Dukung “Work from Home”, Kementan Jamin Kebutuhan Sembako Terpenuhi

Anggara Wikan Prasetya
Kompas.com - Senin, 23 Maret 2020
Dukung “Work from Home”, Kementan Jamin Kebutuhan Sembako TerpenuhiKOMPAS.com/HERU DAHNURLapak pedagang sembako di Pasar Induk Atrium Pangkal Pinang, Rabu (8/5/2019).

KOMPAS.comKementerian Pertanian ( Kementan) telah menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan guna mendukung work from home (WFH), selaku kebijakan pemerinah untuk memutus rantai penyebaran coronavirus disease 2019 ( Covid-19).

Upaya itu salah satunya dilakukan dengan penandatanganan kesepakatan bersama pemasok dan produsen pangan tentang ketersediaan, stabilisasi pasokan, dan harga pangan.

Adapun pangan yang dimaksud adalah beras, jagung, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih.

Tak hanya menghadapi wabah virus corona, penandatanganan itu juga merupakan wujud komitmen pemerintah menjaga pasokan dan stabilitas harga menjelang puasa dan Lebaran.

Baca juga: Hadapi Pandemi Covid-19, Kementan Gandeng Pemasok dan Produsen untuk Jamin Ketersediaan Pangan

Direktur Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono saat pertemuan dengan para pengusaha pangan di Kantor Kementan turut meminta semua pihak untuk terlibat dalam penyediaan pangan di Indonesia.

"Ini tugas bersama untuk negara dan bangsa dalam menyediakan pangan yang cukup bagi 267 juta orang," kata Kasdi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin(23/3/2020).

Sektor pertanian sebagai kebutuhan prioritas

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI Hamid Noor meminta pemerintah menjadikan sektor pertanian sebagai kebutuhan prioritas dalam menghadari penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Menurut dia, sektor pertanian tidak bisa dianggap remeh karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar umat manusia.

"Yang paling penting dalam situasi seperti ini adalah adanya jaminan akses pangan yang mudah didapat dengan harga wajar atau normal bagi seluruh masyarakat," ujar Hamid yang juga merupakan politisi PKS, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Hadapi Pandemi Corona, Akademisi Ini Nilai Pemerintah Cukup Kuat Jaga Ketersediaan Pangan

Ia melanjutkan, wabah Covid-19 sangat berbahaya dan berdampak luas ke berbagai sektor, salah satunya terganggunya produksi pertanian di seluruh daerah.

"Untuk itu, saya meminta kepada pemerintah agar ada pernyataan dan regulasi yang ditetapkan untuk memastikan pendapatan petani yang memadai dengan kepastian harga yang baik dan tidak diganggu aktivitas impor," ujar Hamid.

PenulisAnggara Wikan Prasetya
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sambut Musim Kemarau, UPJA Parigi Moutong Sulteng Lakukan Percepatan Tanam
Sambut Musim Kemarau, UPJA Parigi Moutong Sulteng Lakukan Percepatan Tanam
Kementan
Mentan SYL: Kemandirian Bangsa Tidak Boleh Tersandera oleh Impor
Mentan SYL: Kemandirian Bangsa Tidak Boleh Tersandera oleh Impor
Kementan
Tanaman Rusak, 9 Poktan di Kulonprogo Klaim Asuransi Senilai Rp 121,4 Juta
Tanaman Rusak, 9 Poktan di Kulonprogo Klaim Asuransi Senilai Rp 121,4 Juta
Kementan
Pasokan Sayuran Segar Dalam Negeri Melimpah, Indonesia Siap Ekspor
Pasokan Sayuran Segar Dalam Negeri Melimpah, Indonesia Siap Ekspor
Kementan
Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian
Kurangi Gagal Panen, Kementan Terus Galakkan Program Asuransi Pertanian
Kementan
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa
Jaga Stabilitas Pangan, Kementan Terus Optimalisasi Lahan Rawa
Kementan
Dukung Pangan Nasional, Kementan Distribusikan 46,27 Persen Pupuk Bersubsidi
Dukung Pangan Nasional, Kementan Distribusikan 46,27 Persen Pupuk Bersubsidi
Kementan
Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia lewat
Mewujudkan Kemandirian Pangan Indonesia lewat "Family Farming"
Kementan
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Optimalkan Pemanfaatan Lahan Rawa
Wujudkan Ketahanan Pangan, Kementan Optimalkan Pemanfaatan Lahan Rawa
Kementan
UPJA Tani Karya Mandiri Hidupkan Pertanian di 7 Desa, Kementan Apresiasi
UPJA Tani Karya Mandiri Hidupkan Pertanian di 7 Desa, Kementan Apresiasi
Kementan
Rektor UIN Sultan Alauddin Makassar Apresiasi Kinerja Mentan SYL
Rektor UIN Sultan Alauddin Makassar Apresiasi Kinerja Mentan SYL
Kementan
FAO Peringatkan Bencana Kelaparan Akibat Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah
FAO Peringatkan Bencana Kelaparan Akibat Covid-19, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah
Kementan
Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Program Cetak Sawah Harus Dilakukan
Penuhi Kebutuhan Pangan Nasional, Program Cetak Sawah Harus Dilakukan
Kementan
Bupati Merauke Minta Petani Segera Menanam Agar Target Luas Tanam 36.155 Ha Tercapai
Bupati Merauke Minta Petani Segera Menanam Agar Target Luas Tanam 36.155 Ha Tercapai
Kementan
Minat Asuransi Pertanian Meningkat, Hingga Mei Sudah 333.505 Hektar Diasuransikan
Minat Asuransi Pertanian Meningkat, Hingga Mei Sudah 333.505 Hektar Diasuransikan
Kementan