Bupati Merauke Minta Petani Segera Menanam Agar Target Luas Tanam 36.155 Ha Tercapai

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Rabu, 20 Mei 2020
Lahan pertanian.DOK. Humas Kementerian Pertanian Lahan pertanian.

KOMPAS.com - Bupati Merauke Fredirikus Gebze mengatakan, pada musim tanam 2019-2020, wilayahnya menargetkan luas tanam sebanyak 36.155 hektar (ha). Namun, hingga kini realisasi tanam baru mencapai 33.948 ha.

Menurut Fredirikus, belum tercapainya sasaran luas tanam dipengaruhi iklim serta serangan hama tikus dan burung.

“Untuk itu, saya instruksikan jajaran Dinas Pertanian untuk mendorong petani segera menanam,” kata Fredirikus, Rabu (20/5/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Frederikus mengatakan, pihaknya juga akan mengajukan bantuan alat untuk membantu kerja petani.

Baca juga: Targetkan Swasembada Pangan, Kementan Salurkan 447.047 Unit Alsintan

“Kami membutuhkan alat pascapanen. Kami ingin mengajukan bantuan alat combine harvester sebesar 60 unit supaya petani bisa bekerja lebih mudah,” kata Fredirikus.

Hal tersebut perlu dilakukan, sebab Kabupaten Merauke memiliki lahan dan produksi yang melimpah hingga mampu mensuplai beras ke wilayah-wilayah sekitarnya seperti Jayapura, Timika, dan empat kabupaten pemekaran yaitu Merauke, Mapi, Boven Digul dan Asmat.

Langkah Kabupaten Merauke tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mencanangkan gerakan tanam padi dan jagung serentak se-Indonesia.

“Ramalan cuaca BMKG menyatakan akan terjadi kemarau panjang. Persiapan pangan atas dampak Covid-19 harus menjadi perhatian kita semua. Gubernur dan bupati harus bahu-membahu dan bergotong royong menjaga ketersediaan pangan Indonesia,” kata Syahrul dalam video confrence (vicon) di ruang Agriculture War Room (AWR). 

Baca juga: BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Terjadi pada Agustus

Pada vicon tersebut, Syahrul bertatap muka dengan gubernur dan bupati yang berada di lahan pertanian untuk menanam padi dan melihat kondisi ketersediaan pangan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan, gerakan percepatan tanam merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar.

Hal tersebut mengingat rekomendasi Food and Agriculture Organization (FAO) mengenai ancaman krisis panjang akibat musim kemarau yang diprediksi terjadi pada puncak Agustus 2020.

Kementan pun menargetkan, luas tambah tanam padi periode April hingga September 2020 mencapai 5,62 juta hektar, dan dapat menghasilkan beras sebanyak 15,5 juta ton.

“Untuk itu, pertanaman padi bulan Mei sampai September 2020 harus dioptimalkan. Jika skema ini berjalan baik, kami pastikan stok beras aman hingga akhir tahun 2020,” kata Suwandi.

Baca juga: Pandemi Covid-19, FAO: Beli Makanan dari Usaha Kecil, Hargai Petani...

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Antisipasi Kekeringan, Mentan Minta Petani Terapkan 2 Cara Ini
Antisipasi Kekeringan, Mentan Minta Petani Terapkan 2 Cara Ini
Kementan
Kementan Perketat Distribusi Pupuk dengan Menerapkan Sistem eRDKK
Kementan Perketat Distribusi Pupuk dengan Menerapkan Sistem eRDKK
Kementan
Kementan Realisasikan Pembangunan Embung di Kota Batu, Petani Sambut dengan Penuh Antusias
Kementan Realisasikan Pembangunan Embung di Kota Batu, Petani Sambut dengan Penuh Antusias
Kementan
Maksimalkan Program Food Estate dengan Alsintan, Kementan Akan Libatkan Milenial
Maksimalkan Program Food Estate dengan Alsintan, Kementan Akan Libatkan Milenial
Kementan
Petani di Sinjai Gagal Panen, Mentan Sarankan Mereka Ikut Asuransi
Petani di Sinjai Gagal Panen, Mentan Sarankan Mereka Ikut Asuransi
Kementan
Terancam Gagal Panen, Petani di Kabupaten Bekasi Diminta Mentan Ikut Asuransi Pertanian
Terancam Gagal Panen, Petani di Kabupaten Bekasi Diminta Mentan Ikut Asuransi Pertanian
Kementan
Jadi Program Prioritas, SYL Tinjau
Jadi Program Prioritas, SYL Tinjau "Food Estate Hortikultura" Humbahas
Kementan
Antisipasi Kekeringan, Kementan Ajak Petani di Tasikmalaya Manfaatkan Asuransi Pertanian
Antisipasi Kekeringan, Kementan Ajak Petani di Tasikmalaya Manfaatkan Asuransi Pertanian
Kementan
Cuaca Kurang Bersahabat, Mentan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi
Cuaca Kurang Bersahabat, Mentan Minta Petani Manfaatkan Program Asuransi
Kementan
Mulai 1 September Distribusi Bantuan ke Petani Lewat Kartu Tani
Mulai 1 September Distribusi Bantuan ke Petani Lewat Kartu Tani
Kementan
Pola Distribusi By Name By Address Pupuk Bersubsidi Lebih Tepat Sasaran
Pola Distribusi By Name By Address Pupuk Bersubsidi Lebih Tepat Sasaran
Kementan
 Lahan di Subulussalam Diserang Hama Ulat, Mentan Imbau Petani Manfaatkan Asuransi
Lahan di Subulussalam Diserang Hama Ulat, Mentan Imbau Petani Manfaatkan Asuransi
Kementan
Jaga Kebutuhan Petani, Kementan Tingkatkan Alokasi Pupuk Subsidi
Jaga Kebutuhan Petani, Kementan Tingkatkan Alokasi Pupuk Subsidi
Kementan
Kementan Dorong Petani Subang Ikut Asuransi untuk Jaga Lahan Pertanian
Kementan Dorong Petani Subang Ikut Asuransi untuk Jaga Lahan Pertanian
Kementan
Berkat RJIT, Petani di Sukabumi Bisa Panen hingga 1,5 Ton
Berkat RJIT, Petani di Sukabumi Bisa Panen hingga 1,5 Ton
Kementan