Redam Risiko Banjir Lahar Marapi, Menteri Dody Segera Bangun 9 Sabo Dam di Sumbar

Kompas.com - 05/05/2025, 10:16 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo berupaya mempercepat pembangunan sembilan sabo dam di Sumatera Barat (Sumbar) sebagai langkah mitigasi terhadap ancaman banjir lahar dan banjir bandang dampak akibat erupsi Gunung Marapi.

Pembangunan sabo dam merupakan salah satu strategi mitigasi bencana berbasis infrastruktur untuk melindungi masyarakat dari dampak lanjutan erupsi Gunung Marapi.

“Kalau lahannya sudah siap, Insya Allah akan segera dibangun enam sabo dam di Kabupaten Tanah Datar dan tiga sabo dam di Kabupaten Agam,” tegas Dody melalui pernyataan resminya, Senin (5/5/2025).

Pernyataan tersebut disampaikan Dody dalam agenda kunjungan kerjanya ke Sumbar selama tiga hari pada Jumat (2/5/2025) hingga Minggu (4/5/2025).

Setiap sabo dam diperkirakan menelan biaya hingga Rp 25 miliar, menjadikan total kebutuhan anggaran proyek ini mencapai Rp 225 miliar. 

Baca juga: Bobby Nasution Tertibkan Anggaran Tak Masuk Akal, Tusuk Gigi Rp 100 Juta dan Kue Tar Rp 48 Juta Dicoret

Menurut Dody, kondisi Gunung Marapi yang masih aktif telah menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. 

Karena itu, ia meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk segera menindaklanjuti pekerjaan fisik sabo dam sesuai dengan rencana.

“Tadi kami mendapat informasi dari Komisi V DPR RI bahwa ada sekitar 1 juta meter kubik (m³) abu di atas. Sabo dam ini diharapkan bisa mencegah bencana golodo (banjir lahar) yang membahayakan warga,” ungkapnya.

Rinciannya, enam sabo dam akan dibangun di Tanah Datar, meliputi tiga unit di Sungai/Batang Malana, dua unit di Sungai/Batang Anai, dan satu unit Series River Training Works di Sungai/Batang Pagu-Pagu.

Sementara tiga sabo dam lainnya akan dibangun di Sungai/Batang Katik, Kabupaten Agam.

Baca juga: Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Agam, Warga Berlarian Keluar Rumah

Secara teknis, sabo dam akan dibangun bertahap dan bertingkat. Sistem ini memungkinkan air tetap mengalir, sambil menahan endapan material vulkanik. 

Jika aliran debris melampaui kapasitas, sabo dam dirancang untuk melakukan pelepasan terkendali melalui sistem overtopping, sehingga risiko banjir besar di wilayah hilir dapat diminimalisasi.

Sebagai informasi, dalam kunjungan tersebut, Menteri Dody didampingi oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda, serta Gubernur Sumbar Mahyeldi, dan Bupati Tanah Datar Eka Putra.

Terkini Lainnya
Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kementerian PU
Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Kementerian PU
Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Kementerian PU
Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Kementerian PU
Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU
Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Kementerian PU
Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Kementerian PU
Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU
80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

Kementerian PU
Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Kementerian PU
Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Kementerian PU
Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU
Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Kementerian PU
Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Kementerian PU
Menteri Dody Pastikan 65 Sekolah Rakyat Siap Rampung Awal Juli 2025

Menteri Dody Pastikan 65 Sekolah Rakyat Siap Rampung Awal Juli 2025

Kementerian PU
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com