Dukung Pertanian Modern, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Minggu, 1 November 2020
Menteri Pertanian menjajal alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam salah satu kesempatan.DOK. Humas Kementan Menteri Pertanian menjajal alat dan mesin pertanian (alsintan) dalam salah satu kesempatan.

KOMPAS.com – Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian ( Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, alat dan mesin pertanian ( alsintan) adalah ciri petani modern.

Untuk itu, Sarwo Edhy menyatakan, Kementan mendukung itu dengan menyalurkan alsintan yang sudah menjadi ciri pertanian modern

“Kami mendukung upaya menjadikan pertanian di Indonesia maju, mandiri, modern,” katanya, Minggu (1/11/2020).

Sarwo menegaskan, alsintan memiliki banyak keuntungan yang bisa mendukung aktivitas pertanian dari hulu hingga hilir dan sari olah tanah hingga pascapanen.

"Proses produksi pun akan lebih cepat jika menggunakan alsintan,” tuturnya.

Dia juga menyebut, salah satu keunggulan alsintan adalah pertanian menjadi lebih cepat dan efisien, serta mengurangi losses.

Baca juga: Mentan Serahkan 10 Unit Alsintan kepada Poktan di Padang Pariaman

“Misalnya olah tanah yang biasanya memakan waktu berhari-hari, dengan alsintan cukup beberapa jam saja,” ungkapnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Selain itu, lanjut Sarwo, prosesnya juga efisien. Bila olah tanah atau panen dengan cara manual membutuhkan banyak tenaga, dengan alsintan hanya butuh seorang operator. Biaya produksi pun bisa ditekan dengan alsintan.

Tak hanya itu, kini manfaat alsintan pun mulai dirasakan sejumlah petani di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sebab, alsintan telah terbukti dapat meningkatkan dan mempercepat produksi pertanian mereka.

Salah satu anggota Kelompok Tani Tapakung Jaya, Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Ponimin mengatakan, alsintan telah membantu daerahnya dalam proses pertanian.

Baca juga: Perbengkelan Alsintan Diperlukan untuk Jaga Nilai Tambah Petani

"Dengan adanya bantuan alsintan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak, saat ini kami bisa lebih produktif dalam bertani. Hasilnya juga meningkat," katanya.

Saat ini, Kelompok Tani Ponimin memiliki luas areal lahan 27,2 hektar (ha) dengan jumlah anggota tani sebanyak 34 orang. Mereka pun berhasil menghasilkan produktivitas berkisar 8,7 ton gabah pada panen sebelumnya.

Dia menyebutkan, Kelompok Tani Tapakung Jaya telah merasakan bantuan benih dan alsintan dari Pemkab Landak, salah satunya bantuan combine harvester.

“Alat ini berguna untuk melakukan pemanenan padi secara modern dan saat ini kita bisa mempercepat proses panen dan hasilnya juga melimpah," tutur Ponimin.

Pada kesempatan lain, Menteri Pertanian Syahrul Limpo mengatakan, bantuan alsintan diberikan agar petani bisa meningkatkan produktivitas.

Baca juga: 159 Poktan di Kabupaten Serang Terima Bantuan Alsintan dari Kementan

"Sebagai bagian dari komitmen Kementan untuk meningkatkan produktivitas, kami memberikan bantuan alsintan ke sejumlah daerah. Bukan hanya mendukung peningkatan produksi, Kementan juga mendukung modernisasi pertanian,” tuturnya.

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Tingkatkan Indeks Pertanaman di Barru, Kementan Bantu Petani Bangun Embung
Tingkatkan Indeks Pertanaman di Barru, Kementan Bantu Petani Bangun Embung
Kementan
Dorong Perekonomian Petani, Kementan Gulirkan Program Pembuatan Jalan Usaha Tani
Dorong Perekonomian Petani, Kementan Gulirkan Program Pembuatan Jalan Usaha Tani
Kementan
Perkuat Pangan Lokal, Pemerintah Fokus pada Tiga Hal Ini
Perkuat Pangan Lokal, Pemerintah Fokus pada Tiga Hal Ini
Kementan
Berkat Dam Parit, Indeks Pertanian dan Luas Areal Tanam di Sumbawa Meningkat
Berkat Dam Parit, Indeks Pertanian dan Luas Areal Tanam di Sumbawa Meningkat
Kementan
Antisipasi Gagal Panen, Kementan Beri Asuransi Padi untuk Petani
Antisipasi Gagal Panen, Kementan Beri Asuransi Padi untuk Petani
Kementan
Panen Raya Padi Kedua Dorong Pertumbuhan Sektor Pertanian di Kuartal III
Panen Raya Padi Kedua Dorong Pertumbuhan Sektor Pertanian di Kuartal III
Kementan
Rawan Gagal Panen, Kementan Imbau Petani Gunakan Asuransi
Rawan Gagal Panen, Kementan Imbau Petani Gunakan Asuransi
Kementan
Genjot Produktivitas 50 Poktan di Luwu Utara, Kementan Kirim Alsintan
Genjot Produktivitas 50 Poktan di Luwu Utara, Kementan Kirim Alsintan
Kementan
Kementan Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier di Kabupaten Pati, Begini Hasilnya
Kementan Lakukan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier di Kabupaten Pati, Begini Hasilnya
Kementan
Tingkatkan Indeks Pertanaman di Kabupaten Ciamis, Kementan Lakukan RJIT
Tingkatkan Indeks Pertanaman di Kabupaten Ciamis, Kementan Lakukan RJIT
Kementan
Stok Pupuk Bersubsidi di Lampung Aman Hingga Akhir Tahun
Stok Pupuk Bersubsidi di Lampung Aman Hingga Akhir Tahun
Kementan
Maksimalkan Potensi Pertanian Malaka, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani
Maksimalkan Potensi Pertanian Malaka, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani
Kementan
Hadapi La Nina, Mentan Ajak Petani Semangka dan Blewah di Jombang Gunakan Asuransi
Hadapi La Nina, Mentan Ajak Petani Semangka dan Blewah di Jombang Gunakan Asuransi
Kementan
Dukung Pertanian Modern, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani
Dukung Pertanian Modern, Kementan Salurkan Bantuan Alsintan ke Petani
Kementan
Mentan SYL Minta Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran
Mentan SYL Minta Distribusi Pupuk Bersubsidi Tepat Sasaran
Kementan