Cegah Alih Fungsi Lahan, Kabupaten Sukabumi Dapat Apresiasi Kementan

Kompas.com - Kamis, 7 Februari 2019
Cegah Alih Fungsi Lahan, Kabupaten Sukabumi Dapat Apresiasi KementanKOMPAS.com/AAM AMINULLAHBuruh tani di Sumedang tengah mengolah lahan pertanian milik petani di Desa/Kecamatan Cisarua, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (29/1/2019).

KOMPAS.com - Dalam upaya mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian produktif, Kabupaten Sukabumi telah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang perlindungan lahan pertanian berkelanjutan. Upayanya ini telah mendapat apresiasi dari Kementerian Pertanian ( Kementan).

Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Indah Megahwati mengatakan, produk hukum Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sukabumi yang pro terhadap para petani tersebut patut untuk diimplementasikan dengan baik dan tegas.

"Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu lambung produksi padi di Jawa Barat. Dengan area lahan pesawahan yang luasnya mencapai kurang lebih 64 ribu hektar, maka jangan sampai ada yang beralih fungsi ke sektor lain," ujar Indah, Selasa (5/2/2018) di Jakarta, seperti dalam keteragan tertulisnya.

Menurutnya, jika alih fungsi lahan dibiarkan, maka dikhawatirkan ketahanan pangan warga Sukabumi terganggu. Diharapkan pemda setempat konsisten dan bersikap tegas dalam menjalankan peraturan tersebut.

"Banyak daerah lain yang mengalihkan fungsi lahan pertaniannya untuk dibangun perumahan dan pabrik. Kebanyakan karena pemimpin daerah tergiur dengan penawaran dari para investor," katanya.

Selain Perda, Sukabumi juga mempertahan lahan pertaniannya dengan Perbup (Peraturan Bupati). Di dalam Perbup dijelaskan, jika ada alih fungsi lahan, maka pihak yang melakukannya tersebut harus menggantinya sebanyak dua kali lipat.

“Saya yakin bahwa pemerintah Sukabumi serius dalam mempertahankan areal persawahan dari proses alih fungsi lahan. Karena jelas pemerintah sudah memiliki payung hukum yang tegas yakni Perda dan Perbup,” tambahnya.

Optimis jadi lumbung padi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Sudrajat mengaku optimistis target menjadi daerah lumbung padi terbesar di Jawa Barat bisa tercapai. Pasalnya dia yakin produksi padi 150 ribu ton pertahun bisa tercapai. Itu karena tiap tahunnya produksi padi di Kabupaten Sukabumi mengalami surplus.

“Kami sangat optimistis Kabupaten Sukabumi menjadi lumbung padi se-Jabar. Karena setiap tahun produksi padi kita selalu surplus,” kata Sudrajat.

Untuk memastikan tercapainya target itu, Pemkab Sukabumi memaksimalkan produksi padi di lahan tadah hujan. Beberapa di antaranya di wilayah Palabuhan Ratu, Ciemas, dan Ciracap. Termasuk di sejumlah wilayah Sukabumi selatan dengan cara percepatan pola tanam, terutama di beberapa daerah lahan pertanian tadah hujan.

“Peningkatan produksi terjadi karena pemerintah cukup berhasil menahan laju pertumbuhan alih fungsi lahan. Nasib petani atas penguasaan lahan semakin terjamin dengan lahirnya peraturan daerah tentang lahan pertanian pangan berkualitas. Termasuk mendorong para petani agar mengasuransikan lahannya,” pungkasnya

EditorMikhael Gewati
Komentar
Terkini Lainnya
Untungkan Petani, Kementan Terus Genjot Program Asuransi Pertanian
Untungkan Petani, Kementan Terus Genjot Program Asuransi Pertanian
Kementan
Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019
Ditjen PSP Kementan Beberkan Capainnya Hingga Kuartal I 2019
Kementan
Lahan Pertanian Makin Berkurang, Kementan Siapkan Langkah Ini
Lahan Pertanian Makin Berkurang, Kementan Siapkan Langkah Ini
Kementan
Lewat Peraturan Menteri, Kementan Perketat Peredaran Pupuk Organik
Lewat Peraturan Menteri, Kementan Perketat Peredaran Pupuk Organik
Kementan
Marak Pestisida Palsu, Kementan Minta Petani Konsultasi pada Penyuluh
Marak Pestisida Palsu, Kementan Minta Petani Konsultasi pada Penyuluh
Kementan
Kementan Minta Daerah Jaga Baik Bantuan Alsintan
Kementan Minta Daerah Jaga Baik Bantuan Alsintan
Kementan
Kementan Berikan Pelatihan Alsintan untuk Petani Milenial Beltim
Kementan Berikan Pelatihan Alsintan untuk Petani Milenial Beltim
Kementan
Mentan Optimis Indonesia Bisa Swasembada Bawang Putih
Mentan Optimis Indonesia Bisa Swasembada Bawang Putih
Kementan
Kementan: Realisasi Program Serasi di Sumsel Berjalan Lancar
Kementan: Realisasi Program Serasi di Sumsel Berjalan Lancar
Kementan
Ingin Hasil Maksimal, Kementan Latih Petani Gunakan Alsintan
Ingin Hasil Maksimal, Kementan Latih Petani Gunakan Alsintan
Kementan
Pantau Sentra Hortikultura Boltim, Kementan Siap Bantu Fasilitas Petani
Pantau Sentra Hortikultura Boltim, Kementan Siap Bantu Fasilitas Petani
Kementan
Rawan Banjir, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya
Rawan Banjir, Kementan Minta Petani Asuransikan Sawahnya
Kementan
Sukseskan Program Serasi di Kalsel, Kementan Gandeng TNI AD
Sukseskan Program Serasi di Kalsel, Kementan Gandeng TNI AD
Kementan
Kiat Kementan Maksimalkan Peran Alsintan untuk Kesejahterahan Petani
Kiat Kementan Maksimalkan Peran Alsintan untuk Kesejahterahan Petani
Kementan
Konsisten, Kementan Jalankan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir Bawang Putih
Konsisten, Kementan Jalankan Aturan Wajib Tanam Bagi Importir Bawang Putih
Kementan