Stiker Lockdown Sudah Dilepas, Kementan Pastikan Patuhi Prokes Selama PPKM Darurat

Alifia Nuralita Rezqiana
Kompas.com - Jumat, 9 Juli 2021
Stiker Segel Lockdown di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) dilepas usai Satgas kaji ulang tugas dan fungsi esensial Kementan.DOK. Humas Kementerian Pertanian Stiker Segel Lockdown di Kantor Pusat Kementerian Pertanian (Kementan) dilepas usai Satgas kaji ulang tugas dan fungsi esensial Kementan.

KOMPAS.com – Kepala Biro Umum dan Pengadaan Kementerian Pertanian ( Kementan) Musyafak menyampaikan, stiker segel lockdown dari Satuan Tugas ( Satgas) Covid-19 Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta yang dipasang di kantor Kementan sudah dilepas.

“Pak Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono sudah menjelaskan kepada Tim Satgas dan Pak Sekda, akhirnya stiker lockdown sudah dilepas,” jelas Musyafak pada Kamis (8/7/2021).

Sebagai informasi, kantor pusat Kementan sempat disegel oleh Satgas Covid-19 DKI Jakarta lantaran diduga melanggar protokol kesehatan (prokes) di tempat kerja.

Musyafak membenarkan bahwa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat merupakan aturan ketat yang tidak boleh dilanggar. Namun di sisi lain, Kementan memiliki tanggung jawab besar untuk mengamankan ketersediaan pangan nasional.

Baca juga: Sawah Petani di Jatiluwih, Bali, Diserang OPT, Kementan Sarankan Ikut AUTP

“Dan itu perlu koordinasi, monitoring dan sebagainya, sehingga tidak mungkin di Kementan itu lockdown 100 persen," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Jumat (9/7/2021).

Untuk itu, pihak Satgas Covid-19 DKI Jakarta pun membatalkan segel lockdown usai mendapat penjelasan dan mengkaji ulang tugas dan fungsi Kementan.

Musyafak menjelaskan, 25 persen pegawai di Badan Karantina Pertanian (Barantan) tetap masuk kantor dengan alasan karantina adalah unit esensial yang bertugas melayani urusan karantina masyarakat.

“Barantan itu masuk tapi tidak lebih dari 25 persen, sehingga sebetulnya sudah menerapkan prokes Covid-19,” katanya.

Baca juga: Dongkrak Pertanian Produktivitas, Kementan Realisasikan Program Pembangunan Jalan

Ia menyebutkan, pihak Kementan selalu terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai pihak demi menyukseskan PPKM darurat untuk menekan penularan Covid-19 Tanah Air.

Untuk diketahui, saat ini terdapat 303 orang pegawai Kementan yang terpapar Covid-19.

“Bukan hanya di kantor pusat saja, jumlah yang terpapar itu ada di mana-mana. Jadi sekali lagi, terkait PPKM (Darurat) ini, Pak Sekjen sudah membuat surat edaran, di situ dijelaskan aturan ketat dan disiplin prokes,” tutur Musyafak.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, untuk kantor Kementan yang pegawainya banyak terpapar dan tugasnya tidak esensial, maka kantor tersebut harus lockdown selama tiga hari. Jika memang tetap bekerja, maksimal hanya 25 persen pegawai yang boleh masuk.

PenulisAlifia Nuralita Rezqiana
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Kementan
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Kementan
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Kementan
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Kementan
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Kementan
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Kementan
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Kementan
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Kementan
Produksi Beras RI Selalu Surplus Sejak 2018, Ini Tanggapan Akademisi IPB
Produksi Beras RI Selalu Surplus Sejak 2018, Ini Tanggapan Akademisi IPB
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Bantu Penuhi Kapasitas Pupuk Kaltim
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Bantu Penuhi Kapasitas Pupuk Kaltim
Kementan
Tingkatkan Pendapatan Petani Milenial Cianjur, Mentan SYL Fasilitasi Pembiayaan KUR Pertanian
Tingkatkan Pendapatan Petani Milenial Cianjur, Mentan SYL Fasilitasi Pembiayaan KUR Pertanian
Kementan