Kementan Distribusikan 175 Kartu Tani di Ciamis

Imalay Naomi Lasono
Kompas.com - Minggu, 2 Mei 2021
Ilustrasi petani sedang memanen hasil pertaniannya.Dok. Pexels/Pat Whelen Ilustrasi petani sedang memanen hasil pertaniannya.


KOMPAS.com –Sebanyak 175 Kartu Tani didistribusikan kepada para petani di Gelanggang Olahraga (GOR) Desa Gereba, Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (1/5/2021).

Dengan demikian, para petani di wilayah tersebut sudah dapat menebus pupuk bersubsidi.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo berharap, petani dapat segera mengetahui cara memanfaatkan Kartu Tani.

“Dengan Kartu Tani, petani yang ingin mendapatkan pupuk bersubsidi akan dipermudah. Mereka cukup menggesek kartu tersebut ke mesin electronic data capture (EDC) untuk bisa menebus pupuk bersubsidi berdasarkan cara yang tertera,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (2/5/2021).

Selain memudahkan petani, lanjut Syahrul, cara tersebut dapat meminimalisasi kecurangan.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, pihaknya optimistis distribusi pupuk bersubsidi akan lebih tepat sasaran dengan kehadiran Kartu Tani.

"(Sebab), Kartu Tani susah untuk dicurangi. Data penerima manfaat untuk Kartu Tani juga lebih valid,” jelasnya.

Sarwo menambahkan, Kartu Tani memiliki banyak manfaat yang dapat dinikmati para petani.

“Pada tahap awal, Kartu Tani memang hanya untuk menebus pupuk subsidi. Tapi, pemegang Kartu Tani juga terdata sebagai penerima bantuan lain, khususnya untuk petani,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Desa Gereba Usman Ali mengatakan, 175 penerima Kartu Tani tersebut terdiri dari 92 warga Desa Gereba, 62 orang warga Desa Ciakar, dan 21 orang warga Desa Cieurih.

Dengan memiliki Kartu Tani, lanjut Usman, masyarakat bisa mendapatkan pupuk bersubsidi dengan lebih mudah dan murah. Kartu ini juga dapat dimanfaatkan untuk menabung dan transaksi lainnya.

“Kartu Tani merupakan kartu debit multifungsi. Selain untuk mengambil pupuk bersubsidi, bisa (dimanfaatkan) untuk fasilitas lain. Bahkan, bisa (digunakan) untuk mengajukan kredit usaha,” terangnya.

 

PenulisImalay Naomi Lasono
EditorAditya Mulyawan
Terkini Lainnya
Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Petani di Gowa Panen 3 Kali dalam Setahun
Manfaatkan Irigasi Perpompaan, Petani di Gowa Panen 3 Kali dalam Setahun
Kementan
Ajak Petani di Agam Manfaatkan KUR, Mentan: Kini Petani Tak Perlu Risau
Ajak Petani di Agam Manfaatkan KUR, Mentan: Kini Petani Tak Perlu Risau
Kementan
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT
Tanah di Desa Cibodas, Purwakarta, Sering Kehilangan Air, Kementan Laksanakan Program RJIT
Kementan
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah
Dapat Bantuan Alsintan dari Kementan, Ketua Kelompok Tani di Lampung Tengah: Alhamdulillah
Kementan
Ini Upaya Alternatif Kementan untuk Benahi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi
Ini Upaya Alternatif Kementan untuk Benahi Pengelolaan Pupuk Bersubsidi
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Tanam, Kementan Maksimalkan Fungsi Saluran Irigasi Melalui RJIT
Tingkatkan Produktivitas Tanam, Kementan Maksimalkan Fungsi Saluran Irigasi Melalui RJIT
Kementan
Sosialisasikan AUTP di Bondowoso, Dirjen PSP: Petani Gagal Panen Dibayar Rp 6 Juta
Sosialisasikan AUTP di Bondowoso, Dirjen PSP: Petani Gagal Panen Dibayar Rp 6 Juta
Kementan
Kementan Distribusikan 175 Kartu Tani di Ciamis
Kementan Distribusikan 175 Kartu Tani di Ciamis
Kementan
Alsintan Buat Bertani Jadi Efektif, Mentan SYL: Mesin Ini Tidak Menghilangkan Pekerjaan Buruh Tani
Alsintan Buat Bertani Jadi Efektif, Mentan SYL: Mesin Ini Tidak Menghilangkan Pekerjaan Buruh Tani
Kementan
Lewat RJIT, Luas Tanam di Parung Panjang Diharapkan Bisa Bertambah
Lewat RJIT, Luas Tanam di Parung Panjang Diharapkan Bisa Bertambah
Kementan
87 Hektar Sawah di Sungai Penuh Gagal Panen, Petani Diminta Gunakan Asuransi
87 Hektar Sawah di Sungai Penuh Gagal Panen, Petani Diminta Gunakan Asuransi
Kementan
Dorong Permodalan Petani, Kementan Alokasikan Dana KUR Rp 70 Triliun
Dorong Permodalan Petani, Kementan Alokasikan Dana KUR Rp 70 Triliun
Kementan
Lakukan RJIT, Kementan Dorong Produktivitas Pertanian di Desa Abianbase
Lakukan RJIT, Kementan Dorong Produktivitas Pertanian di Desa Abianbase
Kementan
Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat
Lewat RJIT, Produktivitas Pertanian di Desa Sading, Bali Meningkat
Kementan
Bangun RJIT di Denpasar Utara, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani
Bangun RJIT di Denpasar Utara, Kementan Dukung Peningkatan Produktivitas Petani
Kementan