Indonesia Ditargetkan Juara Umum Kompetisi Keterampilan ASEAN 2018

Kompas.com - 26/08/2018, 21:35 WIB
Kurniasih Budi

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.

"Dua tahun lalu kita jadi juara kedua dengan 13 emas. Saya ingin pada pelaksanaan tahun ini kita benar-benar bisa optimal melampaui target 15 emas. Walaupun tidak mudah saya ingin kita menjadi juara umum," kata Menaker Hanif saat memberikan arahan pada acara pelepasan 114 Delegasi Indonesia untuk ASC di Hotel Ciputra, Jakarta, Sabtu (25/8/2018).

Pada ASC 2016 di Malaysia, Indonesia meraih juara kedua dengan perolehan 13 emas, 2 perak, dan 7 perunggu.

Untuk dapat memperbaiki pencapaian tersebut, Menaker meminta delegasi Indonesia bertanding dengan serius dan penuh kebanggaan.

Baca juga: Teknisi Nissan-Datsun Indonesia Bisa Diadu di Level ASEAN

"Kita bertanding membawa nama bangsa Indonesia. Kita harus meyakini kebesaran bangsa ini. Untuk itu, saya ingin berpesan kepada adik-adik sekalian untuk membuktikan bahwa Indonesia negara besar, negara yang pantas dihormati, dan negara yang pantas untuk dibanggakan," ujar Hanif.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.Dok. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.

Menaker Hanif juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi menyiapkan 44 kompetitor untuk mengikuti ASC ke-XII di Thailand.

"Tentu ini semua bisa berjalan karena sumbangsih banyak pihak. Untuk itu pada kesempatan ini saya ingin berterima kasih kepada para pakar, akademisi, Apindo, Kadin, perusahaan, para stakeholder yang sudah bersinergi bekerja keras bersama menyiapkan kader-kader terbaik bangsa untuk mengikuti ASC ke-12 di Bangkok, Thailand," kata dia.

Siap berkompetisi

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.Dok. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.

Delegasi Indonesia pada ASC ke-XII ada 114 orang yang terdiri dari 1 ketua delegasi, 2 technical delegate, 1 official delegate, 35 experts, 44 competitor, 4 team leader, 5 official observer, dan 19 tim teknis/sekretariat.

ASC adalah kompetisi rutin yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mempromosikan perkembangan keterampilan pekerja muda dari negara ASEAN, meningkatkan daya saing negara ASEAN, dan meningkatkan persaudaraan di antara negara ASEAN.

ASC telah diselenggarakan sebanyak 11 kali dimana pada ASC keempat tahun 2002 dan ASC kesembilan pada tahun 2012, Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi ini.

Indonesia tercatat sekali menjadi juara umum pada ASC 2012, tiga kali juara kedua (2006, 2010, 2016), dan dua kali menjadi juara ketiga (2008 dan 2014). 

Baca juga: Ini Bukti bahwa Mekanik Nissan Jago-jago

Pada ASC ke-XII, 44 kompetitor Indonesia akan mengikuti 22 kejuruan dari 26 kejuruan yang dipertandingkan. 22 kejuruan tersebut antara lain:

1. Welding
2. IT Software Solution for Business
3. Electronics
4. Web Design and Development
5. Electrical Installations

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.
Dok. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.

6. Bricklaying
7. Cabinet Making
8. Fashion Technology
9. Automobile Technology
10. Restaurant Service
11. Cooking
12. Mechatronics
13. Mechanical Engineering Desing-CAD
14. Graphic Design Technology

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.
Dok. Humas Kemenaker Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri berharap Indonesia menjadi juara umum pada kejuaraan ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XII di Bangkok, Thailand yang digelar 31 Agustus hingga 2 September 2018.

15. Refrigeration and Air Conditioning
16. IT Network Systems Administration
17. Beauty Therapy
18. Hair Dressing
19. Industrial Automation
20. Mobile Robotic
21. Joinery
22. Car Painting

Terkini Lainnya
Alumni MagangHub Kini Terhubung ke Ribuan Lowongan Kerja via KarirHub

Alumni MagangHub Kini Terhubung ke Ribuan Lowongan Kerja via KarirHub

Kemenaker
Pasar Kerja Makin Kompetitif, Menaker Dorong Penguatan Kompetensi Lewat Magang Nasional

Pasar Kerja Makin Kompetitif, Menaker Dorong Penguatan Kompetensi Lewat Magang Nasional

Kemenaker
Menaker Soroti Tingginya Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Diminta Bergerak di Hulu

Menaker Soroti Tingginya Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Diminta Bergerak di Hulu

Kemenaker
Menaker Tekankan Pentingnya Inovasi Pekerja di Tengah Perubahan Global

Menaker Tekankan Pentingnya Inovasi Pekerja di Tengah Perubahan Global

Kemenaker
Komitmen Kemnaker Jaga Keseimbangan Kinerja Perusahaan dan Kesejahteraan Pekerja

Komitmen Kemnaker Jaga Keseimbangan Kinerja Perusahaan dan Kesejahteraan Pekerja

Kemenaker
Siapkan Pelatihan AI bagi 3.100 Pemuda di Padang, Menaker: Kalau Kurang, Bisa Ditambah

Siapkan Pelatihan AI bagi 3.100 Pemuda di Padang, Menaker: Kalau Kurang, Bisa Ditambah

Kemenaker
Menaker Sebut Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Penting Lulusan Magang

Menaker Sebut Sertifikasi Kompetensi Jadi Bekal Penting Lulusan Magang

Kemenaker
Ahli Waris Korban KA Bekasi Terima Santunan Rp 435 Juta, Menaker Tekankan Jaminan Sosial

Ahli Waris Korban KA Bekasi Terima Santunan Rp 435 Juta, Menaker Tekankan Jaminan Sosial

Kemenaker
Kado May Day 2026, Menaker Pastikan Pekerja di Kapal Dapat Hak Standar Internasional

Kado May Day 2026, Menaker Pastikan Pekerja di Kapal Dapat Hak Standar Internasional

Kemenaker
Kemnaker–Transjakarta Buka Peluang Kerja di Transportasi, Fokus Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja

Kemnaker–Transjakarta Buka Peluang Kerja di Transportasi, Fokus Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja

Kemenaker
Magang Nasional Batch I Tuntas, Kemnaker Siapkan Sertifikasi Gratis dan

Magang Nasional Batch I Tuntas, Kemnaker Siapkan Sertifikasi Gratis dan "Jalur Cepat" Kerja via KarirHub

Kemenaker
Kemnaker Salurkan Rp 32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumut dan Aceh

Kemnaker Salurkan Rp 32 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Sumut dan Aceh

Kemenaker
Menaker: RUU PPRT Tekankan Pentingnya Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Menaker: RUU PPRT Tekankan Pentingnya Pelindungan Pekerja Rumah Tangga

Kemenaker
Genjot Serapan Tenaga Kerja, Menaker Targetkan 70.000 Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Genjot Serapan Tenaga Kerja, Menaker Targetkan 70.000 Peserta Pelatihan Vokasi Nasional 2026

Kemenaker
Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tetapi Penjaga Hak Pekerja

Menaker: Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, tetapi Penjaga Hak Pekerja

Kemenaker
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com