KOMPAS.com - Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional ( Dekranas) Tri Tito Karnavian mendorong tenun Alor untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tetap relevan dan diminati generasi muda.
Hal itu disampaikan Tri saat menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bidang wastra di Sentra Tenun Gunung Mako, Desa Alor Besar, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (19/5/2026).
Bimtek tersebut mengusung tema “Pelatihan Pembuatan dan Pemanfaatan Pewarna Alami”.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penyerahan cendera mata dari Dekranas kepada para narasumber. Setelah itu, Tri berdialog dengan peserta yang mayoritas merupakan anak muda serta meninjau proses pewarnaan alami dan penenunan kain.
Baca juga: Ketua Harian Dekranas Dorong Penguatan Pemasaran dan Kreativitas Tenun di Belu
Sementara itu, Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pembangunan Daerah (Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Fauzan Hasan menjelaskan, bimtek tersebut digelar melalui kerja sama antara Dekranas, Kemendagri, dan Nautika Foundation.
Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat meningkatkan keterampilan teknis sekaligus mendorong inovasi produk berbasis pewarna alami.
“(Upaya ini kami harap mampu) mendorong praktik produksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar Fauzan dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (22/5/2026).
Ia menambahkan, peserta bimtek didominasi generasi muda yang tengah merintis maupun mengembangkan usaha berbasis potensi lokal dan produk ramah lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, kreativitas dan semangat berwirausaha diharapkan dapat terus tumbuh sejak dini.
Baca juga: Pesantren Didorong Cetak Wirausaha Baru, Kemenaker Siapkan Modal Rp 15 Juta
Sebagai informasi, bimtek itu juga dihadiri Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan beserta jajaran pengurus TP PKK lainnya, pengurus Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi), Wakil Ketua Dekranasda Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua Dekranasda Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, Direktur Nautika Foundation Hansen OI, serta sejumlah pihak terkait lainnya.