Tinjau Jalinsum, Dirjen Bina Marga Pastikan Penanganan Jalan Dipercepat

Kompas.com - 12/05/2026, 15:55 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Roy Rizali Anwar meninjau ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) koridor Lubuk Linggau hingga batas Provinsi Jambi, Jumat (8/5/2026).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah untuk memastikan percepatan penanganan jalan usai kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas Maur-Terawas, Rabu (6/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Roy turut menyampaikan belasungkawa kepada para korban kecelakaan. Ia menekankan pentingnya sinergi pengawasan antarinstansi untuk mencegah kejadian serupa.

Baca juga: Kiat Aman di Jalinsum: Pandangan Jauh dan Jangan Grasah-Grusuh

“Ke depan, perlu ditingkatkan kembali pengawasan dari sektor jalan, kepolisian lalu lintas, maupun operasional kendaraan pengangkut barang dan penumpang,” ungkap Roy dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (12/5/2026).

Terkait penyebab pasti kecelakaan, Roy mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil investigasi resmi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan kepolisian.

Perbaikan ruas Maur-Terawas

Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar meninjau ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) koridor Lubuk Linggau hingga batas Provinsi Jambi, Jumat (8/5/2026).
Dok. Kementerian PU Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar meninjau ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) koridor Lubuk Linggau hingga batas Provinsi Jambi, Jumat (8/5/2026).

Ruas Maur–Terawas, yang menjadi lokasi kecelakaan, merupakan bagian dari Jalinsum sepanjang 35,98 kilometer (km) dengan lebar rata-rata 5,6 meter.

Secara keseluruhan, koridor Lubuk Linggau hingga batas Jambi memiliki total panjang 98 km dengan tingkat kemantapan jalan nasional mencapai 91 persen.

Direktur Preservasi Jalan dan Jembatan Wilayah I Ditjen Bina Marga Hendro Satrio mengatakan bahwa Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan (Sumsel) telah melakukan preservasi ruas tersebut secara intensif pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Baca juga: Jasa Marga Kebut Preservasi Jalan Tol, Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Nyaman

Namun, tingginya intensitas hujan dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan sejumlah titik lubang baru kembali muncul dan kini tengah ditangani secara lebih lanjut.

“Kami sudah lihat kondisinya sepanjang ruas jalan ini. Kami melihat memang ada beberapa lubang yang ada di lokasi, namun lubangnya kecil-kecil dan tidak dalam. Namun, tetap menjadi perhatian untuk segera dilakukan penanganan dan perbaikan,” jelas Hendro. 

Ia menilai, percepatan penanganan yang dilakukan BBPJN Sumsel menggunakan material aspal karet dan cold paving hot mix asbuton (CPHMA) telah sesuai arahan Dirjen Bina Marga.

“Insyaallah dalam beberapa hari ini akan segera kami tambal semua lubang lubangnya,” tegas Hendro.

Ditjen Bina Marga berkomitmen akan terus mempercepat penanganan Jalinsum koridor Lubuk Linggau hingga batas Jambi demi menjaga kualitas layanan jalan nasional serta mendukung kenyamanan pengguna jalan.

Baca juga: Perbaikan KM 28 Tol Japek, JTT Imbau Pengguna Jalan Tetap Hati-hati

Terkini Lainnya
Tinjau Jalinsum, Dirjen Bina Marga Pastikan Penanganan Jalan Dipercepat

Tinjau Jalinsum, Dirjen Bina Marga Pastikan Penanganan Jalan Dipercepat

Kementerian PU
Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kementerian PU
Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Kementerian PU
Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Kementerian PU
Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Kementerian PU
Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU
Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Kementerian PU
Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Kementerian PU
Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU
80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

Kementerian PU
Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Kementerian PU
Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Kementerian PU
Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU
Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Kementerian PU
Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Kementerian PU
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com