Dukung Petani Milenial, Mentan SYL Dianugerahi Lencana Utama Adi Bhakti Tani oleh KTNA

Fransisca Andeska Gladiaventa
Kompas.com - Jumat, 16 September 2022
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat menghadiri acara pembukaan resmi Rembug Utama KTNA di Balai Kota Among Tani, Jatim, Jumat (16/9/2022). DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat menghadiri acara pembukaan resmi Rembug Utama KTNA di Balai Kota Among Tani, Jatim, Jumat (16/9/2022).

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) baru saja dianugerahi tanda kehormatan berupa pin emas lencana utama Adi Bhakti Tani oleh Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA).

Adapun penyematan pin dilakukan oleh Ketua KTNA Yadi Sofyan Noor dalam acara pembukaan resmi Rembug Utama KTNA di Balai Kota Among Tani, Batu, Jawa Timur (Jatim), Jumat (16/9/2022).

Ketua KTNA Yadi Sofyan Noor mengatakan, pengabdian dan kesetiaan Mentan SYL dalam membina dan memotivasi semangat, tanggung jawab, serta kemandirian petani dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) patut diapresiasi.

“Mentan SYL memiliki komitmen dalam membangun sistem usaha agribisnis dan pemberdayaan petani milenial. Selain itu, dukungan fasilitas prasarana dan sarana pertanian yang diberikan juga mampu mempercepat dan meningkatkan produksi pangan, sehingga tercapainya swasembada beras,” ungkap Yadi Sofyan dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Atasi Krisis Pangan Global, Mentan SYL Ajak IKA SPP SPMA Makassar-Gowa Hidupkan Pertanian

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dianugerahi pin emas lencana utama Adi Bhakti Tani oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) atas pengabdian dan kesetiaan dalam membangun sistem usaha agribisnis dan pemberdayaan petani milenial. DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) dianugerahi pin emas lencana utama Adi Bhakti Tani oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) atas pengabdian dan kesetiaan dalam membangun sistem usaha agribisnis dan pemberdayaan petani milenial.

Hal itu disampaikan oleh Yadi Sofyan saat menghadiri acara pembukaan resmi Rembug Utama KTNA di Balai Kota Among Tani, Batu, Jawa Timur (Jatim), Jumat.

Sambil terharu dan bangga, Mentan SYL mengatakan, pin emas tersebut merupakan akumulasi dari kerja kolektif semua pihak di saat kondisi pertanian dunia sedang tidak baik-baik.

Rembug KTNA hari ini bukanlah rembug biasa saja. Ini merupakan rembug luar biasa untuk melihat kembali kondisi pertanian kita yang sedang menghadapi berbagai ancaman, mulai dari pandemi Covid-19 yang belum usai, perubahan iklim hingga perang Rusia-Ukraina,” ujar Mentan SYL.

Menurut Mentan SYL, ancaman tersebut mampu dilalui dan dijawab oleh sektor pertanian Indonesia dengan beragam capaian positif.

Baca juga: Mentan SYL Panen Perdana Cabai Hasil Integrated Farming Petani Milenial Lampung

Bahkan, ekspor pada sektor pertanian terus mengalami kenaikan, mulai dari tahun 2019 nilai ekspor sektor pertanian mencapai Rp 390,16 triliun, tahun 2022 naik menjadi Rp 451,77 triliun, dan tahun 2021 naik menjadi Rp 625,04 triliun.

“Komitmen ini harus ada sesuatu yang kuat. Rembug KTNA sekarang harus bisa merekomendasikan dan ada action plan, bahwa tahun depan harus ada yang swasembada selain beras, yakni jagung,” katanya.

Sebagai informasi, Indonesia berhasil mendapat penghargaan Certificate of Acknowledgement dari International Rice Research Institute (IRRI), sebuah lembaga penelitian padi terpercaya di tingkat internasional, Minggu (14/8/2022).

Sertifikat tersebut diberikan atas keberhasilan Indonesia dalam swasembada beras pada 2019-2021. Indonesia dianggap berhasil membangun sistem pertanian dan pangan serta mengimplementasikan teknologi inovasi beras.

PenulisFransisca Andeska Gladiaventa
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat
Lewat RJIT, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani Seram Barat
Kementan
Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya
Indef Sayangkan Apabila Bulog Tetap Impor Beras, Januari Sudah Panen Raya
Kementan
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur
Kementan Dukung Pembangunan RJIT Sepanjang 155 Meter di Pariaman Timur
Kementan
Di NTB, Mentan SYL: Pengelolaan Benih VUB Tingkatkan Produktivitas
Di NTB, Mentan SYL: Pengelolaan Benih VUB Tingkatkan Produktivitas
Kementan
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas
Tingkatkan Produksi Beras Nasional, Mentan SYL Kawal Gerakan Tanam di Kawasan Food Estate Kapuas
Kementan
11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan
11 Kelompok Tani di Aceh Besar Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan
Kementan
Hadiri Kuliah Umum di ULM, Mentan SYL Ajak Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia
Hadiri Kuliah Umum di ULM, Mentan SYL Ajak Mahasiswa Perkuat Pertanian Indonesia
Kementan
Dinilai Berhasil Angkat Program Petani Milenial, Kementan Raih Penghargaan AMH 2022
Dinilai Berhasil Angkat Program Petani Milenial, Kementan Raih Penghargaan AMH 2022
Kementan
Sukseskan Food Estate di Kalteng, Kementan Pastikan Semua Alsintan Dimanfaatkan dengan Baik
Sukseskan Food Estate di Kalteng, Kementan Pastikan Semua Alsintan Dimanfaatkan dengan Baik
Kementan
Jajal Profesi News Anchor, Mentan SYL Bacakan Berita Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur
Jajal Profesi News Anchor, Mentan SYL Bacakan Berita Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Cianjur
Kementan
Mentan SYL Lepas Bantuan Senilai Rp 2,69 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur
Mentan SYL Lepas Bantuan Senilai Rp 2,69 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur
Kementan
Wamentan: Kebijakan Kementan Saat Ini Memastikan Pangan Indonesia Aman Tersedia
Wamentan: Kebijakan Kementan Saat Ini Memastikan Pangan Indonesia Aman Tersedia
Kementan
Kementan Beri Bantuan Alsintan untuk 32 Poktan di Sumba Barat
Kementan Beri Bantuan Alsintan untuk 32 Poktan di Sumba Barat
Kementan
Mentan SYL Sampaikan Duka Mendalam terhadap Korban Gempa Cianjur: Doa Masyarakat Indonesia Sangat Penting
Mentan SYL Sampaikan Duka Mendalam terhadap Korban Gempa Cianjur: Doa Masyarakat Indonesia Sangat Penting
Kementan
Melalui Klaim Asuransi, Kementan Berharap Pertanian Aceh Dapat Kembali Bergerak
Melalui Klaim Asuransi, Kementan Berharap Pertanian Aceh Dapat Kembali Bergerak
Kementan