Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Kompas.com - 21/05/2026, 11:33 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga ( TP PKK) Tri Tito Karnavian mengajak para pelajar di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur ( NTT), untuk meningkatkan kesadaran terhadap pelindungan perempuan dan anak.

Ia menyoroti banyaknya kasus kekerasan yang menimpa kalangan ibu dan anak, sehingga kesadaran menyeluruh sangat dibutuhkan.

“Marilah kita sama-sama mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi dan bagaimana kita mengurangi, paling tidak mulai dari kita mengurangi hal ini bisa terjadi,” ujar Tri dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (21/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Tri saat membuka acara Sosialisasi Perlindungan terhadap Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan Fisik dan Verbal di SMK Negeri 1 Kalabahi, Kabupaten Alor, NTT, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: Saatnya Aksi Nyata untuk Kesetaraan dan Perlindungan Perempuan 

Ia mengatakan, upaya pencegahan kekerasan perlu dimulai dari lingkungan keluarga karena pembentukan karakter anak berlangsung sejak dini di rumah.

Menurut Tri, komunikasi yang inklusif dalam keluarga dapat membantu generasi muda terhindar dari berbagai bentuk kekerasan, baik fisik maupun verbal.

Berkaca pada maraknya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan, TP PKK terus mendorong sosialisasi pencegahan secara masif agar masyarakat memahami dampak serta langkah antisipasinya.

“Oleh sebab itu, kami PKK berharap hal ini tidak hanya sampai di sini. Jadi, tularkan edukasi ini kepada sekeliling kalian. Tidak hanya di lingkungan pertemanan, tetapi juga pergaulan, dan kalian juga harus jadi pelaku pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” jelas Tri.

Baca juga: Pemerintah Diminta Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan Seksual di Ponpes

Lebih lanjut, ia berharap para pelajar yang merupakan generasi muda dapat mengoptimalkan kualitas diri melalui sektor pendidikan. Terlebih, generasi muda merupakan harapan besar bangsa Indonesia dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

Tri terus mendorong para pelajar untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin agar kelak terbuka berbagai kesempatan untuk memajukan bangsa.

Pada kesempatan itu, ia mengajak para pelajar di Kabupaten Alor untuk turut menyebarkan edukasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak kepada lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang memahami isu tersebut, upaya pencegahan dan penanganan kekerasan akan semakin optimal.

“Mudah-mudahan (pengetahuan) itu meluas lagi kepada lain-lainnya, sehingga berdampak lebih luas lagi,” tegas Tri.

Baca juga: Pemerintah Targetkan Regulasi Baru Pencegahan Kekerasan di Sekolah Mulai 2026

Sebagai informasi, acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosialisasi program kelompok kerja (Pokja) TP PKK di Kabupaten Alor.

Usai membuka sosialisasi tersebut, Tri bersama rombongan pengurus TP PKK mengunjungi Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Alor untuk mengikuti rangkaian acara Gebyar PAUD dan Festival Literasi Numerasi Tingkat Kabupaten Alor.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Staf Ahli Bidang Pendidikan Karakter TP PKK Pusat Sri Handayani, Sekretaris Umum TP PKK Pusat Lusje Anneke Tabalujan dan para pengurus TP PKK Pusat, Staf Ahli TP PKK Provinsi NTT Vera Johni Asadoma, Ketua TP PKK Kabupaten Alor Lidya Siawan Winaryo, serta pihak terkait lainnya.

Terkini Lainnya
Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Menuju Fase Pemulihan, 5 Jembatan Permanen di Aceh Ditargetkan Rampung Juli

Kemendagri
Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Tri Tito Ajak Kader PKK Jadi Penggerak Edukasi Pangan Aman Berbasis Potensi Laut

Kemendagri
Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Ketum TP PKK Dorong Kesadaran Kesehatan Pelajar Alor melalui Cek Kesehatan Gratis

Kemendagri
Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Tutup Bimtek UMKM Wastra, Tri Tito Karnavian Dorong Tenun Alor Lebih Adaptif

Kemendagri
Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Tambahan TKD untuk Penanganan Pascabencana Sumatera

Kemendagri
Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Jembatan Bailey di Aceh Tengah Kembali Hubungkan 5 Desa yang Sempat Terisolasi

Kemendagri
Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Temui Kader PKK Alor, Tri Tito Tekankan Pentingnya Pola Asuh untuk Cegah Stunting

Kemendagri
Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Ketum TP PKK Ajak Pelajar Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Kemendagri
Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Cendera Mata BNPP RI untuk Presiden dan PM Timor Leste, Simbol Persahabatan Dua Negara Bertetangga

Kemendagri
Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Perkuat Sinergi Lintas Batas, Sekretaris BNPP RI Hadiri Hari Restorasi Kemerdekaan Ke-24 Timor Leste

Kemendagri
Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh BPHTB dan PBG Nol Persen bagi MBR

Kemendagri
Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Lewat Penghargaan Daerah Berprestasi, Kemendagri Bangun Iklim Kompetitif Antarpemda

Kemendagri
Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Perkuat Kinerja Daerah, Kemendagri Beri Insentif Fiskal untuk Pemda Berprestasi di Maluku dan Nusra

Kemendagri
Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Pemulihan Sawah Pascabencana Dipercepat, Lebih dari 2.000 Hektar Pulih dalam Dua Pekan

Kemendagri
Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Mendagri bersama Menteri PKP Luncurkan Program Bedah Rumah BSPS di Wilayah Bali-Nusra dan Maluku

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com