Pastikan Stok Pupuk di Pantura Aman, Kementan Siapkan Sejumlah Strategi

Amalia Purnama Sari
Kompas.com - Kamis, 8 April 2021
Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy saat melakukan kunjungan kerja ke Petrokimia Gresik, Kamis (28/1/2021).

DOK. Humas Kementan Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy saat melakukan kunjungan kerja ke Petrokimia Gresik, Kamis (28/1/2021).

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ( Kementan) Sarwo Edhy menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam mendengar keluhan mengenai keberadaan pupuk di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk di Pantai Utara (Pantura), Jawa Barat (Jabar)

“Kami sudah menyiapkan sejumlah langkah dan strategi untuk mengamankan kebutuhan pupuk petani. Salah satu upaya yang kami tempuh adalah realokasi pupuk bersubsidi,” terang Sarwo seperti tertulis dalam keterangan persnya, Kamis (8/4/2021).

Realokasi itu, jelas Sarwo, dilakukan dengan menarik alokasi antarprovinsi dan kabupaten atau kota.

“Kami juga akan realokasi daerah yang kebutuhannya sudah tercukupi dan memiliki stok lebih. Ini nantinya kami akan tarik ke daerah yang kekurangan pupuk. Langkah ini lebih efektif dalam menghadapi permasalahan,” paparnya.

Baca juga: Kementan Dapat Tambahan Anggaran Rp 4,19 Triliun, Ini Rinciannya

Sebelumnya diberitakan, Kementan dan Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) memastikan stok pupuk di wilayah Pantura aman menjelang musim tanam gadu setelah dilakukan pemantauan di sejumlah gudang dan kios di daerah tersebut.

Ketua KTNA Karawang yang juga merupakan Wakil Ketua KTNA Jabar Endjam Djamsir mengungkapkan, keluhan petani saat ini bukanlah soal kelangkaan pupuk, tapi harga gabah yang masih di bawah harga pokok penjualan (HPP).

“Saat ini gabah di beberapa daerah di Karawang dibeli sekitar Rp 3.800 per kilogram (kg). Padahal kan seharusnya Rp 4.200 per kg,” kata Endjam.

Ia melanjutkan, distribusi pupuk kepada petani sepanjang musim tanam lalu pun berjalan optimal. Hal ini terlihat dari hasil panen petani Karawang yang melimpah.

Baca juga: Dukung Daerah Sentra Tanam Pangan, Kementan Siapkan Bantuan Alsintan Pra-Panen

“Tercatat, pada musim panen, Karawang menghasilkam 1,3 juta ton gabah kering giling,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pupuk dan Pestisida Kementan Muhammad Hatta menjelaskan, pihaknya telah memantau stok pupuk di gudang dan kios pupuk di wilayah Karawang hingga Indramayu.

Stok pupuk di Gudang Lini 3 Pupuk Kujang Sukra Indramayu terpantau penuh dan siap disalurkan kepada petani,” katanya.

Hatta pun memastikan kalau harga pupuk dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET).

“Tidak ada kenaikan harga di tingkat kios. Kita bersama KTNA sudah mengecek langsung ke kios-kios,” jelasnya.

Baca juga: Genjot Penyerapan Gabah Petani, Kementan Kerja Sama dengan PT Pertani

Kondisi yang sama juga terjadi di Karawang. Hal ini terbukti dari ketersediaan stok pupuk di Karawang per 5 April 2021 yang mencapai 2.111,68 ton dengan rincian 728,23 ton pupuk urea dan 272,80 ton pupuk organik.

“Untuk stok pupuk di Indramayu per Senin 2021 mencapai 2.782,37 ton dengan rincian 963,37 ton urea dan 1.152,75 nitrogen phospat dan kalium (NPK)," ungkap Hatta.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Kementan akan terus berusaha menyelesaikan berbagai kendala pupuk di berbagai daerah.

Ia bahkan sempat meninjau langsung gudang-gudang pupuk untuk memastikan ketersediaan stok.

“Pengurangan alokasi pupuk bersubsidi ini membuat Kementan menjadi selektif dalam pendistribusian pupuk. Tapi kita pastikan stok pupuk yang ada di gudang pabrik aman dan mencukupi. Kita juga berusaha agar alokasi pupuk subsidi bisa ditambah agar pertanian maksimal,” ujarnya.

Baca juga: Masuk Musim Tanam Kedua, Kementan Jamin Ketersediaan Pupuk Subsidi

PenulisAmalia Purnama Sari
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
Kementan
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Kementan
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Kementan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Kementan
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Kementan
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Kementan
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Kementan
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Kementan
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Kementan
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Kementan
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Kementan