Pastikan Negara Hadir, Kemensos Berupaya Tingkatkan Kualitas Sarpras Suku Dayak Meratus

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Rabu, 15 September 2021
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam kunjungannya ke lokasi KAT Suku Dayak Meratus di Dusun Danau Canting, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/9/2021).
DOK. Humas Kemensos Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam kunjungannya ke lokasi KAT Suku Dayak Meratus di Dusun Danau Canting, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/9/2021).

KOMPAS.com – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini memastikan negara hadir untuk semua warga negara. Tidak terkecuali untuk masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil, seperti Suku Dayak Meratus.

“Oleh karenanya, negara melalui Kementerian Sosial (Kemensos) berupaya untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana (sarpras) bagi Komunitas Adat Terpencil ( KAT),” ujar menteri yang akrab disapa Risma, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (15/9/2021).

Pernyataan itu ia sampaikan dalam kunjungannya ke lokasi KAT Suku Dayak Meratus di Dusun Danau Canting, Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (14/9/2021).

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Suku Dayak di Borneo

Dalam kunjungan tersebut, Risma menyaksikan beberapa keterbatasan yang dihadapi Suku Dayak Meratus, seperti ketersediaan tempat belajar hingga jaringan listrik.

Untuk mengatasi keterbatasan itu, ia menyatakan, pihaknya akan membangun community center di KAT Suku Dayak Meratus.

"Gedung pertemuan mungkin bisa kami modifikasi untuk tempat anak-anak belajar. Kami juga bisa siapkan perpustakaan. Kami bisa bantu akseskan ke Badan Perpustakaan untuk mengisi kebutuhan perpustakaan jika sudah jadi," kata Risma.

Untuk diketahui, kehadirannya di lokasi KAT Suku Dayak Meratus sendiri sebagai wujud negara hadir di kawasan terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

Penyerahan bantuan dan peresmian sarpras

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyerahkan secara simbolis berbagai bantuan untuk memastikan warga Suku Dayak Meratus dapat terus produktif.

Adapun total dana bantuan yang ia serahkan sebesar Rp 1,5 miliar dan dibagi dalam enam jenis bantuan.

Rincian bantuan pertama, dana Hibah Dalam Negeri (HDN) dengan total Rp 59 juta yang diperuntukkan untuk dua kategori penerima.

Penerima HDN pertama berupa peralatan sekolah untuk Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA). Bantuan ini diperuntukkan kepada 67 siswa senilai total Rp 20.100.000 dengan masing-masing mendapat Rp 300.000 per anak.

Baca juga: Warga Kelurahan Angke Keluhkan Kualitas Beras Bantuan Kemensos: Banyak Batu, Kutu, dan Agak Kuning

Penerima HDN kedua berupa peralatan pertanian di empat lokasi KAT yang diperuntukkan kepada 78 Kartu Keluarga (KK). Adapun peralatan pertanian yang dibagikan berupa cangkul, sabit, parang, sprayer senilai total Rp 39 juta dengan masing-masing petani mendapat Rp 500.000 per KK.

Untuk bantuan kedua berupa donasi pelanggan Indomaret Peduli KAT senilai Rp 1 miliar. Bantuan ini dibagi menjadi dua kategori, pertama, untuk sarana air bersih, mandi, cuci, dan kakus (MCK) komunal, balai sosial, serta penghijauan di dua lokasi Danau Canting dan Sungai Bumbung dengan total Rp 739 juta.

Kategori bantuan Indomaret Peduli KAT kedua dalam bentuk penerangan lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) bagi 78 KK dengan total Rp 271 juta.

Adapun bantuan dari Mensos Risma ketiga, berupa dana APBN pemberdayaan KAT lokasi khusus dengan total Rp 400 juta. Bantuan ini secara simbolis berupa dana community center dan perlengkapan, sarana air bersih, serta stimulan usaha.

Baca juga: Beri Bantuan, Kemensos Dapat Keluhan Buruh Sulit Penuhi Kebutuhan

Keempat, penyerahan bantuan protokol kesehatan (prokes) berupa masker dan vitamin bagi masyarakat tidak mampu atau terdampak Covid-19. Bantuan ini diserahkan melalui karang taruna untuk 13 kabupaten dan kota dengan total 16.510 paket.

Bantuan kelima, berupa Bina Usaha ProKus untuk Yayasan Murakata Maju. Bantuan ini diserahkan melalui Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) berupa modal usaha senilai Rp.30.000.000.

