Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Dukung Poktan Bangun Embung

Inadha Rahma Nidya
Kompas.com - Rabu, 13 Mei 2020
Embung pertanian di Desa Siparmahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.DOK. Humas Kementerian Pertanian Embung pertanian di Desa Siparmahan, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.

KOMPAS.com – Hasil prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, ke depannya tidak akan terjadi kemarau ekstrem (el nino). Hal tersebut sedikit melegakan kelangsungan produksi pangan.

Meski begitu, perubahan iklim dalam sektor pertanian harus tetap diantisipasi. Sebab, dapat menyebabkan pergeseran musim dan perubahan pola curah hujan.

“Terutama pada Agustus yang diprediksi menjadi puncak musim kemarau tahun ini," kata Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, Selasa (12/5/2020), seperti dalam keterangan tertulisnya.

Senada dengan Syahrul, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan Sarwo Edhy juga mengatakan hal serupa.

Baca juga: Antisipasi Kemarau 2020, Kementan Siapkan Embung untuk Lahan Pertanian

“Bila tidak disikapi dengan bijak, perubahan iklim akan berdampak pada kondisi ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, Kementan mengambil langkah-langkah antisipasi,” kata Sarwo.

Langkah yang dimasud Sarwo adalah mendukung pembuatan embung pertanian oleh Kelompok Tani (Poktan) sebagai upaya menghadapi perubahan iklim.

“Antisipasi yang bisa dilakukan adalah membuat embung. Pasalnya dengan embung pertanian, kebutuhan air di tingkat usaha tani dapat diatur,” kata Sarwo.

Salah satu daerah yang telah membangun embung pertanian adalah Kecamatan Palipi dan Kecamatan Harian di Kabupaten Samosir.

Baca juga: Antisipasi Musim Kemarau, Kementan Galakkan Program Pembangunan Dam Parit

Embung pertanian di Desa Hutan Dame, Kecamatan Palipi dibangun oleh Poktan Madurna.

Berukuran 32 x 13 meter, embung tersebut bermanfaat untuk menjaga produktivitas tanaman pangan.

Sementara itu, embung pertanian di Desa Siparmahan, Kecamatan Harian dibangun oleh Poktan Rap Hita dengan dimensi bangunan 26 x 19 meter.

Embung pertanian tersebut dibangun untuk mempertahankan ketersediaan sumber air di tingkat usaha tani seperti komoditas tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, dan peternakan.

Baca juga: Musim Kemarau Segera Tiba, Kementan Ambil Langkah Antisipasi

Ketua Poktan Rap Hita Jadingin Sihotang mengatakan, bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi petani dan masyarakat sekitar.

“Anggota poktan dan masyarakat bersama-sama membangun embung. Kami akan memelihara bantuan pemerintah ini sehingga air untuk usaha tani kami tetap ada,” kata Jadingin.

PenulisInadha Rahma Nidya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
KTNA Jadi Mitra dan Pelopor Pertanian Modern, Kementan Berikan Apresiasi
Kementan
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Lakukan Pertanian Pascapandemi, Kementan Dorong Program Klaster Pangan Lokal
Kementan
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Per 20 September 2021, Realisasi KUR Pertanian Capai Rp 56,3 Triliun
Kementan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan
Kementan
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan Dukung Petani Simalungun Bangun Irigasi Pertanian
Kementan
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Perkuat Peran Indonesia di Tingkat Global, Kementan Teken MoU dengan FAO
Kementan
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Bangun Sistem Pangan Berkelanjutan di Dunia, Indonesia Siap Menjadi Ketua AWG G20 2022
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Tingkatkan Kesejahteraan Petani Buah di Pasuruan, Kementan Lakukan Ekshibisi Buah Lokal ke Pasar Internasional
Kementan
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Januari-Agustus 2021, Ekspor Pertanian RI Tembus 2,58 Dollar AS
Kementan
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Pemkab Simalungun Bangun JUT
Kementan
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Mentan SYL: Irigasi Jadi Solusi untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Lampung
Kementan
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar
Kementan
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Berikan Penghargaan Bidang Pertanian, Mentan SYL Apresiasi Wapres dan Pemimpin Daerah
Kementan
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Penuhi Stok Pangan Nasional, Kementan Ciptakan Beragam Kebijakan dan Kerja Sama
Kementan
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Sarang Walet Siap Jadi Komoditas Unggulan di Kalbar, Kementan Beri Dukungan Penuh
Kementan