Kemensos dan BPS Lakukan Ground Check Keakuratan DTSEN

Kompas.com - 26/02/2025, 13:22 WIB
A P Sari,
Dwi NH

Tim Redaksi

Mensos Gus Ipul saat sosialisasi ground check di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (26/2/2025).DOK. Kemensos Mensos Gus Ipul saat sosialisasi ground check di Kantor BPS, Jakarta, Rabu (26/2/2025).

KOMPAS.com - Kementerian Sosial ( Kemensos) dan Badan Pusat Statistik ( BPS) mulai melakukan ground check untuk memastikan keakuratan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional ( DTSEN).

Pengecekan lapangan itu melibatkan para pendamping Program Keluarga Harapan ( PKH), BPS, dan Dinas Sosial (Dinsos) di seluruh Indonesia.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) mengatakan, ground check dilakukan untuk memastikan keberadaan KPM dan melengkapi profil sosial ekonomi mereka.

"DTESN bersifat dinamis, sehingga pemutakhiran menjadi kunci agar data ini tetap akurat dan relevan," ungkapnya lewat siaran pers, Rabu (26/2/2025).

Gus Ipul menekankan pentingnya peran para pendamping PKH dalam pemutakhiran tersebut.

Baca juga: Pengusaha Bali Berdayakan Penyandang Disabilitas, Mensos Gus Ipul Berikan Apresiasi

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul saat sosialisasi ground check di Kantor BPS, Jakarta, Rabu. Kegiatan ini dihadiri oleh para pendamping PKH, pejabat BPS, dan dinas sosial (Dinsos) secara daring.

Ia menilai, pendamping PKH merupakan ujung tombak dalam melakukan cross check verifikasi data serta memfasilitasi pemutakhiran data di tingkat akar rumput.

"Tugas para pendamping PKH dalam pemutakhiran DTSEN meliputi pelaksanaan ground check untuk melengkapi variabel data, memeriksa keberadaan KPM atau penerima manfaat (PM) aktif atau tidak aktif, serta melengkapi isian variabel untuk dasar pemeringkatan yang telah ditetapkan oleh BPS," tutur Gus Ipul.

Kemudian, sebut dia, pendamping PKH bertugas melakukan verifikasi lapangan terhadap usul dan sanggah masyarakat. Mereka juga memanfaatkan DTSEN untuk mendampingi KPM lebih efektif.

Baca juga: Mensos Gus Ipul Prihatin Lihat Sampah Cemari Kawasan Mangrove di Tahura Bali

Oleh karenanya, Gus Ipul menilai, setiap pendamping PKH wajib mengikuti pelatihan ground check pemutakhiran DTSEN agar pemutakhiran data berjalan lancar.

" Pendamping PKH juga wajib ikut dalam pembagian wilayah kerja secara profesional. Kemudian, menjalin komunikasi aktif dengan BPS dan dinas sosial di daerah," ucapnya.

Selanjutnya, kata Gus Ipul, pendamping PKH wajib memberikan data yang sebenar-benarnya, menjaga kekondusifan situasi di lapangan, dan menjalankan tugas dengan semangat dan riang gembira.

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, pihaknya telah melakukan briefing DTSEN terhadap BPS di tingkat kabupaten dan kota di seluruh Indonesia melalui Zoom Meeting pada Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Hadiri Kerja Bakti Massal Mangrove Bali, Mensos Gus Ipul Dorong Masyarakat Jaga Lingkungan

Ia menyebut, BPS juga bakal menyelenggarakan pelatihan bagi 33.603 pendamping PKH pada Kamis (27/2/2025).

"Kemudian Jumat (28/2/2025), kami (menyelenggarakan) pelatihan monitoring dan evaluasi (monev). Nanti para pendamping PKH ini bisa langsung bergerak ke lapangan," ungkap Amalia.

Terkini Lainnya
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Tinjau Korban Banjir di Bekasi, Mensos: Selama di Pengungsian, Kebutuhan Warga Akan Kami Cukupi
Kemensos
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Mensos dan Wamensos Bantu Siapkan Makan Sahur untuk Korban Banjir Bekasi
Kemensos
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Sekolah Rakyat Segera Diluncurkan, Mensos Gus Ipul: Khusus untuk Pelajar Miskin dan Miskin Ekstrem
Kemensos
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Siapkan Pelatihan dan Pendidikan, Mensos Gus Ipul Ajak Penerima Bansos Jadi Mandiri
Kemensos
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Penuhi Kebutuhan Dasar Korban Banjir Jakarta, Bogor, dan Bekasi, Kemensos Gelontorkan Bantuan Rp 2 Miliar
Kemensos
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Bersama BNN, Kemensos Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkotika
Kemensos
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos Salurkan Bantuan Rp 815,5 Juta untuk Korban Banjir di Jakarta
Kemensos
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Rayakan Ramadhan 2025, Mensos Gus Ipul Paparkan Pentingnya Kesalehan Sosial
Kemensos
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos Salurkan Bansos untuk 223 Jiwa Korban Terdampak Banjir Bogor
Kemensos
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Istri Mensos Gus Ipul Dukung Pemberdayaan Komunitas Mangrove di 8 Titik di Indonesia
Kemensos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Mensos Gus Ipul Bantah Anggaran KND Sisa Rp 500 Juta, Efisiensi Tak Ganggu Bansos
Kemensos
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Mensos Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Menambah Aksi Tebar Kebaikan
Kemensos
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Jaga Lingkungan dan Tingkatkan Kesejahteraan Sosial, Kemensos Gelar Aksi Bersih Mangrove di Muara Gembong
Kemensos
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
DTSEN Masuk Tahap Ground Checking, Wamensos Agus Jabo: Ini Langkah Penting Validitas Data
Kemensos
Siaga Bencana, Kemensos Sumbang Bantuan Logistik Senilai Rp 2 Miliar di Palembang
Siaga Bencana, Kemensos Sumbang Bantuan Logistik Senilai Rp 2 Miliar di Palembang
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke