Program KUR Bantu Petani di Tapanuli Selatan Dapatkan Modal untuk Jalankan Usaha

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Kamis, 10 Juni 2021
Hamparan sawah yang berada di tepian aliran sungai di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (26/5/2021).kompas.com / Nabilla Ramadhian Hamparan sawah yang berada di tepian aliran sungai di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (26/5/2021).

KOMPAS.com – Program Kredit Usaha Rakyat ( KUR) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) ternyata memberikan manfaat yang besar bagi para petani di Desa Pinagar, Kecamatan Arse, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut).

Salah satu petani bernama Syaiful mengatakan, kehadiran KUR untuk para petani sangat membantu dirinya dalam menyelesaikan masalah permodalan.

"Saya ambil yang Rp 10 juta dengan masa pembayaran dua tahun. Jadi saya bayar sekitar Rp 400.000 setiap bulannya, tahun ini pun saya ikut lagi," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (10/6/2021).

Tahun ini, Syaiful juga kembali menggunakan KUR Tani. Kini, dia memilih ikut program KUR Tani setelah sebelumnya digunakan untuk bertani kopi. Pengajuan KUR yang kedua akan digunakannya untuk modal beternak kambing.

Baca juga: Makin Diminati Petani, Serapan KUR Pertanian Tembus Rp 30,5 Triliun

"Sangat membantu, saya bisa mengembangkan usaha ternak saya dengan dana dari KUR tersebut. Bunganya pun kecil, sehingga tidak terlalu berat bayar tiap bulan," paparnya.

Debitur lainnya yang menggunakan KUR Tani adalah Juliani. Ia mendapatkan pinjaman tanpa agunan.

"Kalau saya hanya Rp 3 juta untuk pupuk padi, jadi tidak pakai agunan," kata Juliani.

Ia bersyukur bisa memperoleh pinjaman KUR saat dirinya tidak memiliki uang untuk membeli pupuk sawahnya. Bunga KUR yang kecil juga membuat cicilannya terasa tidak terlalu berat.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo juga menegaskan KUR akan membantu menjaga produktivitas.

Baca juga: Alokasikan Dana Rp 70 Triliun, Kementan Genjot Serapan KUR di Daerah

"Dengan adanya KUR, masalah permodalan tidak lagi menjadi kendala dalam berusahatani. Jika modal teratasi, produktivitas pertanian bisa terus terjaga," katanya, Kamis.

Sementara itu, Direktur Pembiayaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Indah Megahwati mengatakan, program KUR sejatinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai subsektor pertanian.

"Jadi KUR bukan hanya bisa dimanfaatkan untuk mendukung proses tanam, tetapi juga untuk mendukung aktivitas pascapanen, bahkan packaging. Oleh karena itu, kami akan terus memaksimal petani pengguna KUR," ujarnya.

Senada, Direktur Jenderal PSP Kementan Ali Jamil mengatakan, KUR tidak akan memberatkan petani.

"KUR sifatnya pinjaman. Berarti petani harus mengembalikannya. Tapi jangan khawatir, karena KUR tidak memberatkan. KUR pertanian bisa dikembalikan dengan cara dicicil, atau setelah panen. Jadi dukungan untuk petani akan sangat maksimal," katanya.

Baca juga: Penyaluran KUR lewat BPD Sudah Menyasar 422.501 Debitur

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Berkat Embung, Produksi Petani di Rengasdengklok  Meningkat
Berkat Embung, Produksi Petani di Rengasdengklok Meningkat
Kementan
Kunjungi Desa Agrowisata di Pekanbaru, Wamentan Ikut Panen Jagung
Kunjungi Desa Agrowisata di Pekanbaru, Wamentan Ikut Panen Jagung
Kementan
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Mentan SYL: Ini Kepercayaan Luar Biasa
Indonesia Jadi Anggota Dewan FAO, Mentan SYL: Ini Kepercayaan Luar Biasa
Kementan
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju
Mentan Syahrul Sebut Provinsi Bali Jadi Simbol Pertanian Maju
Kementan
Porang Jadi Komoditas Super Prioritas, Kementan Dorong Petani Mengembangkannya
Porang Jadi Komoditas Super Prioritas, Kementan Dorong Petani Mengembangkannya
Kementan
Dirjen PSP Kementan Ungkap 3 Strategi untuk Percepat Serapan Anggaran
Dirjen PSP Kementan Ungkap 3 Strategi untuk Percepat Serapan Anggaran
Kementan
Kementan Beri Dukungan Program Pertanian untuk UGM, Rektor Panut Ucapkan Terima Kasih
Kementan Beri Dukungan Program Pertanian untuk UGM, Rektor Panut Ucapkan Terima Kasih
Kementan
Tambah Pendapatan Petani, RJIT Diklaim sebagai Kegiatan Padat Karya
Tambah Pendapatan Petani, RJIT Diklaim sebagai Kegiatan Padat Karya
Kementan
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat
Berkat RJIT, Pasokan Air di Bangka Selatan Lancar dan Produktivitas Petani Melonjak 2 Kali Lipat
Kementan
Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan
Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan
Kementan
Wamentan Harvick Optimistis Teknologi Mampu Genjot Produksi Pertanian
Wamentan Harvick Optimistis Teknologi Mampu Genjot Produksi Pertanian
Kementan
Program KUR Bantu Petani di Tapanuli Selatan Dapatkan Modal untuk Jalankan Usaha
Program KUR Bantu Petani di Tapanuli Selatan Dapatkan Modal untuk Jalankan Usaha
Kementan
Antisipasi Kekeringan pada Musim Kemarau, Mentan SYL Percepat Pembangunan Embung
Antisipasi Kekeringan pada Musim Kemarau, Mentan SYL Percepat Pembangunan Embung
Kementan
Ikut Program AUTP, Petani Jombang Ungkap Keuntungan yang Dirasakan
Ikut Program AUTP, Petani Jombang Ungkap Keuntungan yang Dirasakan
Kementan
Usai Ekspor Pertanian Naik, Pemerintah Upayakan Tingkatkan Ekspor Rempah
Usai Ekspor Pertanian Naik, Pemerintah Upayakan Tingkatkan Ekspor Rempah
Kementan