Anggota Komisi X DPR Dapil Aceh Optimistis PON XXI Bakal Sukses Digelar

Kompas.com - 03/09/2024, 17:13 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dari daerah pemilihan (dapil) Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, meyakini bhwa ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) atau Aceh-Sumut bakal berjalan sukses. 

Apalagi, pemerintah pusat telah mendukung anggaran pelaksanaan PON Aceh-Sumut sekitar Rp 516 miliar.

Illiza menuturkan, Komisi X DPR RI selalu mengingatkan pemerintah pusat agar memberikan bantuan anggaran yang dibutuhkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dalam menyukseskan kegiatan olahraga nasional tersebut. 

"Alhamdulillah, sudah dilakukan penandatanganan bersama (terkait tambahan anggaran PON). Mudah-mudahan, pelaksanaan PON bisa berjalan sukses," katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/9/2024). 

Dia menegaskan, pelaksanaan PON Aceh-Sumut 2024 lebih siap jika dibandingkan perhelatan sebelumnya di Papua. 

Keyakinan Illiza bukan tanpa alasan karena pembangunan sarana dan prasarana penunjang saat PON di Papua dikerjakan dari awal. 

Baca juga: Pj Agus Fatoni Pastikan Seluruh Venue PON XXI di Sumut Siap Dipakai

Sementara itu, perhelatan PON XXI Aceh-Sumut kali ini lebih membutuhkan persiapan, seperti renovasi sarana dan prasarana olahraga.

Untuk diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mendukung anggaran dengan total senilai Rp 516 miliar untuk menyukseskan penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut

Anggaran tersebut dimanfaatkan melalui kerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat bersama dua Panitia Besar PON XXI Aceh-Sumut, yang masing-masing berada di wilayah Aceh dan Sumut.

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan, dukungan anggaran negara untuk pesta olahraga nasional empat tahunan itu dimanfaatkan untuk sejumlah kebutuhan utama, seperti bidang pertandingan sebesar Rp 176 miliar.

Nilai tersebut terdiri dari bidang pertandingan untuk wilayah Aceh Rp 72 miliar, bidang pertandingan untuk wilayah Sumut Rp 74 miliar, serta kebutuhan panitia, pengawas, hakim, dan keabsahan sebesar Rp 30 miliar.

Baca juga: 7.000 Undangan Gratis Pembukaan PON untuk Warga Aceh, Catat Cara Mendapatkannya

Kemudian, kebutuhan anggaran untuk acara seremonial pembukaan di Aceh sebesar Rp 60 miliar, seremonial penutupan di Sumut sebesar Rp 41 miliar. 

Selain itu, kebutuhan anggaran untuk sarana pertandingan di Aceh Rp 138 miliar dan sarana pertandingan di Sumut sebesar Rp 101 miliar.

PON 2024 Aceh-Sumut akan dibuka secara resmi pada 9 September dan berlangsung hingga 20 September dengan mempertandingkan 67 cabang olahraga. 

Ajang tersebut akan mempertandingkan 33 cabang olahraga di Aceh dan 34 di Sumut. 

Terkini Lainnya
Masa Tanggap Darurat Terlewati, Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan

Masa Tanggap Darurat Terlewati, Penanganan Pascabencana Sumatera Masuk Fase Pemulihan

Kemendagri
Satgas PRR: 357 Huntap untuk Penyintas Bencana Sumatera Sudah Terbangun

Satgas PRR: 357 Huntap untuk Penyintas Bencana Sumatera Sudah Terbangun

Kemendagri
13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

13 Juta Transaksi di E-Commerce, UMKM di Wilayah Terdampak Bangkit

Kemendagri
Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Tunjukkan Progres, Ribuan Hektar Mulai Ditanami

Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Tunjukkan Progres, Ribuan Hektar Mulai Ditanami

Kemendagri
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Kemendagri
BNPP RI Identifikasi Tantangan dan Potensi Tou Lumbis lewat Pengukuran IPKP

BNPP RI Identifikasi Tantangan dan Potensi Tou Lumbis lewat Pengukuran IPKP

Kemendagri
Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

Talkshow di SMAN 9 Gowa, Ketum TP PKK Dorong Siswa Kembangkan Bakat dan Potensi Diri

Kemendagri
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah

Kemendagri
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif

Kemendagri
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Kemendagri
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat

Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak demi Generasi Sehat

Kemendagri
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada Rakyat Kecil

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada Rakyat Kecil

Kemendagri
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito dan Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito dan Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan

Kemendagri
Satgas PRR Tuntaskan Penyaluran TKD Rp 10,6 Triliun, Pemulihan Pascabencana Melaju Pesat

Satgas PRR Tuntaskan Penyaluran TKD Rp 10,6 Triliun, Pemulihan Pascabencana Melaju Pesat

Kemendagri
PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini

PLBN Skouw Gagalkan Penyelundupan 2,1 Kg Ganja dari Papua Nugini

Kemendagri
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com