Ingatkan Tanggung Jawab Pejabat, Mentan SYL Berikan 2 Pesan Ini

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Minggu, 10 Oktober 2021
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara daring dan luring di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (1/10/2021).DOK. Humas Kementerian Pertanian Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara daring dan luring di lingkungan Kementerian Pertanian (Kementan), Jumat (1/10/2021).

KOMPAS.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin limpo (SYL) menuliskan sebuah pesan singkat penuh makna sebagai pengingat tanggung jawab pejabat negara di Indonesia.

Adapun tujuan dari pesan tersebut adalah membuat para pengambil kebijakan di Tanah Air berpikir dua kali apabila hendak melakukan kesalahan.

Pesan pertama, SYL mengingatkan adanya Tuhan Yang Maha Esa sebagai pengawas tetap dan berkuasa meminta pertanggungjawaban ketika manusia pulang ke pangkuannya.

Kedua, ia mengingatkan agar dalam setiap tingkah dan laku seorang pejabat harus berorientasikan pada pelayanan masyarakat. Terlebih, kekuasaan dan jabatan bukan sebatas simbol struktural serta kelembagaan.

Baca juga: Pengamat: Semua Partai Ingin Gabung Pemerintah, Seolah Berburu Kekuasaan dan Jabatan

Menurut SYL, jabatan harus digunakan untuk berbuat kebaikan serta membantu banyak orang secara sabar dan ikhlas.

"Bukan sebaliknya, jabatan dan kekuasaan hanya digunakan sebagai alat untuk berbuat sewenang-wenang. Kemudian, menjerumuskan pada kenistaan dan keterhinaan," imbuhnya seperti dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (10/10/2021).

Mantan gubernur senior dari Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menyampaikan, jabatan dan kekuasaan tidak lebih dari amanah pemberian Yang Maha Esa sebagai jalan membahagiakan rakyat.

Ibarat daki, kata SYL, jabatan dan kekuasaan bisa luntur kapan dan dimana saja.

Baca juga: Mentan SYL Sebut 7 Juta Hektare Lahan di Papua Barat Berpotensi Ditanami Komoditas Pertanian

"Sekali lagi saya katakan, jangan lupa dan ini pasti! Suatu ketika, kamu akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah itu. Konsekuensinya juga, sangat berat. Surga dan neraka adalah taruhannya," ujarnya, Sabtu (9/10/2021).

Oleh karenanya, SYL berharap, semua orang yang diberi kesempatan memiliki tanggung jawab pada kekuasaan dan jabatan hendaknya mengingat diri akan dosa serta tanggung jawab.

Tak hanya itu, lanjut dia, para penerima jabatan juga harus mulai berpikir fokus pada penyelesaian masalah kompleks dan melakukan perubahan untuk negara.

"Paling penting adalah jabatan itu harus menjadi berkah serta mampu menyelesaikan masalah kompleks bagi kehidupan. Utamanya, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ucap SYL.

Baca juga: 7 Pemimpin Negara dengan Masa Jabatan Terlama, Bagaimana Soeharto?

Sebab, imbuh dia, kekuasaan dan jabatan yang alamiah pasti memberikan berkah serta bernilai amalan.

“Pintu-pintu langit pun akan terbuka dan bahkan menepis petaka. Tuhan tentu akan mengaturnya. Kepatuhan atas kebaikan dan kebenaran akan berbuah pada masa depan serta akhirat kami," ujar SYL.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Tanam Jagung di Jeneponto, Jokowi Harap Produksi Jagung di Sulsel 1,8 Juta Ton
Tanam Jagung di Jeneponto, Jokowi Harap Produksi Jagung di Sulsel 1,8 Juta Ton
Kementan
Dengan Mekanisasi Pertanian, Jokowi Harap Sulsel Jadi Pemasok Jagung Nasional
Dengan Mekanisasi Pertanian, Jokowi Harap Sulsel Jadi Pemasok Jagung Nasional
Kementan
Realisasi KUR Pertanian Lampung Tembus Rp 4,078 Triliun, Berikut Pengalokasiannya
Realisasi KUR Pertanian Lampung Tembus Rp 4,078 Triliun, Berikut Pengalokasiannya
Kementan
Anggota Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur
Anggota Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur
Kementan
Mentan SYL: Inovasi Teknologi Tingkatkan Peluang Bisnis Pertanian bagi Petani
Mentan SYL: Inovasi Teknologi Tingkatkan Peluang Bisnis Pertanian bagi Petani
Kementan
Kementan Dorong Produktivitas Sektor Pertanian dengan Realisasikan Irigasi Perpipaan
Kementan Dorong Produktivitas Sektor Pertanian dengan Realisasikan Irigasi Perpipaan
Kementan
Antisipasi La Nina, Kementan Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT dan Pengendalian DPI
Antisipasi La Nina, Kementan Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT dan Pengendalian DPI
Kementan
Mentan Pastikan Food Estate Temanggung-Wonosobo Dapat Anggaran KUR Khusus
Mentan Pastikan Food Estate Temanggung-Wonosobo Dapat Anggaran KUR Khusus
Kementan
Respons Mentan SYL Soal La Nina, Ditjenbun Paparkan Program Atasi La Nina
Respons Mentan SYL Soal La Nina, Ditjenbun Paparkan Program Atasi La Nina
Kementan
Ekspor Produk Olahan Pertanian Capai Rp 518,85 Triliun pada Januari-Oktober 2021
Ekspor Produk Olahan Pertanian Capai Rp 518,85 Triliun pada Januari-Oktober 2021
Kementan
Kementan Targetkan 3 Juta Hektar Lahan Pertanian Ikut Asuransi
Kementan Targetkan 3 Juta Hektar Lahan Pertanian Ikut Asuransi
Kementan
Kementan Fokuskan Alsintan untuk Peningkatan Produksi Pangan dan Kesejahteraan Petani
Kementan Fokuskan Alsintan untuk Peningkatan Produksi Pangan dan Kesejahteraan Petani
Kementan
Lewat JUT dan RJIT, Kementan Ingin Memaksimalkan Produktivitas Pertanian
Lewat JUT dan RJIT, Kementan Ingin Memaksimalkan Produktivitas Pertanian
Kementan
Kementan Sumbang PDB Besar Selama Pandemi, Kapolri: Ini Kebanggaan Tersendiri
Kementan Sumbang PDB Besar Selama Pandemi, Kapolri: Ini Kebanggaan Tersendiri
Kementan
Kementan Jamin Pengadaan Realisasi Alsintan Berlangsung Terbuka
Kementan Jamin Pengadaan Realisasi Alsintan Berlangsung Terbuka
Kementan