Kelola Informasi Terkait Air, Menteri Dody Resmikan Command Center BBWS Sumatera VIII

Kompas.com - 02/05/2025, 21:18 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi pembangunan command center Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS) Sumatera VIII. 

Command center tersebut bermanfaat untuk menjadi pusat kendali yang mengelola informasi, koordinasi, dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan air.

Command center ini bagus sebagai early warning system bagi semua pihak, terutama saat curah hujan tinggi seperti beberapa waktu lalu yang menyebabkan banjir,” katanya dalam siaran pers, Jumat (2/5/2025).

Dia mengatakan itu meresmikan Pusat Informasi Terpadu (command center) BBWS Sumatera VIII di Palembang, Jumat.

Adapun command center tersebut dibangun sebagai bagian dari Kontrak Induk Paket 2 Komering Irrigation Project (KIP) Phase 3 yang diselesaikan dalam waktu 5 bulan.

Fasilitas itu dirancang untuk menjadi pusat integrasi data dan kontrol, serta akan menjadi fondasi untuk pengembangan sistem telemetri di Daerah Irigasi Komering dalam waktu dekat.

Baca juga: Kementerian PU Pacu Swasembada Pangan lewat Infrastruktur Irigasi dan Bendungan di Jatim

Terkait pembangunan fasilitas itu, Dody menekankan pentingnya pemeliharaan command center secara berkala. 

“Tolong perhatikan maintenance-nya. Jangan sampai tidak dipelihara,” ungkapnya dalam siaran pers.

Sementara itu, Kepala BBWS Sumatera VIII Feriyanto Pawenrusi mengatakan, command center itu berfungsi sebagai bank data sumber daya air, alat pengawasan, dan analisis hidrologi secara real time.

Fasilitas itu juga menjadi visiting point (titik kunjungan) yang memungkinkan efisiensi waktu dan anggaran dalam memantau pelaksanaan infrastruktur sektor sumber daya air.

“Kami bisa lihat kondisi di lapangan secara real time melalui command center yang dapat dimonitor selama 24 jam, sehingga kalau ada sesuatu bisa langsung kita antisipasi,” ungkap Feriyanto.

Baca juga: Wamen PU Ingatkan Pentingnya Peran Perempuan dalam Pembangunan Infrastruktur

Command center itu diharapkan dapat memperkuat respons cepat terhadap bencana hidrometeorologi, memperkuat koordinasi lintas unit kerja, serta mendukung pemantauan dan pengambilan kebijakan berbasis data aktual di lapangan. 

Pengembangan sistem itu merupakan bagian dari komitmen Kementerian PU dalam menghadirkan pengelolaan sumber daya air yang adaptif, efisien, dan berbasis teknologi.

Turut hadir mendampingi Menteri Dody Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan Hardy Siahaan, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Ika Sri Rejeki, dan Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang Martalia Isneini.

Kemudian, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Sumatera Selatan Antonius Widyatmoko dan Kepala Balai Pengembangan Kompetensi Wilayah II Palembang Widyanto.

Terkini Lainnya
Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kejar Target 4 Hari Pulihkan Jalan, Kementerian PU Terapkan Sistem Kerja 24 Jam di Aceh Tamiang

Kementerian PU
Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Peringati Hari Air Sedunia, Kementerian PU Tegaskan Sinergi Stakeholder untuk Swasembada Pangan lewat Pengelolaan Air Berkelanjutan

Kementerian PU
Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Atasi Banjir secara Permanen, Kementerian PU Percepat Pembangunan Tol Semarang-Demak Seksi 1

Kementerian PU
Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Air Jadi Pilar Swasembada Pangan, Kementerian PU Dorong Pembangunan Infrastruktur SDA

Kementerian PU
Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU Dukung Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu dan Berkelanjutan 2030

Kementerian PU
Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Pitching Session di ICI 2025, Kementerian PU Tawarkan 9 Proyek KPBU Senilai Rp 90 Triliun 

Kementerian PU
Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Menteri PU Jadi Pembicara di ICI 2025 dan Pamerkan Proyek Infrastruktur Strategis

Kementerian PU
Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU Rampungkan Pembangunan Paralympic Training Center Berstandar Internasional di Karanganyar

Kementerian PU
80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

80 Persen Pemda Minta Pembangunan Jalan, Menteri PU Desak Inpres Jalan Daerah Segera Diterbitkan

Kementerian PU
Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Di CreatIFF 2025, Menteri PU: Butuh Skema Pembiayaan Inovatif untuk Tutup Funding Gap

Kementerian PU
Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Progres Konstruksi Capai 80,69 Persen, Bendungan Mbay Siap Dukung Ketahanan Pangan di NTT

Kementerian PU
Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU Pastikan Infrastruktur Pendukung Kawasan Candi Borobodur Berfungsi Optimal

Kementerian PU
Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Tinjau Pengolahan Sampah Pasuruhan, Menteri PU: Wujudkan Kebersihan DPSP Borobudur sebagai Destinasi Wisata Kelas Dunia

Kementerian PU
Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Di Exit Meeting BPK 2024, Menteri PU Berkomtimen Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Anggaran

Kementerian PU
Menteri Dody Pastikan 65 Sekolah Rakyat Siap Rampung Awal Juli 2025

Menteri Dody Pastikan 65 Sekolah Rakyat Siap Rampung Awal Juli 2025

Kementerian PU
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com