Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Kompas.com - 21/05/2026, 18:56 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com - Kehadiran jembatan Bailey di Kampung Linge, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, membawa harapan baru bagi ribuan warga.

Jembatan tersebut kembali membuka akses bagi lima desa yang sempat terisolasi akibat putusnya jalur utama setelah bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.

Tokoh masyarakat Kampung Linge, Abdul Salam, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi ( Satgas PRR) Pascabencana Sumatera serta aparat TNI yang membangun jembatan tersebut dalam waktu singkat.

“Kami ucapkan ribuan terima kasih dengan dibangun jembatan ini. Kami sudah bisa melintas lagi,” kata Abdul Salam dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/5/2026).

Menurutnya, jembatan tersebut menjadi akses utama masyarakat dari lima desa menuju Takengon sebagai pusat Kabupaten Aceh Tengah. Desa-desa itu meliputi Kampung Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kutereje, dan Reje Payung.

Baca juga: Dapur MBG di Jember Terbakar, Satgas Sebut SOP Tak Jalan

“Ini satu-satunya jalan kami ke sana. Tidak ada jalan lain. Harapan kami selanjutnya bisa segera dibangun jembatan permanen karena kalau hujan datang, longsor bisa terjadi sedikit demi sedikit,” ujar Abdul Salam.

Warga mengaku sangat terbantu dengan keberadaan jembatan Bailey tersebut.

Aktivitas masyarakat kini kembali berjalan, mulai dari anak-anak yang berangkat sekolah hingga warga sakit yang membutuhkan akses menuju fasilitas kesehatan.

“Alhamdulillah, dalam waktu singkat sudah dibangun jembatan seperti ini. Kami sangat bersyukur kepada pemerintah,” tambah Abdul Salam.

Perangkat Desa Linge, Ramidinsah, mengatakan pembangunan jembatan Bailey itu juga melibatkan warga setempat. Sebelum jembatan berdiri, masyarakat mengandalkan jembatan darurat hasil gotong royong secara mandiri.

Baca juga: Bupati Brebes Ungkap Progres Sekolah Rakyat Capai 4 Persen, Akses Diperkuat Jembatan Bailey

Jembatan Bailey di Sungai Kala Ili selesai dibangun aparat TNI pada 4 Mei 2026. Kehadirannya kini menghubungkan kembali lima desa yang sebelumnya terputus akibat rusaknya jembatan lama karena bencana hidrometeorologi tahun lalu.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Sekarang akses masyarakat sudah tersambung lagi,” ujar Ramidinsah.

Terkini Lainnya
Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Kemendagri
Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Kemendagri
Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Kemendagri
Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Kemendagri
Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Kemendagri
Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Kemendagri
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Kemendagri
Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Kemendagri
Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Kemendagri
Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Kemendagri
Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Kemendagri
Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Kemendagri
Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Kemendagri
Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com