Jadi Kebutuhan Mendasar, Irigasi Dongkrak Produktivitas Pertanian

Alek Kurniawan
Kompas.com - Sabtu, 9 Oktober 2021
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021).DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) saat meninjau lahan pertanian di kawasan food estate, Selasa (23/3/2021).

KOMPAS.com – Air menjadi kebutuhan mendasar dalam mengembangkan budidaya pertanian. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Kementerian Pertanian ( Kementan) melalui Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (Ditjen PSP) terus mengupayakan irigasi pertanian dengan baik.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuturkan, program pengairan merupakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Sebab, dalam sektor pertanian yang sulit terjangkau air, irigasi merupakan solusi strategis bagi petani dalam mengembangkan budidaya pertanian mereka.

Baca juga: Permudah Distribusi Pertanian di Tabanan, Kementan Bangun Jalan Usaha Tani

" Irigasi merupakan program strategis agar produktivitas dan tingkat kesejahteraan petani meningkat. Irigasi menjadi solusi bagi pertanian," ujar Mentan SYL dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (9/10/2021).

Terkait dengan kekeringan, Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Ali Jamil mengatakan bahwa Kementan telah melakukan optimalisasi pemanfaatan sumber air, seperti embung, bendungan, waduk, penggunaan pompa, dan alat mesin pertanian (alsintan) untuk memitigasi kekeringan.

"Sementara, langkah untuk mengatasi banjir adalah dengan kegiatan normalisasi saluran penampungan air, termasuk perbaikan embung, optimalisasi bantuan pompa sumur suntik, dan kegiatan setara lain," kata Ali.

Baca juga: Genjot Produktivitas Pertanian, Kementan Realisasikan Program Irigasi Perpipaan di Sorong

Irigasi, lanjutnya, merupakan program strategis dalam konteks pengairan lahan pertanian. Dengan irigasi, budidaya akan berkembang dengan baik karena pertanian tak boleh terganggu oleh faktor apapun.

“Ketika musim kemarau tiba, petani tak perlu khawatir karena ada irigasi yang akan memasok air sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujarnya.

Direktur Irigasi Pertanian Ditjen PSP Kementan Rahmanto menerangkan, irigasi pertanian diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jadi, irigasi tak hanya berguna untuk sektor tanaman pangan, tetapi juga untuk sektor hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

“Irigasi adalah faktor teknis untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jika produktivitas naik, kesejahteraan petani juga meningkat,” katanya.

PenulisAlek Kurniawan
EditorAgung Dwi E
Terkini Lainnya
Tanam Jagung di Jeneponto, Jokowi Harap Produksi Jagung di Sulsel 1,8 Juta Ton
Tanam Jagung di Jeneponto, Jokowi Harap Produksi Jagung di Sulsel 1,8 Juta Ton
Kementan
Dengan Mekanisasi Pertanian, Jokowi Harap Sulsel Jadi Pemasok Jagung Nasional
Dengan Mekanisasi Pertanian, Jokowi Harap Sulsel Jadi Pemasok Jagung Nasional
Kementan
Realisasi KUR Pertanian Lampung Tembus Rp 4,078 Triliun, Berikut Pengalokasiannya
Realisasi KUR Pertanian Lampung Tembus Rp 4,078 Triliun, Berikut Pengalokasiannya
Kementan
Anggota Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur
Anggota Komisi IV Apresiasi Penanaman Perdana Inpari Nutrizinc Kementan di Cianjur
Kementan
Mentan SYL: Inovasi Teknologi Tingkatkan Peluang Bisnis Pertanian bagi Petani
Mentan SYL: Inovasi Teknologi Tingkatkan Peluang Bisnis Pertanian bagi Petani
Kementan
Kementan Dorong Produktivitas Sektor Pertanian dengan Realisasikan Irigasi Perpipaan
Kementan Dorong Produktivitas Sektor Pertanian dengan Realisasikan Irigasi Perpipaan
Kementan
Antisipasi La Nina, Kementan Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT dan Pengendalian DPI
Antisipasi La Nina, Kementan Laksanakan Gerakan Pengendalian OPT dan Pengendalian DPI
Kementan
Mentan Pastikan Food Estate Temanggung-Wonosobo Dapat Anggaran KUR Khusus
Mentan Pastikan Food Estate Temanggung-Wonosobo Dapat Anggaran KUR Khusus
Kementan
Respons Mentan SYL Soal La Nina, Ditjenbun Paparkan Program Atasi La Nina
Respons Mentan SYL Soal La Nina, Ditjenbun Paparkan Program Atasi La Nina
Kementan
Ekspor Produk Olahan Pertanian Capai Rp 518,85 Triliun pada Januari-Oktober 2021
Ekspor Produk Olahan Pertanian Capai Rp 518,85 Triliun pada Januari-Oktober 2021
Kementan
Kementan Targetkan 3 Juta Hektar Lahan Pertanian Ikut Asuransi
Kementan Targetkan 3 Juta Hektar Lahan Pertanian Ikut Asuransi
Kementan
Kementan Fokuskan Alsintan untuk Peningkatan Produksi Pangan dan Kesejahteraan Petani
Kementan Fokuskan Alsintan untuk Peningkatan Produksi Pangan dan Kesejahteraan Petani
Kementan
Lewat JUT dan RJIT, Kementan Ingin Memaksimalkan Produktivitas Pertanian
Lewat JUT dan RJIT, Kementan Ingin Memaksimalkan Produktivitas Pertanian
Kementan
Kementan Sumbang PDB Besar Selama Pandemi, Kapolri: Ini Kebanggaan Tersendiri
Kementan Sumbang PDB Besar Selama Pandemi, Kapolri: Ini Kebanggaan Tersendiri
Kementan
Kementan Jamin Pengadaan Realisasi Alsintan Berlangsung Terbuka
Kementan Jamin Pengadaan Realisasi Alsintan Berlangsung Terbuka
Kementan