Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Kompas.com - 22/05/2026, 19:30 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak kader PKK di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Alor, menjadi penggerak peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pangan aman dan bergizi berbasis potensi lokal, termasuk hasil laut.

Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis untuk menyebarluaskan pengetahuan mengenai pola konsumsi pangan sehat mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.

“Tentang edukasi makanan yang sehat bergizi, beragam, seimbang, dan aman ini, kita harapkan nanti Ibu-Ibu sekalian tidak hanya di sini mendengarkan, tetapi menerapkannya juga kepada keluarga besar,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (22/5/2026).

Hal itu disampaikan Tri saat membuka kegiatan Edukasi Konsumsi Ikan Aman dan Sehat untuk Mendukung Pola Makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman ( B2SA) di Aula Gedung Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pengolahan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Tri menjelaskan bahwa sejumlah daerah di Indonesia memiliki kekayaan hasil laut yang melimpah dan berkualitas.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai pengolahan pangan yang sehat, aman, dan beragam agar kandungan gizinya dapat dimanfaatkan secara optimal, terutama untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Tri menilai, masih banyak masyarakat yang mengolah ikan secara terbatas, misalnya hanya dengan cara digoreng atau dibakar.

Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pengolahan bahan pangan berbasis ikan agar lebih variatif dan menarik bagi keluarga.

“Dengan adanya edukasi ini, kita juga bisa mengolah bahan makanan dari sumber ikan ini menjadi lebih enak sehingga anak-anak juga senang mengonsumsinya,” terangnya.

Baca juga: Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Tingkatkan Kesadaran Keamanan Pangan Laut

Selain mendorong konsumsi ikan yang sehat dan bergizi, Tri menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai keamanan pangan laut.

Menurut dia, perubahan lingkungan dan meningkatnya pencemaran laut membuat masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih produk perikanan yang aman dikonsumsi.

Oleh karena itu, pengetahuan mengenai jenis ikan yang layak dikonsumsi menjadi semakin penting.

Tri juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.

Ia menjelaskan, sejumlah spesies laut kini masuk kategori dilindungi karena populasinya terancam akibat eksploitasi berlebihan.

Oleh sebab itu, masyarakat diimbau ikut menjaga keberlangsungan biota laut dengan tidak menangkap maupun memperjualbelikan spesies yang dilindungi.

“Kita bisa beramai-ramai mengimbau tidak mengonsumsi ikan-ikan yang terlarang, tetapi juga ikut mengimbau masyarakat atau nelayan-nelayan agar tidak menangkap ikan-ikan tersebut karena dilindungi,” tambah Tri.

Baca juga: Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat

Tri berharap, kegiatan edukasi konsumsi B2SA dapat terus dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak sehingga semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya mengonsumsi pangan yang aman, bergizi, dan berasal dari sumber yang berkelanjutan.

Melalui upaya tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat gizi dari hasil laut, tetapi juga turut berperan dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Yane Bima Arya, Staf Ahli Bidang Ketahanan Ekonomi Keluarga TP PKK Niken Tomsi beserta jajaran pengurus TP PKK lainnya, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, serta pihak terkait lainnya.

Terkini Lainnya
Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Kemendagri
Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Kemendagri
Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Kemendagri
Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Kemendagri
Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Kemendagri
Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Kemendagri
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Kemendagri
Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Kemendagri
Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Kemendagri
Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Kemendagri
Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Kemendagri
Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Kemendagri
Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Kemendagri
Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com