Raih Top Government Public Relations Award 2021, Kementan Buktikan Mampu Adaptasi di Era Digital

Kompas.com - 12/11/2021, 09:42 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga mengapresiasi Government Public Relations (GPR) Institute dan suarapemerintah.id yang telah memberikan penghargaan Top Government Public Relations Award 2021.

“Terima kasih atas penghargaan Top Government Public Relations Award 2021 yang diberikan kepada Kementan,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (12/11/2021).  

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap keberhasilan Kementan dalam menjalankan program kehumasan yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital yang semakin berkembang.

Kuntoro mengatakan, perkembangan dunia komunikasi, terutama di era digital, mendorong humas Kementan terus beradaptasi memanfaatkan berbagai media, termasuk media digital dalam aktivitas komunikasi publik.

“Era digital di tengah pandemi Covid 19 menjadi tantangan bagi Humas Kementan untuk terus berinovasi dan bertransformasi,” terangnya.

Baca juga: Wapres Sebut Inovasi Berbasis Digital yang Terintegrasi sebagai Kebutuhan Mendesak

Dia menegaskan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kinerja dan layanan informasi dan kehumasan kepada publik dengan lebih baik.

Kuntoro juga mengatakan, selain bermanfaat sebagai tolak ukur kinerja kehumasan, penghargaan ini juga menjadi apresiasi bagi para pelaku kehumasan di Kementan.

Menurutnya, pelaku kehumasan di Kementan telah bekerja keras dalam memberikan pelayanan informasi dan kehumasan terbaik kepada publik.

“Penghargaan ini sekaligus menggambarkan seberapa besar upaya Kementan dalam memanfaatkan media digital pada setiap aktivitas kehumasannya agar berjalan lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Top Government Public Relations Award 2021 merupakan ajang penghargaan yang diadakan GPR Institute bekerja sama dengan media informasi suarapemerintah.id, didukung Tras N Co Indonesia, dan Citra Emas Public Relations Consultant.

Baca juga: Kecakapan Digital Generasi Muda Indonesia Timur Terus Dikuatkan

CEO suarapemerintah.id dan Direktur GPR Institute Arief Munajad mengatakan, penilaian TOP GPR Award dilakukan mulai Juli hingga September 2021.

Penilaian itu ditujukan kepada lembaga negara, kementerian, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah kabupaten atau kota di Indonesia.

Penilaian tersebut menggunakan tiga parameter penilaian digital, yaitu digital awareness aspect, digital media and website aspect, dan social media aspect.

“Terima kasih dan selamat saya ucapkan kepada Kementan atas penghargaan TOP GPR Award 2021,” ucapnya.

Arief memaparkan, berdasarkan digital awareness aspect, digital media and website aspect, dan social media aspect, Kementan mendapat total skor 95,30 poin.

“Semoga ini dapat meningkatkan kualitas pertanian di Indonesia ke depan,” harap Arief.

Baca juga: Penguatan Ekonomi Digital di Era Next Normal, Seperti Apa?

Terkini Lainnya
Kementan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Tingkatkan Produktivitas Petani, Pengamat Beri Respons Positif

Kementan Komitmen Jaga Stabilitas Harga dan Tingkatkan Produktivitas Petani, Pengamat Beri Respons Positif

Kementan
Pakar Pangan Universitas Andalas: Kepastian Harga Pemerintahan Prabowo Bikin Petani Senang

Pakar Pangan Universitas Andalas: Kepastian Harga Pemerintahan Prabowo Bikin Petani Senang

Kementan
DJBC Catat Tak Ada Impor Beras dan Jagung, Kinerja Bea Masuk Turun 5,1 Persen

DJBC Catat Tak Ada Impor Beras dan Jagung, Kinerja Bea Masuk Turun 5,1 Persen

Kementan
Kepuasan Petani terhadap Kinerja Kementan Capai 84 Persen

Kepuasan Petani terhadap Kinerja Kementan Capai 84 Persen

Kementan
Mentan: Jika Tidak Ada Aral Melintang, 3 Bulan Lagi Indonesia Swasembada Beras

Mentan: Jika Tidak Ada Aral Melintang, 3 Bulan Lagi Indonesia Swasembada Beras

Kementan
Respons Keluhan Petani Singkong di Lampung, Mentan Amran Siap Kawal Regulasi Tata Niaga

Respons Keluhan Petani Singkong di Lampung, Mentan Amran Siap Kawal Regulasi Tata Niaga

Kementan
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Amran Gandeng 3 Bupati Sulsel Kembangkan Kopi dan Kakao

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Amran Gandeng 3 Bupati Sulsel Kembangkan Kopi dan Kakao

Kementan
Beras Nasional Surplus 3,7 Juta Ton, Mentan Amran: Hasil Kerja Keras Petani

Beras Nasional Surplus 3,7 Juta Ton, Mentan Amran: Hasil Kerja Keras Petani

Kementan
Mendag : Ekspor Hortikultura Naik 49 Persen Semester I 2025, Indonesia Tekan Impor dan Tingkatkan Ekspor

Mendag : Ekspor Hortikultura Naik 49 Persen Semester I 2025, Indonesia Tekan Impor dan Tingkatkan Ekspor

Kementan
Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Sejalan dengan Prabowoisme, Wamentan Dukung Tani Merdeka Indonesia

Kementan
Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Soal Framing Negatif Mentan Amran, PP KAMMI: Publik Harus Menilai sesuai Fakta dan Data

Kementan
Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

Lawan Mafia Pangan, Ini Upaya Mentan Jaga Kesejahteraan Petani

Kementan
Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Komisi IV DPR RI Apresiasi Mentan Amran, Produksi Pangan Naik hingga Serapan Bulog Capai 4 Juta Ton

Kementan
Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Harga Beras Turun di 13 Provinsi, Mentan Amran Yakin Stabilitas Berlanjut

Kementan
Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Berkat Dukungan Kementan, Panen Padi Gadu di Lampung Timur Menguntungkan Petani

Kementan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com