkuat Pengawasan dan Kepatuhan Pelindungan Data Pribadi

Komdigi
Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Tanggap Bencana Aceh Tamiang, Menkomdigi Hadir dengan Bantuan dan Sapaan Penuh Empati

Komdigi
Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Aktivitas Internet Terus Melonjak, Komdigi Perkuat Pengawasan Ruang Digital

Komdigi
Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Konsisten 8 Tahun Berturut-turut, Kementerian Komdigi Raih Predikat Badan Publik Informatif

Komdigi
Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Inovasi Layanan Publik Digital Antarkan Menkomdigi Raih OPSI KIPP 2025

Komdigi
Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Tekan Pemalsuan Identitas, Indonesia Perlu Terapkan Teknologi Biometrik Nasional “Face Recognition

Komdigi
Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Registrasi Kartu SIM Berbasis “Face Recognition” Dinilai Mampu Tutup Celah Kejahatan Digital

Komdigi
Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Indonesia Terapkan PP Tunas, Ini Kelebihannya Dibanding Regulasi Keamanan Digital Anak di Negara Lain

Komdigi
Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Upaya Pemerintah Cegah Candu Digital: Tunggu Anak Siap Sesuai Perkembangannya

Komdigi
PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

PP Tunas: Batasi Akses Anak di Ruang Digital, Lindungi dari Cyberbullying dan Paparan Konten Negatif

Komdigi
Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Stop Kekerasan di Ruang Digital, Saatnya Kolaborasi untuk Masa Depan Anak Indonesia

Komdigi
Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Berakhirnya Era “Safe Harbor”, Platform Digital Terancam Sanksi Jika Tak Ramah Anak

Komdigi
Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Kolaborasi Humas Kunci Bangun Kepercayaan Publik, Menkomdigi: Humas adalah Navigator Kebenaran di Tengah Kebisingan Digital

Komdigi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com