Kemensos Gandeng Kemendikdasmen dan BPS, Salurkan Bansos untuk Guru Non-ASN dan Non-Sertifikasi

Kompas.com - 27/02/2025, 09:36 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam agenda rapat soal DTSEN bersama BPS di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (26/2/2025).DOK. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam agenda rapat soal DTSEN bersama BPS di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

KOMPAS.com - Kementerian Sosial ( Kemensos) berkolaborasi atau menggandeng Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dan Badan Pusat Statistik ( BPS) dalam mengonsolidasikan data guru non-ASN dan non-sertifikasi, yang akan menjadi penerima bansos dari presiden.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) menuturkan, kolaborasi itu diperlukan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) agar tepat sasaran. 

Baca juga: Penyaluran Bansos Berdasarkan DTSEN Dimulai Akhir Maret 2025

Gus Ipul mengatakan, kolaborasi Kemensos dengan Kementerian Dikdasmen dan BPS dalam memadankan data guru untuk bansos juga menjadi bagian dari pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ( DTSEN).

"Data harus satu pintu, sehingga bisa disediakan data yang solid," katanya dalam siaran pers, Kamis (27/2/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Ipul dalam agenda rapat soal DTSEN bersama BPS di Kantor Kemensos, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Kolaborasi untuk pastikan keakuratan data

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa pemadanan data guru melibatkan berbagai informasi penting, seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), status sertifikasi, serta status kepegawaian.

Komunikasi antara BPS, Kemensos, dan Dikdasmen sangat diperlukan untuk memastikan keakuratan data tersebut.

"BPS memiliki tugas melakukan pembinaan data sektoral. Ke depan, kami mengarahkan setiap kementerian untuk melengkapi datanya," kata Amalia.

Baca juga: Kemensos dan BPS Lakukan Ground Check Keakuratan DTSEN

Ia juga menegaskan, pemadanan data berbasis NIK tunggal di DTSEN memungkinkan pemerintah untuk menghindari duplikasi data penerima bansos. 

"Dengan DTSEN, kami bisa membersihkan data dan buat lebih bagus (menyempurnakannya)," ucap Amalia. 

Kolaborasi antarkementerian dan lembaga ini, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung program Presiden RI Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya bansos bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk guru non-ASN dan non-sertifikasi yang bekerja di bawah naungan Kementerian Dikdasmen dan Kementerian Agama (Kemenag).

"BPS membantu menyiapkan datanya," imbuh Amalia.

Terkini Lainnya
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Kemensos
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Kemensos
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Kemensos
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Kemensos
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Kemensos
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Kemensos
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Kemensos
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Kemensos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Kemensos
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Kemensos
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Kemensos
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
Kemensos
Siaga Bencana, Kemensos Sumbang Bantuan Logistik Senilai Rp 2 Miliar di Palembang
Siaga Bencana, Kemensos Sumbang Bantuan Logistik Senilai Rp 2 Miliar di Palembang
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke