Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas

Kompas.com - 03/05/2024, 09:06 WIB
Dwi NH,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan keterangan pers usai menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara langsung kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas di Puskesmas Kanatang, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/5/2024).KOMPAS.com/DWI NURHAYATI Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan keterangan pers usai menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara langsung kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas di Puskesmas Kanatang, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/5/2024).

SUMBA TIMUR, KOMPAS.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial (bansos) secara langsung kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas di Puskesmas Kanatang, Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (2/5/2024).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sumba Timur untuk memastikan penanganan ODGJ secara tepat.

Untuk diketahui, berdasarkan data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur, terdapat 419 ODGJ di 22 kecamatan yang ada di wilayah ini.

“Sebetulnya Kementerian Sosial (Kemensos) itu menangani masalah disabilitas. Nah, salah satunya ODGJ. Kok bisa jadi (ODGJ) itu akar masalah (penderita) sebelumnya apa? Akar masalah itu yang saya cari. Kalau pengobatan itu, saya yakin bisa,” ucap Mensos yang akrab disapa Risma ini kepada Kompas.com, Kamis.

“Tadi ada salah satu warga mengaku bahwa eks penderita gangguan mental. Sekarang dia bisa melanjutkan kehidupannya. Penyakit (ODGJ) ini akan kami bantu sembuhkan dan sebetulnya akar masalahnya itu apa? Itu yang kami cari, makanya saya datang (ke Waingapu),” sambungnya.

Baca juga: Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh 80 ODGJ, 14 anak disabilitas dari Panti Asuhan Susteran Alma Bhakti Luhur, 40 orang lanjut usia (lansia), dan lima penyandang disabilitas fisik.

Dalam kegiatan tersebut, Risma menurunkan tim asesmen biopsikososial bersama dokter spesialis jiwa, yaitu Dickson Legoh dan Albert A Maramis. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keseriusannya dalam menangani penyandang disabilitas mental, khususnya di Kabupaten Sumba Timur.

“Ternyata jumlah pasien ODGJ di sini (Waingapu) cukup besar, karena itu kami coba tangani. Saya mengajak dokter dari Kupang dan Jakarta untuk membantu bagaimana penanganan kasus ODGJ di Kabupaten Sumba Timur,” imbuhnya.

Risma melalui jajarannya juga memberikan bantuan berupa hygiene kit kepada 38 orang eks kusta, serta bantuan pemenuhan hidup layak dan prakondisi pembebasan pasung

Bantuan yang digelontorkan Mensos Risma

Sebelumnya, Bupati Sumba Timur Khristofel Praing mengungkapkan berbagai bantuan yang telah diberikan Mensos Risma sejak 2022 sampai 2023 kepada warganya.

Pertama memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi 7.924 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan jumlah Rp 600.000 per KPM untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin rentan dan rentan miskin,” imbuhnya. 

Kedua, lanjut Khristofel, pemberian bantuan beras untuk 14.000 KPM akibat dampak El Nino dengan jumlah 20 kilogram per-KPM. 

Ketiga, memberikan makanan tambahan untuk anak gizi buruk dan stunting, bantuan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) bagi masyarakat yang belum ter-cover dalam Penerima

Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), beasiswa bagi anak berprestasi, dan bantuan bagi disabilitas fisik dan lain-lain.

“Selanjutnya (keempat), memberikan bantuan kepada para petani hingga kelompok usaha guna meningkatkan pendapatan masyarakat,” ucap Khristofel.

Baca juga: Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan

Bantuan yang diberikan berupa mesin pompa air sebanyak 132 unit untuk kelompok tani, perahu 50 unit dan 30 ketinting untuk kelompok nelayan, 1.440 ekor kambing untuk 240 kelompok Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), alat pertukangan untuk 31 kelompok usaha, 30 kelompok usaha perbengkelan, dan berbagai latar belakang bagi masyarakat itu sendiri.

Adapun bantuan kelima, membangun sanitasi dan air bersih, serta fasilitas umum lainnya sebagai upaya menghapus kantong-kantong kemiskinan.

Terkini Lainnya
Ciptakan Wirausahawan Baru dan Sukses, Mensos Risma Luncurkan Program Pena Muda
Ciptakan Wirausahawan Baru dan Sukses, Mensos Risma Luncurkan Program Pena Muda
Kemensos
Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandang Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas
Kemensos Gelar Baksos di Sumba Timur, Sasar ODGJ, Penyandang Kusta dan Katarak, hingga Disabilitas
Kemensos
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih
Tanggapi Keluhan Warga, Mensos Risma Gunakan Teknologi dalam Pencarian Air Bersih
Kemensos
Optimalkan Penanganan Bencana, Mensos Risma Uji Coba Jaringan RAPI
Optimalkan Penanganan Bencana, Mensos Risma Uji Coba Jaringan RAPI
Kemensos
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur
Mensos Risma Janjikan 3 Hal kepada Warga Kabupaten Sumba Timur
Kemensos
Tangani ODGJ di Sumba Timur, Mensos Risma Minta Pemda dan Puskesmas Lakukan Ini
Tangani ODGJ di Sumba Timur, Mensos Risma Minta Pemda dan Puskesmas Lakukan Ini
Kemensos
Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas
Kunker ke Sumba Timur, Mensos Risma Serahkan Bansos untuk ODGJ hingga Penyandang Disabilitas
Kemensos
Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru
Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru
Kemensos
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal
Lebaran di KBRI Paris, Risma Berbagi Cerita dan Promosikan Produk Lokal
Kemensos
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis
Mengadu ke Mensos, Penyandang Disabilitas Asal Bandung Dapat Layanan Fisioterapi Gratis
Kemensos
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD
Mensos Risma Paparkan Program PENA untuk Penerima Bansos dan Penyandang Disabilitas kepada Direktur OECD
Kemensos
Penjelasan Mensos Risma tentang Penanganan Bencana Jadi Kesimpulan Forum Infrastruktur OECD
Penjelasan Mensos Risma tentang Penanganan Bencana Jadi Kesimpulan Forum Infrastruktur OECD
Kemensos
Mensos Risma Bagikan Pengalaman RI Tangani Bencana dalam OECD Infrastructure Forum Paris
Mensos Risma Bagikan Pengalaman RI Tangani Bencana dalam OECD Infrastructure Forum Paris
Kemensos
Kuota Pena 2024 Hanya untuk 8.500 KPM, Mensos Risma Targetkan Graduasi 100.000 KPM
Kuota Pena 2024 Hanya untuk 8.500 KPM, Mensos Risma Targetkan Graduasi 100.000 KPM
Kemensos
Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan
Program Pena Kemensos Luluskan 21.333 KPM, Mensos Risma: Kami Akan Terus Jalankan
Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke