Tri Tito Karnavan Apresiasi Kesuksesan Rakernas X PKK, Hasil Rumusan Akan Disampaikan ke Mendagri

Kompas.com - 10/07/2025, 14:46 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com – Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Tri Tito Karnavian mengapresiasi para kader TP-PKK yang telah menyukseskan rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK di Plenary Hall Sempaja, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (8/7/2025).

"Alhamdulillah kami sudah melaksanakan Rakernas ke-10 tahun 2025 dengan lancar dan baik," ujar Tri saat menutup rakernas di hadapan ribuan kader TP-PKK dari berbagai daerah.

Rakernas secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Adapun hasil rumusan keputusan rakernas telah dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP-PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya.

"Sudah mendapatkan rumusan yang akan diusulkan kepada Pembina PKK yaitu Menteri Dalam Negeri," ujar Tri Tito seperti dalam siaran persnya, Kamis (10/7/2025).

Baca juga: Ketua TP PKK Ajak Para Perempuan Berperan Lebih Aktif dalam Pembangunan Jakarta

Tri menuturkan bahwa hasil rumusan tersebut dapat diselaraskan dengan kebijakan pemerintah. Ia berharap berbagai usulan itu nantinya dapat diakomodasi dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Tri juga mengapreasisi  para peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam rakernas. Berkat dukungan dan kontribusi mereka, kegiatan dapat berlangsung dengan lancar dan sukses.

"Penghargaan khususnya kepada panitia pelaksana, Tim Penggerak PKK-Provinsi Kalimantan Timur, dan seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara pada hari ini, baik kerja sama pusat maupun daerah," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa refleksi Rakernas TP-PKK X menjadi ruang konsolidasi nasional bagi gerakan PKK yang substantif, inklusif, dan strategis.

Adapun proses pembahasan yang berlangsung secara partisipatif dan kolaboratif mencerminkan semangat kerja bersama serta kesetaraan di semua tingkatan. Tri juga menekankan komitmen PKK terhadap visi pembangunan keluarga Indonesia yang berdaya, sehat, cerdas, dan sejahtera.

Lebih lanjut, Tri menyampaikan perlunya TP-PKK melakukan sinkronisasi dengan pemerintah daerah serta mitra strategis untuk mendorong keberlanjutan program.

Baca juga: Tri Tito Karnavian Lantik 34 Ketua TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Provinsi Periode 2025-2030

 

Ia berharap PKK dapat menjadi gerakan yang mengusung nilai dan budaya dalam menghidupkan gotong royong dan ketahanan keluarga. Para kader pun diminta untuk menjadi pelopor perubahan sosial di lingkungan masing-masing.

"Mari kita lanjutkan gerak langkah dengan penuh semangat dengan tetap menjunjung tinggi kerja ikhlas, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja berkualitas. Rakernas boleh berakhir tetapi semangat pengabdian tidak boleh padam," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wamendagri Ribka Haluk, Staf Ahli Bidang Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga TP PKK Pusat Yane Ardian Bima Arya, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat Niken Tomsi, serta Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) La Ode Ahmad P. Bolombo. Hadir pula para pengurus TP PKK Pusat, Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Indonesia.

Terkini Lainnya
Mendagri Sebut Kepemilikan Rumah Jadi Ukuran Keberhasilan Kepala Daerah

Mendagri Sebut Kepemilikan Rumah Jadi Ukuran Keberhasilan Kepala Daerah

Kemendagri
Mendagri Apresiasi Kemeriahan dan Toleransi di Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 Singkawang

Mendagri Apresiasi Kemeriahan dan Toleransi di Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2026 Singkawang

Kemendagri
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Penanganan Permukiman Kumuh di Kubu Raya

Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Penanganan Permukiman Kumuh di Kubu Raya

Kemendagri
Kebut Relokasi, Satgas PRR Pascabencana Sumatera Upayakan Nol Pengungsi di Tenda sebelum Idul Fitri 2026

Kebut Relokasi, Satgas PRR Pascabencana Sumatera Upayakan Nol Pengungsi di Tenda sebelum Idul Fitri 2026

Kemendagri
Kasatgas Tito Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Jumlah Pengungsi Turun Signifikan

Kasatgas Tito Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana Sumatera, Jumlah Pengungsi Turun Signifikan

Kemendagri
Satgas PRR Kebut Pembangunan 17.969 Huntap di Sumatera, Realisasi Masih Tahap Awal

Satgas PRR Kebut Pembangunan 17.969 Huntap di Sumatera, Realisasi Masih Tahap Awal

Kemendagri
Pemerintah Kejar Target Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana Sumatera

Pemerintah Kejar Target Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana Sumatera

Kemendagri
Mendagri Ajak Kepala Daerah Manfaatkan Program Tiga Juta Rumah untuk Sejahterakan Rakyat

Mendagri Ajak Kepala Daerah Manfaatkan Program Tiga Juta Rumah untuk Sejahterakan Rakyat

Kemendagri
Safari Ramadhan di Aceh, Kasatgas PRR Tito Tinjau Kehidupan Para Penyintas

Safari Ramadhan di Aceh, Kasatgas PRR Tito Tinjau Kehidupan Para Penyintas

Kemendagri
Kelola Sampah Perkotaan, Mendagri: Perlu Strategi dan Kepemimpinan yang Kuat

Kelola Sampah Perkotaan, Mendagri: Perlu Strategi dan Kepemimpinan yang Kuat

Kemendagri
Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial

Mendagri Dorong Integrasi Hulu–Hilir, Pengelolaan Sampah Tak Bisa Parsial

Kemendagri
Percepat Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi

Percepat Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Terus Perkuat Koordinasi

Kemendagri
Tito Karnavian: Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat

Tito Karnavian: Pendataan Bantuan untuk Penyintas Bencana Sumatera Bakal Dipercepat

Kemendagri
Kasatgas Tito Tutup Kunjungan ke Aceh dengan Shalat Subuh Berjemaah di Banda Aceh

Kasatgas Tito Tutup Kunjungan ke Aceh dengan Shalat Subuh Berjemaah di Banda Aceh

Kemendagri
Buka Puasa Bersama Masyarakat Pidie Jaya, Kasatgas Tito Tegaskan Percepatan Infrastruktur dan Huntap

Buka Puasa Bersama Masyarakat Pidie Jaya, Kasatgas Tito Tegaskan Percepatan Infrastruktur dan Huntap

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com