Ikuti Arahan Presiden, Mentan SYL Pastikan Kedelai dan Tanaman Hortikultura Diproduksi dalam Waktu Dekat

Fransisca Andeska Gladiaventa
Kompas.com - Senin, 19 September 2022
Mentari Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL).DOK. Humas Kementan Mentari Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL).

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus memastikan bahwa pelaksanaan penanaman kedelai dan produksi tanaman hortikultura akan dilakukan dalam waktu dekat.

Hal itu dilakukan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) yang meminta Kementerian Pertanian ( Kementan) untuk bekerja sama memenuhi kebutuhan masyarakat selama beberapa tahun ke depan.

“Pak Jokowi telah meminta Kementan agar neraca kebutuhannya betul-betul dijaga. Bahkan saya telah diperintahkan untuk terus melakukan penanaman tambahan, baik untuk jagung, kedelai, cabai, maupun bawang. Khusus untuk kedelai sedang dipersiapkan kurang lebih 351.000 hektar (ha) dan saat ini yang baru ditanam ada 67.000 ha,” ungkap Mentan SYL dalam keterangan persnya, Senin (19/9/2022).

Baca juga: Ketersediaan Pupuk Subsidi Menipis, Mentan SYL Ajak Petani Tingkatkan Penggunaan Pupuk Organik

Mentan SYL mengatakan, meskipun penghitungan tersebut masih menggunakan data impor, tetapi ketersediaan kedelai akan terus dipersiapkan.

Maka dari itu, Kementan akan terus mendorong Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) untuk melakukan pembelian, sehingga harga yang ada di petani dan pedagang tetap memiliki keuntungan.

“Kami terus berharap BUMN dapat membeli semua produksi yang ada, sehingga negara betul-betul bisa menjamin tidak membiarkan begitu saja harga yang ada. Kedua sistem tersebut, logistik dan transportasi, harus terus dikawal sehingga stabilisasi harganya bisa dikendalikan dengan maksimal,” ujar Mentan SYL.

Selanjutnya, kata dia, Kementan akan terus memastikan kebutuhan pangan antardaerah yang memiliki neraca kurang akan disuplai oleh daerah lain yang memiliki produksi pangan surplus.

Terkait hal itu, sebut SYL, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional ( Bappenas) dan pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia.

Baca juga: Dukung Petani Milenial, Mentan SYL Dianugerahi Lencana Utama Adi Bhakti Tani oleh KTNA

“Saya berharap bupati dan gubernur terus untuk melakukan komunikasi perdagangan. Kami bersama Bappenas akan mengintervensi pada daerah-daerah berskala besar agar betul-betul ada pengendalian yang secara maksimal bisa dilakukan,” kata Mentan SYL.

Lebih lanjut, Mentan SYL terus memastikan ketersediaan bahan pokok saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Beberapa komoditas yang aman, di antaranya beras, cabai, bawang, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, dan daging sapi.

“Untuk neraca dinilai masih cukup. Artinya, cabai maupun bawang cukup secara nasional. Namun, secara umum dari daerah-daerah yang kekurangan itu bisa disuplai oleh daerah produsen. Selain itu, saya berharap semua kekuatan yang ada baik di pemerintah daerah maupun di pusat untuk mengintervensi agar stabilisasi harga bisa dilakukan,” jelasnya.

PenulisFransisca Andeska Gladiaventa
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat
Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat
Kementan
Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya
Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya
Kementan
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur
Kementan
Di NTB, Mentan SYL: Pengelolaan Benih VUB Tingkatkan Produktivitas
Di NTB, Mentan SYL: Pengelolaan Benih VUB Tingkatkan Produktivitas
Kementan
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas
Kementan
11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan
11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan
Kementan
Hadiri Kuliah Umum di ULM, Mentan SYL Ajak Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia
Hadiri Kuliah Umum di ULM, Mentan SYL Ajak Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia
Kementan
Dinilai Berhasil Angkat Program Petani Milenial, Kementan Raih Penghargaan AMH 2022
Dinilai Berhasil Angkat Program Petani Milenial, Kementan Raih Penghargaan AMH 2022
Kementan
Sukseskan Food Estate di Kalteng, Kementan Pastikan Semua Alsintan Dimanfaatkan dengan Baik
Sukseskan Food Estate di Kalteng, Kementan Pastikan Semua Alsintan Dimanfaatkan dengan Baik
Kementan
Jajal Profesi News Anchor, Mentan SYL Bacakan Berita Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur
Jajal Profesi News Anchor, Mentan SYL Bacakan Berita Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur
Kementan
Mentan SYL Lepas Bantuan Senilai Rp 2,69 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur
Mentan SYL Lepas Bantuan Senilai Rp 2,69 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur
Kementan
Wamentan: Kebijakan Kementan Saat Ini Memastikan Pangan Indonesia Aman Tersedia
Wamentan: Kebijakan Kementan Saat Ini Memastikan Pangan Indonesia Aman Tersedia
Kementan
Kementan Beri Bantuan Alsintan untuk 32 Poktan di Sumba Barat
Kementan Beri Bantuan Alsintan untuk 32 Poktan di Sumba Barat
Kementan
Mentan SYL Sampaikan Duka Mendalam terhadap Korban Gempa Cianjur: Doa Masyarakat Indonesia Sangat Penting
Mentan SYL Sampaikan Duka Mendalam terhadap Korban Gempa Cianjur: Doa Masyarakat Indonesia Sangat Penting
Kementan
Melalui Klaim Asuransi, Kementan Berharap Pertanian Aceh Dapat Kembali Bergerak
Melalui Klaim Asuransi, Kementan Berharap Pertanian Aceh Dapat Kembali Bergerak
Kementan