Keenam, bantuan pakaian anak dan dewasa bagi 100 orang dan bahan makanan beryodium. Bantuan ini dibagikan kepada 78 KK dengan jumlah Rp 24 juta.

Baca juga: Menko PMK Ungkap Pemerintah Beri Bantuan Saat Pandemi Jadi Kunci Tak Ada Kerusuhan Sosial

Selain menyerahkan bantuan, Mensos Risma meninjau sekaligus meresmikan sarana air bersih atau MCK Komunal Balai Sosial, dan penghijauan berupa tanaman produksi dari program pengumpulan uang atau barang (PUB) Indomaret Peduli KAT.

Atas perhatian dan bantuan Kemensos, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Tengah (HST) memberikan apresiasi dan sambutan positif

"Kami harap, program-program Kemensos dapat terus berkelanjutan. Dengan begitu, warga desa yang terisolir juga dapat merasakan namanya pembangunan, dan sebuah kemajuan," Bupati HST Aulia Oktafiandi.

"Bagaimanapun juga, KAT ini secara penghasilan dan sebagainya di bawah rata-rata. Oleh karena itu, kami berterima kasih untuk bantuan yang diberikan Kemensos," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) HST Wahyudi Rahmad.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya
Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya
Kemensos
Peduli Anak Terdampak Covid-19, Mensos Risma Beri Dukungan Moril dan Materi
Peduli Anak Terdampak Covid-19, Mensos Risma Beri Dukungan Moril dan Materi
Kemensos
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda
Entaskan Masalah Sosial di Indonesia, Mensos Luncurkan Program Pejuang Muda
Kemensos
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data
Pencairan Bansos di Kalteng Dievaluasi, Mensos Minta Pemda Perbaiki Data
Kemensos
Ke Kalsel, Mensos Risma Serahkan Bantuan Rp 836 Juta untuk Anak-anak dan Wirausaha Terdampak Covid-19
Ke Kalsel, Mensos Risma Serahkan Bantuan Rp 836 Juta untuk Anak-anak dan Wirausaha Terdampak Covid-19
Kemensos
Penyaluran Bansos di Kalsel Terbentur Masalah Geografis, Mensos Minta Bank Himbara Dekatkan Layanan
Penyaluran Bansos di Kalsel Terbentur Masalah Geografis, Mensos Minta Bank Himbara Dekatkan Layanan
Kemensos
Pastikan Negara Hadir, Kemensos Berupaya Tingkatkan Kualitas Sarpras Suku Dayak Meratus
Pastikan Negara Hadir, Kemensos Berupaya Tingkatkan Kualitas Sarpras Suku Dayak Meratus
Kemensos
Lewat Pensosmas, Kemensos Berkomitmen Sebarkan Informasi Berguna dan Akurat
Lewat Pensosmas, Kemensos Berkomitmen Sebarkan Informasi Berguna dan Akurat
Kemensos
Tagana Gelar Simulasi Hadapi Bencana di Pacitan, Mensos Risma Sampaikan Pesan Ini
Tagana Gelar Simulasi Hadapi Bencana di Pacitan, Mensos Risma Sampaikan Pesan Ini
Kemensos
Gelar Simulasi Bencana di Pacitan, Mensos Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat
Gelar Simulasi Bencana di Pacitan, Mensos Tekankan Pentingnya Kesiapsiagaan Masyarakat
Kemensos
Mensos Ingatkan Kewenangan Pemda dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan
Mensos Ingatkan Kewenangan Pemda dalam Pemutakhiran Data Kemiskinan
Kemensos
Kepada Anak yang Direhabilitasi, Risma: Kalian Merupakan Anak Kebanggaan Ibu
Kepada Anak yang Direhabilitasi, Risma: Kalian Merupakan Anak Kebanggaan Ibu
Kemensos
Lewat BLBI
Lewat BLBI "Abiyoso", Kemensos Penuhi Hak Penyandang Disabilitas Netra
Kemensos
Bantu PPKS, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Lebih dari Rp 810 Juta
Bantu PPKS, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSI Lebih dari Rp 810 Juta
Kemensos
Kemensos Pastikan Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19 Dapat Pengasuhan
Kemensos Pastikan Anak yang Kehilangan Orangtua akibat Covid-19 Dapat Pengasuhan
Kemensos