Indonesia Dapat Apresiasi dari Anggota Dewan Keamanan PBB

Hotria Mariana
Kompas.com - Sabtu, 1 Juni 2019
Indonesia Dapat Apresiasi dari Anggota Dewan Keamanan PBBDok. Kementerian Luar NegeriSidang Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB New York.

KOMPAS.com - Indonesia mendapat apresiasi dari para duta besar anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada sidang Dewan Keamanan (DK) PBB di Markas Besar PBB New York, Kamis (30/5/2019).

“Presidensi Indonesia berjalan lancar dengan program-program yang sangat baik, dan kami mengapresiasi kepemimpinan Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB yang tegas dan berwibawa pada bulan ini,” ujar Wakil Tetap Rusia untuk PBB di New York, Duta Besar Vassily Nebenzia. Hal serupa disampaikan Wakil Tetap lainnya.

Selain itu, apresiasi juga datang dari kalangan media di PBB dan beberapa organisasi masyarakat madani.

Mereka memandang Presidensi Indonesia dijalankan dengan sangat terbuka, profesional, produktif, dan obyektif.

Sementara itu, Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Duta Besar ( Dubes) Dian Triansyah Djani mengatakan, Indonesia sangat menghargai apresiasi dan dukungan dari berbagai pihak selama bulan Presidensi ini.

"Selain memperjuangkan kepentingan nasional kita, peran Presidensi ini juga kita gunakan untuk menjembatani perbedaan posisi negara anggota DK PBB demi tercapainya perdamaian dan keamanan dunia," ungkapnya.

Sejak 1 Mei 2019, Presidensi DK PBB telah menghasilkan berbagai dokumen atau produk DK PBB, yaitu 4 resolusi, 1 Presidential Statement, 3 Pernyataan Pers dan 3 Elemen bagi Pers.

Sementara itu, di bawah Presidensi Indonesia telah dilaksanakan 2 sidang terbuka tentang Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB dan Perlindungan Warga Sipil.

Ada pula 15 briefing terbuka, 14 konsultasi tertutup, dan 3 pertemuan dengan format Arria. Terdapat total 45 kegiatan dalam kurun waktu 22 hari kerja PBB.

“Selain berbagai pertemuan formal DK PBB, Indonesia juga mengadakan sejumlah pertemuan dengan Sekjen PBB, LSM, Uni Eropa, termasuk menginisiasi pertemuan Sofa Talk di PTRI New York, dimana seluruh Dubes anggota DK PBB dapat membahas secara informal berbagai isu yang dianggap sensitif.” pungkas Djani. 

PenulisHotria Mariana
EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
Wapres JK: Pendirian LDKPI Jadi Perwujudan
Wapres JK: Pendirian LDKPI Jadi Perwujudan "Diplomasi Tangan di Atas"
Kementerian Luar Negeri
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB
174 Negara Pilih Indonesia Jadi Anggota Dewan HAM PBB
Kementerian Luar Negeri
Universitas Al-Azhar Mesir akan Buka Prodi Bahasa Indonesia
Universitas Al-Azhar Mesir akan Buka Prodi Bahasa Indonesia
Kementerian Luar Negeri
Di New York, Wapres JK Tekankan Pentingnya Kerja Sama Multilateral
Di New York, Wapres JK Tekankan Pentingnya Kerja Sama Multilateral
Kementerian Luar Negeri
Di Pertemuan PBB, Wapres JK Paparkan Peran Penting Kemitraan Pemerintah dan Swasta
Di Pertemuan PBB, Wapres JK Paparkan Peran Penting Kemitraan Pemerintah dan Swasta
Kementerian Luar Negeri
Di Sidang PBB, Menlu Retno Ceritakan Sukses Indonesia Berdayakan Perempuan
Di Sidang PBB, Menlu Retno Ceritakan Sukses Indonesia Berdayakan Perempuan
Kementerian Luar Negeri
Di New York, Menlu Retno Curahkan Pandangannya Soal ASEAN-Indo Pasifik
Di New York, Menlu Retno Curahkan Pandangannya Soal ASEAN-Indo Pasifik
Kementerian Luar Negeri
Bertemu DK PBB, Menlu Retno Sampaikan Tiga Poin Pemberantasan Terorisme
Bertemu DK PBB, Menlu Retno Sampaikan Tiga Poin Pemberantasan Terorisme
Kementerian Luar Negeri
Aktif di Media Sosial, Kemenlu Sabet Penghargaan
Aktif di Media Sosial, Kemenlu Sabet Penghargaan
Kementerian Luar Negeri
Di Forum PBB, Wapres JK Tawarkan 2 Solusi Atasi Penurunan Harga Kopi
Di Forum PBB, Wapres JK Tawarkan 2 Solusi Atasi Penurunan Harga Kopi
Kementerian Luar Negeri
Bertemu Menlu Australia dan Timor Leste, Menlu Retno Bahas Pembukaan Jalur Laut Darwin-Kupang-Dili
Bertemu Menlu Australia dan Timor Leste, Menlu Retno Bahas Pembukaan Jalur Laut Darwin-Kupang-Dili
Kementerian Luar Negeri
Pimpin SDG Summit di PBB, Wapres JK Ceritakan Prioritas Pembangunan Indonesia
Pimpin SDG Summit di PBB, Wapres JK Ceritakan Prioritas Pembangunan Indonesia
Kementerian Luar Negeri
Di Sidang PBB Menlu Retno Bahas 3 Isu
Di Sidang PBB Menlu Retno Bahas 3 Isu
Kementerian Luar Negeri
Soal Krisis Kemanusiaan di Rakhine State, Menlu RI Minta Masyarakat Internasional Ambil Langkah Darurat
Soal Krisis Kemanusiaan di Rakhine State, Menlu RI Minta Masyarakat Internasional Ambil Langkah Darurat
Kementerian Luar Negeri
Pimpin Kelompok Kerja OKI, Menlu Retno Ingin Hentikan Islamofobia
Pimpin Kelompok Kerja OKI, Menlu Retno Ingin Hentikan Islamofobia
Kementerian Luar Negeri