Ciptakan Wirausahawan Baru dan Sukses, Mensos Risma Luncurkan Program Pena Muda

Kompas.com - 03/06/2024, 10:12 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

Menteri Sosial Tri Rismaharini luncurkan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (Pena) Muda secara online melalui platform zoom meeting, Minggu (2/6/2024). Dok. Humas Kemensos Menteri Sosial Tri Rismaharini luncurkan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (Pena) Muda secara online melalui platform zoom meeting, Minggu (2/6/2024).

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meluncurkan program Pahlawan Ekonomi Nusantara (Pena) Muda secara online melalui platform Zoom Meeting, Minggu (2/6/2024).

Dalam kesempatannya, Risma mengatakan bahwa program ini diprioritaskan bagi anak muda berusia 20-30 tahun yang orangtuanya menerima Program Keluarga Harapan (PHK).

“Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat agar keluar dari kemiskinan. Penerimanya bukan hanya mendapatkan bantuan permodalan usaha, tetapi juga pendampingan dalam berusaha, pendampingan dalam pengemasan, serta pemasaran dan literasi keuangan,” ujar Risma melalui siaran persnya, Senin (3/6/2024).

Ia juga menambahkan bahwa tidak ada syarat khusus untuk mengikuti program Pena Muda. Hanya saja, calon peserta akan mengikuti asesmen sebagai tahapan seleksi dalam mengikuti program tersebut.

Baca juga: Cerita Mensos Risma Entaskan Kemiskinan: Saya Tidak Malu Jadi Marketing

“Tidak ada syarat khusus, asalkan memiliki tekad kuat untuk berusaha keluar dari kemiskinan dan berupaya meraih kesuksesan. Saya tahu memang tidak mudah untuk meraih kesuksesan, ada berbagai tantangan yang menghadang. Tapi kalian jangan takut. Kalau jatuh segera bangkit lagi. Jatuh dan gagal lagi, terus bangkit lagi. Begitu seterusnya sampai kegagalan takut mendekati kita,” ujar Risma.

Hingga saat ini, Risma menyebut, sudah ada lebih dari 500 proposal Pena Muda yang lolos quality control.

Seperti diketahui, Kementerian Sosial (Kemensos) telah menggalakkan program Pena yang berhasil melahirkan puluhan ribu wirausahawan sukses, yakni keluarga penerima manfaat (KPM).

Sejak 2023 hingga 30 April 2024, Risma mengatakan, sebanyak 25.360 KPM telah berhasil di graduasi atau tidak lagi bergantung pada bantuan sosial (bansos).

Pasalnya, mereka sudah berhasil menjalankan usahanya sendiri sehingga bisa mendapatkan penghasilan di atas upah minimum kabupaten atau kota (UMK).

Baca juga: Mensos Risma Serahkan Rp 2,6 Miliar untuk Lansia Aceh Utara

Melalui program Pena Muda ini, Risma berharap, dapat menghasilkan lebih banyak lagi KPM yang berhasil menjalankan usahanya sehingga tidak ada lagi yang bergantung pada bansos.

Terkini Lainnya
Ciptakan Wirausahawan Baru dan Sukses, Mensos Risma Luncurkan Program Pena Muda
Ciptakan Wirausahawan Baru dan Sukses, Mensos Risma Luncurkan Program Pena Muda
Kemensos
Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandang Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas
Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandang Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas
Kemensos
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih
Kemensos
Optimalkan Penanganan Bencana, Mensos Risma Uji Coba Jaringan RAPI
Optimalkan Penanganan Bencana, Mensos Risma Uji Coba Jaringan RAPI
Kemensos
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur
Kemensos
Tangani ODGJ di Sumba Timur, Mensos Risma Minta Pemda dan Puskesmas Lakukan Ini
Tangani ODGJ di Sumba Timur, Mensos Risma Minta Pemda dan Puskesmas Lakukan Ini
Kemensos
Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas
Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas
Kemensos
Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru
Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru
Kemensos
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal
Kemensos
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis
Kemensos
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD
Kemensos
Penjelasan Mensos Risma tentang Penanganan Bencana Jadi Kesimpulan Forum Infrastruktur OECD
Penjelasan Mensos Risma tentang Penanganan Bencana Jadi Kesimpulan Forum Infrastruktur OECD
Kemensos
Mensos Risma Bagikan Pengalaman RI Tangani Bencana dalam OECD Infrastructure Forum Paris
Mensos Risma Bagikan Pengalaman RI Tangani Bencana dalam OECD Infrastructure Forum Paris
Kemensos
Kuota Pena 2024 Hanya untuk 8.500 KPM, Mensos Risma Targetkan Graduasi 100.000 KPM
Kuota Pena 2024 Hanya untuk 8.500 KPM, Mensos Risma Targetkan Graduasi 100.000 KPM
Kemensos
Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan
Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke