Alami Kelainan Saraf, Dua Balita di Jabar Dapat Bantuan dari Mensos Tri Rismaharini

Kompas.com - 13/05/2022, 11:10 WIB
Fransisca Andeska Gladiaventa,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.comKementerian Sosial ( Kemensos) melalui Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada dua balita, Devi Sintya dan Azqiya Qurrota Akyun Ayudia di Jawa Barat (Jabar) yang sedang menjalani penyembuhan dari penyakit berat yang dideritanya.

Mensos Tri Rismaharini, pada Kamis (12/5/2022) menemui kedua balita tersebut melalui jalan darat. Mensos Risma dan rombongan menuju Cianjur ke kediaman Devi dan sore harinya menuju ke Majalengka untuk menemui Azqiya.

“Kemensos memberikan bantuan kepada dua adik kita yang sedang berjuang melawan penyakit. Selain donasi dari para dermawan melalui kitabisa.com, diberikan juga bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial ( Atensi) dan bantuan stimulan usaha,” ungkap Mensos Rismaharini saat mengunjungi kediaman, Devi di Cianjur, Kamis.

Baca juga: Gandeng Kitabisa.com, Kemensos Bantu 3 Anak Penderita Penyakit Berat

Sebagai informasi, Devi, balita berusia dua tahun ini menderita kelainan syaraf dengan benjolan di wajahnya. Sedangkan untuk Azqiya, balita berusia empat tahun tersebut menderita Orbital Lymphangioma atau kanker mata sebelah kanan.

Ibu dari Devi, Sopiah menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada anaknya dari Mensos Rismaharini.

“Terima kasih Mensos Rismaharini. Saya tidak menyangka, Bu Risma datang ke gubuk saya. Senang sekali didatangi Bu Risma, apalagi diberikan bantuan,” kata Sopiah.

Baca juga: Agar Bansos Tepat Sasaran, Kemensos Ciptakan 2 Fitur Baru di Aplikasi “Cek Bansos”

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada seorang balita Devi Sintya berupa bantuan pengobatan untuk penyakit kelainan saraf yang dideritanya, Kamis (12/5/2022). DOK. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada seorang balita Devi Sintya berupa bantuan pengobatan untuk penyakit kelainan saraf yang dideritanya, Kamis (12/5/2022).

Melalui platform penggalangan dana berbasis digital kitabisa.com, Mensos Rismaharini menyerahkan donasi dari para dermawan. Donasi yang diberikan yakni sebesar Rp 102.552.515 untuk Devi dan Rp 79.390.996 untuk Azqiya.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos telah menindaklanjuti arahan yang diberikan oleh Mensos Rismaharini untuk memastikan kedua anak tersebut mendapat layanan yang dibutuhkan.

Devi dan Azqiya mendapatkan pendampingan dari sentra terpadu Inten Suweno di Cibinong. Sentra tersebut telah memberikan tugas kepada pendamping rehabilitasi sosial (Rehsos) yang memberikan penguatan dan motivasi kepada keluarga kedua balita itu.

Di lain pihak, Kemensos juga memberikan bantuan Atensi, yaitu pemenuhan kebutuhan nutrisi berupa susu kotak cair, madu, biskuit, kacang hijau, telur, minyak, kornet, diapers, dan perlengkapan mandi untuk bayi.

Baca juga: Setujui Anggaran Sesuai SOTK Baru, Kemensos Pastikan SDM Kesos Akan Tetap Berjalan

Sehubungan dengan penanganan medis, Kemensos melalui pendamping rehsos berkoordinasi dengan dinas sosial (Dinsos), rumah sakit (RS), dan pihak terkait agar kedua balita tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai.

Sebagai informasi, sambil menunggu dan memantau kondisinya stabil, Devi saat ini sedang dalam proses persiapan operasi di RS Sentosa Bandung.

Sementara itu, untuk Azqiya sudah mendapatkan perawatan di beberapa RS, yakni RS Cideres Majalengka, RS Mata Cicendo Bandung, RS Angkatan Udara (RSAU) Salamun Bandung, RS Boromeus Bandung, dan saat ini sedang ditangani di RS Hasan Sadikin Bandung.

Baca juga: Kemensos Usul Tambahan Anggaran Rp 11 Triliun, Risma Sebut untuk 4 Program Ini

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan berupa dana bantuan untuk pengobatan penyakit kelainan saraf yang diderita oleh Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya, Kamis (12/5/2022). DOK. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memberikan bantuan berupa dana bantuan untuk pengobatan penyakit kelainan saraf yang diderita oleh Azqiya Qurrota Akyun Ayudiya, Kamis (12/5/2022).

Selama menjalani proses pengobatan, Kemensos dan pihak terkait juga memberikan bantuan berupa kendaraan untuk mengantar Azqiya dan keluarga ke Sentra Wyata Guna Bandung.

Hal itu dilakukan guna untuk mempermudah mobilitas selama masa pengobatan di RS Hasan Sadikin.

Baik orangtua Devi maupun Azqiyah berangkat dari keluarga yang kurang mampu. Orangtua Devi, Sopiah merupakan pemilik warung kopi di rumah yang hanya berdinding bambu.

Sedangkan Ayah Azqiyah, Aceng Nahyudi merupakan guru honorer dengan gaji Rp 500.000 per bulan.

Selain membantu proses pengobatan, Kemensos juga membantu orangtua kedua anak tersebut dalam hal perekonomian.

Untuk orangtua Devi, mendapatkan dukungan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dari Kemensos. Selain itu, Kemensos juga memberikan penambahan modal usaha warung untuk usaha milik Sopiah.

Tidak hanya itu, Kemensos juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk membantu kedua orangtua tersebut mendapatkan bantuan BPNT dan Program Keluarga Harapan ( PKH).

Terkini Lainnya
Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Tanggapi Pernyataan Gus Ipul, Denny Sumargo Jelaskan Aturan Penggalangan Donasi

Kemensos
Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos Ajak Organisasi Kepemudaan Kawal 3 Program Prioritas Presiden

Kemensos
Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Putus Rantai Kemiskinan, Wamensos Minta Kepala Daerah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemensos
Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Dihadapan Gus Ipul, Kepsek SRMA 43 Magelang Cerita soal Siswanya: Mereka Anak Luar Biasa

Kemensos
Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Belasungkawa untuk Affan, Gus Ipul Serahkan Santunan dan Tawarkan Program Pemberdayaan

Kemensos
Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos Beri Santunan Korban Unjuk Rasa, Gus Ipul: Disesuaikan dengan Kondisi

Kemensos
Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Gus Ipul: Tokoh Lintas Agama dan Parpol Kompak Dukung Kebijakan Prabowo

Kemensos
Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos Salurkan Logistik dan Layanan Psikososial untuk Korban Kebakaran di Luwu Timur

Kemensos
Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Soal Pengelolaan Keuangan Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Setiap Rupiah Adalah Harapan

Kemensos
Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos Kirimkan Bantuan Tanggap Darurat Senilai Rp 1.6 Miliar ke Pulau Enggano

Kemensos
Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Berjasa di Bidang Sosial, Gus Ipul Terima Bintang Mahaputera Adipurna dari Presiden RI

Kemensos
Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Luhut Yakin Digitalisasi Bansos Bisa Hemat Anggaran hingga Rp 500 Triliun

Kemensos
Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Gus Ipul Dampingi Prabowo Pimpin Renungan Suci HUT Ke-80 RI di Kalibata

Kemensos
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Istana pada Upacara HUT Ke-80 RI

Kemensos
Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Syukuran HUT ke-80 RI, Gus Ipul Ajak Jajaran Kemensos Kerja Berdampak

Kemensos
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com